Logo Ruang Menyal
Bg Block

Mengenal Keuntungan Investasi Obligasi, Ini Cara Membelinya!

Oleh: ruangmenyala

Last updated: 10 Mei 2024 | 6303 dilihat

Article Detail

Obligasi adalah jenis instrumen yang banyak dipilih oleh investor. Pasalnya, salah satu keuntungan investasi obligasi yaitu menawarkan imbal hasil dengan jumlah tetap.

Itulah mengapa, banyak investor memilih obligasi agar bisa memperoleh keuntungan yang stabil, sepanjang jangka waktu ia menanam modal.

Nah, untuk mengetahui sederet keuntungan investasi obligasi lainnya, yuk simak artikel berikut!

8 Keuntungan Investasi Obligasi

Mengapa investasi obligasi? Pertanyaan ini mungkin akan diajukan oleh para investor pemula. Pasalnya, ada banyak jenis instrumen investasi yang menawarkan keuntungan berbeda-beda.

Nah, sebagai informasi, obligasi adalah jenis investasi berupa surat utang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau lembaga keuangan tertentu.

Dengan berinvestasi pada instrumen obligasi ini, para investor bisa memperoleh banyak keuntungan, lho. Adapun keuntungan dalam investasi obligasi adalah sebagai berikut.

1. Instrumen Investasi yang Aman

Salah satu keuntungan dalam investasi obligasi adalah termasuk instrumen penanaman modal yang aman.

Sebab, bentuk investasi obligasi adalah surat utang, sehingga saat suatu perusahaan mengalami kebangkrutan, maka pemegang obligasi akan lebih diprioritaskan dibandingkan pemegang aset atau saham.

Itu berarti, seorang pemegang obligasi akan berada pada urutan pertama terkait pengembalian modal investasi.

Di samping itu, saat melakukan investasi obligasi negara, maka keamanan investor akan lebih terjamin. 

Sebab, pihak yang berutang kepada investor adalah pemerintah, sehingga uang pinjaman akan dikembalikan sesuai dengan kesepakatan awal beserta keuntungannya.

2. Menawarkan Imbal Hasil Tetap dan Bisa Diprediksi

Selain menjadi instrumen yang aman, keuntungan obligasi berikutnya adalah memberikan imbal hasil dalam bentuk kupon tetap hingga jatuh tempo. Ini berlaku untuk obligasi jenis fixed rate. 

Nah, saat pertama kali kamu melakukan investasi obligasi pemerintah atau jenis lainnya, maka pihak penerbit akan memperlihatkan jumlah kupon (suku bunga) yang akan diberikan.

Tak hanya itu, jadwal pembayaran kupon tersebut juga telah ditetapkan sejak awal, sehingga kamu akan memperoleh pendapatan secara rutin, sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

Baca juga: Apa itu RDI (Rekening Dana Investasi)? Fungsi & Cara Membuka

3. Cocok Dijadikan Diversifikasi Portofolio

Keuntungan investasi obligasi berikutnya adalah instrumen ini dapat dijadikan sebagai alternatif diversifikasi portofolio.

Sebagai catatan, saat berinvestasi, sebaiknya kamu melakukan diversifikasi atau menanam modal pada beberapa jenis instrumen. 

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko investasi yang mungkin akan terjadi sehingga dapat mencapai tujuan keuangan.

Lantas, mengapa investasi obligasi cocok untuk dijadikan diversifikasi portofolio? 

Sebab, seperti penjelasan sebelumnya, obligasi adalah jenis investasi yang relatif aman dan menawarkan kupon tetap, sehingga bisa mengurangi risiko finansial.

4. Berpeluang Memperoleh Capital Gain

Saat melakukan investasi pada instrumen obligasi, kamu juga berpeluang memperoleh capital gain atau keuntungan modal investor saat menjual kembali asetnya.

Nah, untuk mendapatkan keuntungan investasi obligasi ini, kamu dapat menjualnya di pasar sekunder dengan harga lebih tinggi dibandingkan nilai belinya.

Namun, harga instrumen obligasi di pasar sekunder cenderung fluktuatif, sehingga kamu harus memeriksa kestabilan nilainya terlebih dulu agar bisa memperoleh capital gain.

5. Bunga yang Relatif Tinggi Dibandingkan Deposito

Keuntungan investasi obligasi lainnya adalah penawaran suku bunga atau kupon yang relatif lebih tinggi dibandingkan deposito maupun tabungan biasa.

Investasi obligasi menawarkan kupon sebesar 5%-6,5%, sedangkan suku bunga deposito pada bank digital hanya berkisar antara 1%-3%.

Adapun untuk pembayaran kuponnya dilakukan sesuai jadwal yang telah disepakati antara nasabah dengan pihak bank. Namun pada umumnya, kupon dibayarkan setiap 6 bulan sekali.

Selain itu, saat menanam modal di obligasi, kamu bisa mulai berinvestasi dari Rp1 juta, lho.

6. Bisa Dijadikan Jaminan

Keuntungan investasi obligasi berikutnya adalah dapat dijadikan sebagai jaminan saat ingin mengajukan pinjaman pada bank.

Selain sebagai jaminan pinjaman bank, investasi obligasi juga dapat dijadikan agunan ketika melakukan pembelian saham pada bursa efek.

7. Tarif Pajak Bunga Obligasi Lebih Rendah

Keuntungan investasi obligasi selanjutnya adalah tarif pajaknya yang relatif rendah. Sebab, pada tahun 2021, pemerintah memangkas tarif pajak obligasi yang semula 15% menjadi 10%.

Hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi distorsi pembentukan harga obligasi antar investor.

8. Mendapatkan Biaya Alternatif dari Pasar Modal

Nah, keuntungan investasi obligasi ini bukan hanya berlaku untuk investor, tetapi juga bisa dirasakan oleh perusahaan penerbit.

Adapun keuntungan investasi obligasi bagi perusahaan adalah bisa memperoleh jaminan biaya alternatif dari pasar modal dalam bentuk kupon tambahan.

Sebab, investasi obligasi adalah jenis utang jangka panjang, sehingga bisa dijadikan alternatif solusi bagi suatu perusahaan yang tengah mengalami kesulitan keuangan.

Sederhananya, ketika menerbitkan obligasi pada pasar modal, maka suatu perusahaan bisa memperoleh tambahan dana dari pembeli instrumen investasi ini.

Di samping itu, pihak yang menjual obligasi juga dapat menginvestasikan dananya untuk jangka panjang.

Itulah mengapa, investasi obligasi bisa menguntungkan bagi investor maupun perusahaan penerbit.

Baca juga: Reksadana Indeks: Pengertian, Contoh, Kelebihan & Cara Beli

Risiko Investasi Obligasi

Selain mengetahui keuntungan investasi obligasi, sebaiknya kamu juga perlu memahami risikonya agar bisa mempertimbangkannya dengan lebih matang.

Adapun sejumlah risiko investasi obligasi adalah sebagai berikut.

1. Risiko Gagal Bayar

Salah satu risiko investasi obligasi adalah adanya kemungkinan gagal bayar. 

Risiko ini terjadi ketika pihak penerbit mengalami kerugian secara finansial, sehingga tidak mampu membayar utang dan kuponnya.

Namun, risiko gagal bayar ini umumnya terjadi pada investor yang membeli surat utang dari perusahaan swasta.

Maka dari itu, jika ingin menghindari risiko gagal bayar ini, investor bisa mencari instrumen obligasi yang aman.

Nah, salah satu contoh investasi obligasi yang aman adalah pada instrumen milik pemerintah, karena pembayaran pokok dan kuponnya telah diatur dalam Undang-Undang.

2. Tak Bisa Dicairkan Setiap Saat

Risiko investasi obligasi berikutnya adalah tidak dapat dicairkan setiap saat, apalagi ketika kamu sedang membutuhkan dana dengan cepat.

Maka dari itu, melakukan diversifikasi investasi sangat penting untuk membantu mengatasi permasalahan keuanganmu, seperti saat membutuhkan uang dengan cepat.

Di samping itu, kamu juga bisa menyiapkan dana darurat dengan cara menabung, sehingga risiko investasi obligasi ini tidak menjadi masalah besar bagimu.

3. Risiko Tingkat Bunga

Terakhir, risiko investasi obligasi adalah pada tingkat suku bunganya. Pada dasarnya, besaran suku bunga yang dijadikan sebagai acuan bisa memengaruhi nilai jual obligasi di pasar modal.

Nah, saat suku bunga acuannya mengalami kenaikan, maka harga jual obligasi di pasar sekunder akan turun.

Namun, untuk menghindarinya, kamu bisa melakukan riset terlebih dahulu tentang risiko tingkat bunga ini agar bisa menjual obligasi kembali di pasar sekunder dengan harga tinggi.

Cara Membeli Obligasi Pemerintah di ONe Mobile

Nah, jika tertarik untuk memperoleh keuntungan investasi obligasi, lantas, bagaimana cara membelinya?

Seperti penjelasan sebelumnya, jenis surat utang yang aman adalah investasi obligasi negara atau pemerintah, karena telah dijamin dalam Undang-Undang.

Adapun salah satu contoh investasi obligasi pemerintah adalah ORI023 yang akan terbit pada tanggal 28 Juni 2023.

Nah, ORI023 atau Obligasi Negara Ritel seri 2023 adalah jenis SBN yang diterbitkan oleh pemerintah. Rencananya, obligasi ini akan diterbitkan dengan dua pilihan tenor, yaitu 3 dan 6 tahun.

Jika bingung dengan cara memperoleh investasi obligasi negara ini, kamu bisa membelinya pada aplikasi ONe Mobile

Adapun cara beli obligasi negara di ONe Mobile adalah sebagai berikut.

  • Unduh aplikasi ONe Mobile pada Google Play Store atau App Store, setelah itu silakan buat akun dengan mengikuti sejumlah perintah yang diminta.
  • Apabila telah memiliki akun, kamu bisa log in, lalu klik opsi Investasi.
  • Setelah itu, pilih jenis investasi yang diinginkan, yaitu Obligasi.
  • Kemudian, pada layar ponselmu akan terlihat banyak jenis obligasi yang bisa dibeli. Nah, kamu bisa memilih salah satu yang diinginkan dan membaca detail produknya.
  • Selanjutnya, silakan klik Pesan untuk melanjutkan pembelian.
  • Setelah itu, kamu akan diminta memasukkan nominal investasi yang diinginkan. Nah, kamu bisa langsung mengisinya sesuai modal investasi yang dimiliki dan periksa pesananmu dengan menekan Ringkasan Transaksi.
  • Apabila sudah sesuai, silakan baca syarat dan ketentuan yang tampil dalam layar ponselmu, lalu klik Setuju.
  • Setelah itu, silakan masukkan PIN transaksi dan pembelian obligasimu sudah berhasil.

Yuk, Siapkan Masa Depanmu bersama Ruang meNYALA!

Nah, itulah sederet informasi tentang keuntungan investasi obligasi, risiko, serta cara membelinya.

Meskipun memiliki risiko, investasi obligasi adalah suatu hal yang menguntungkan, karena pergerakan dananya cenderung aman.

Selain berinvestasi, kamu juga perlu memeriksa kesehatan finansial secara rutin. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kondisi keuanganmu memang dalam posisi aman.

Nah, jika ingin memeriksa kesehatan finansial, kamu bisa memanfaatkan layanan Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.

Melalui layanan Financial Fitness Check Up, kamu bisa cek kondisi keuanganmu hanya dalam waktu 3 menit saja.

Tak hanya itu, kamu juga dapat berkonsultasi secara 1-on-1 dengan Nyala Trainer untuk memperoleh solusi terkait permasalahan finansialmu.

Jadi, tak perlu ragu lagi, yuk mulai berinvestasi dan capai #FinanciallyFit bersama Ruang meNYALA!

Baca juga: Apa itu Reksadana Obligasi? Kelebihan & Bedanya dengan Obligasi


undefined Komentar

Max. 0/120 karakter

Konten Lainnya