Simak 7 tanda siap menikah secara finansial agar hubungan lebih matang dan terhindar dari masalah ekonomi di masa depan!
Finansial menjadi salah satu faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum menikah. Keuangan yang sehat bukan sekadar mampu menggelar pesta pernikahan, tetapi juga jadi indikator kesiapan untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
Oleh karena itu, bicara soal kesiapan untuk menikah bukan hanya tentang usia dan kedewasaan saja. Siap secara finansial juga perlu dipikirkan, bahkan sebaiknya jadi salah satu pertimbangan utama!
Baca juga: Bijakkah Berutang Untuk Membayar Biaya Sekolah?
Tanda Siap Menikah secara Finansial
Ada beberapa tanda kamu sudah siap menikah secara finansial. Cari tahu yuk, barangkali kamu sudah ada di fase ini!
1. Punya Tabungan Darurat
Menikah berarti berbagi hidup dengan pasangan, termasuk risiko keuangan. Jika kamu sudah punya dana darurat minimal 6–12 kali pengeluaran bulanan, itu tandanya kamu siap menghadapi kondisi tak terduga.
Kondisi tak terduga itu antara lain kehilangan pekerjaan, biaya rumah sakit, atau kebutuhan mendadak lain. Tanpa dana darurat, pernikahan bisa jadi rawan konflik karena masalah uang.
2. Utang Terkendali
Sebelum menikah, penting memastikan cicilan kartu kredit atau pinjaman konsumtif tidak membebani. Utang boleh saja, tapi kalau porsinya lebih besar daripada pemasukan, itu tanda bahaya.
Idealnya, total cicilan bulanan tidak lebih dari 30% penghasilan. Jika kamu sudah bisa melunasi atau mengendalikan utang, berarti kondisi finansialmu lebih siap untuk masuk ke fase rumah tangga.
3. Punya Sumber Penghasilan yang Konsisten
Pernikahan butuh kestabilan finansial. Tidak harus bergaji super besar, tapi punya penghasilan tetap dan teratur adalah modal utama. Bisa dari gaji sebagai karyawan, bisnis, atau freelance dengan pemasukan stabil.
Dengan penghasilan yang konsisten, kamu bisa lebih tenang dalam menyusun anggaran rumah tangga, dari kebutuhan sehari-hari sampai rencana jangka panjang seperti beli rumah.
4. Mampu Mengelola Anggaran Bulanan
Tanda lain kamu siap menikah secara finansial adalah bisa mengatur uang dengan disiplin. Kamu tahu berapa banyak penghasilan, pos pengeluaran, porsi tabungan, sampai alokasi investasi.
Jika sebelumnya kamu sering kehabisan uang sebelum akhir bulan, tandanya masih ada PR dalam budgeting. Menikah membutuhkan kerjasama finansial, jadi keterampilan mengatur anggaran ini sangat krusial.
Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Dua Anak
5. Sudah Punya Aset
Menikah tidak hanya soal biaya pesta, tapi juga soal masa depan. Jika kamu sudah punya aset atau investasi, meski sederhana seperti tabungan rumah, emas, reksa dana, atau deposito, itu berarti kamu sudah memikirkan jangka panjang.
Kepemilikan aset ini bisa jadi pondasi bersama dalam membangun keluarga, bukan mulai dari nol.
6. Siap Transparan Soal Keuangan
Kesiapan finansial juga berarti siap untuk jujur dan terbuka soal uang. Kamu tidak takut membicarakan gaji, tabungan, cicilan, atau bahkan kebiasaan belanja.
Banyak rumah tangga bermasalah karena tidak ada keterbukaan. Ketika kamu dan pasangan bisa duduk bareng untuk membicarakan keuangan dengan nyaman, itu tanda kedewasaan finansial yang penting.
7. Punya Visi Keuangan Bersama
Terakhir, kamu sudah siap menikah secara finansial kalau punya tujuan keuangan yang jelas bersama pasangan. Misalnya kapan ingin beli rumah, berapa lama menabung untuk pendidikan anak, atau strategi investasi apa yang mau dipilih.
Visi keuangan bersama ini akan membuat perjalanan rumah tangga lebih terarah, tidak hanya bergantung pada insting.
Baca juga: Cerita meNYALA: Persiapan Finansial sebelum Menikah
Merencanakan Keuangan Pernikahan
Gimana, apa sudah ada tanda-tanda tersebut dalam dirimu dan pasangan? Jika sudah, mulailah merencanakan keuangan pernikahan sedini mungkin agar pesta nikah tidak jadi beban finansial.
Untuk itu, perencanaan yang baik sangat penting. Supaya tujuan keuangan kamu lebih terarah, coba pakai platform yang bisa menghitung kebutuhan rencana keuangan sesuai dengan yang diperlukan.
Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan fitur Life Goals di OCBC mobile. Dengan fitur ini kamu bisa mengumpulkan dana untuk tujuan keuangan tertentu, salah satunya merencanakan liburan kamu.
Melalui fitur Life Goals, kamu hanya perlu menentukan tujuan finansial, menghitung dana yang dibutuhkan, serta menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Cara membuat fitur Life Goals juga cukup mudah, yaitu melalui aplikasi OCBC mobile. Setelah memiliki Life Goals, kamu juga bisa memilih produk tabungan atau investasi melalui aplikasi tersebut.
Jika berencana lamaran dan menikah, ada baiknya kamu mengetahui kondisi kesehatan finansialmu terlebih dulu.
Dengan begitu, kamu akan tahu seberapa baik finansialmu dan bisa menentukan pernikahan seperti apa yang sesuai.
Penasaran dengan kondisi kesehatan finansialmu saat ini? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: 10 Cara Mengatur Rencana Keuangan Keluarga, Ini Manfaatnya!