Setiap orang pasti punya wedding dream masing-masing. Entah itu pernikahan megah di hotel berbintang, pernikahan di taman terbuka, intimate wedding, atau bahkan nikah di luar negeri.
Karena sudah jadi impian, banyak pasangan yang berusaha keras untuk mewujudkannya. Nggak salah dan wajar, kok. Hanya saja, nggak sedikit pasangan yang cenderung memaksakan sehingga berakhir banyak utang setelah pernikahan.
Padahal, resepsi dan pesta pernikahan itu baru pintu gerbang. Pasangan akan memasuki masa pernikahan yang seumur hidup, dengan kebutuhan akan finansial yang stabil.
Sehingga, mewujudkan wedding dream sampai dibela-belain utang itu bukan keputusan yang bijak. Masa iya, kamu memulai rumah tangga, dengan segudang kebutuhannya, dengan memiliki utang?
Baca juga: Bijakkah Berutang Untuk Membayar Biaya Sekolah?
Tips Hemat Wujudkan Wedding Dream
Mewujudkan wedding dream itu wajar. Namun pastikan kamu menyesuaikan pesta pernikahan dengan kemampuan finansial dan jangan memaksakan apalagi berutang.
Berikut ini beberapa tips dan trik hemat wujudkan wedding dream tanpa utang yang bisa kamu terapkan!
1. Tentukan Budget Maksimal
Langkah pertama yang penting adalah menentukan batas maksimal anggaran pernikahan. Hitung berapa tabungan khusus untuk pernikahan, jangan mengandalkan “nanti bisa nyicil” atau “pasti ada rezeki.”
Dengan tahu batasnya, kamu bisa menyusun perencanaan yang lebih realistis, mulai dari pos-pos utama seperti gedung, catering, dokumentasi, busana, sampai cadangan tak terduga.
Jika dari awal kamu sudah punya batasan, kamu akan lebih mudah menahan diri dari godaan promo-promo yang kelihatannya menarik tapi bisa bikin kantong jebol.
2. Pertimbangkan Konsep Intimate
Pesta besar belum tentu lebih bermakna. Justru intimate wedding dengan tamu terbatas bisa terasa lebih hangat, akrab, dan jauh lebih hemat.
Konsep seperti ini bisa dilakukan di taman rumah, villa kecil, atau café cantik yang bisa disewa privat. Biaya untuk dekor, makanan, dan pernak-pernik otomatis lebih kecil.
Kamu juga bisa lebih fokus menikmati hari spesial bersama orang-orang yang benar-benar dekat denganmu, tanpa beban sosial mengundang “karena nggak enak.”
3. Manfaatkan Bantuan Keluarga
Jangan ragu minta tolong ke orang-orang terdekat yang punya keahlian di bidang tertentu. Punya teman jago makeup, fotografi, desain, atau masak? Ajak mereka terlibat.
Kamu juga bisa menjadikan keahlian mereka sebagai kado untukmu. Ini tentu jadi win-win solution. Teman nggak perlu keluar uang untuk kasih kado, kamu dapat kado yang benar-benar diperlukan.
4. Pilih Vendor dengan Paket Hemat
Vendor besar atau dari luar kota biasanya mematok harga lebih tinggi karena nama atau biaya akomodasi. Padahal vendor lokal pun banyak yang profesional dan bisa diandalkan.
Carilah vendor yang menawarkan paket hemat, misalnya dekorasi plus makeup, atau venue plus makanan dan sound system. Paket seperti ini akan lebih terjangkau dibanding layanan satu per satu.
Baca juga: 7 Cara Menggunakan Media Sosial dengan Bijak, Patut Diikuti
5. Pilih Sewa atau Preloved Gaun dan Jas Pernikahan
Banyak pasangan pengantin memilih tidak membeli atau membuat gaun dan jas pernikahan baru. Alasannya karena gaun atau jas pengantin jarang (atau tidak pernah) dipakai lagi setelah hari pernikahan.
Memilih menyewa atau preloved dapat menghemat biaya 50% hingga 80%, loh. Saat ini, banyak pilihan sewa atau preloved yang cantik tapi jauh lebih terjangkau dibanding beli baru.
6. DIY untuk Keperluan Kecil
Kamu nggak harus bikin semuanya sendiri, tapi beberapa hal bisa kamu kerjakan sendiri agar lebih hemat dan personal.
Contohnya, undangan digital buatan sendiri, kotak seserahan hasil daur ulang yang dihias ulang, atau souvenir yang kamu rangkai bareng keluarga.
DIY bukan cuma soal hemat, tapi juga memberi kesan lebih intim dan unik karena hasil tanganmu sendiri. Plus, kamu bisa melibatkan pasangan atau keluarga dalam prosesnya.
7. Fokus ke Tujuan Pernikahan, Bukan Pencitraan
Pernikahan bukan kontes gengsi. Banyak pasangan terjebak pengeluaran berlebihan karena ingin dianggap keren, cantik, mewah. Padahal, setelah pesta usai, yang tersisa adalah ikatan seumur hidup, bukan jumlah likes di Instagram.
Lebih baik kamu alokasikan sebagian dana untuk kehidupan setelah nikah, seperti tempat tinggal, dana darurat, atau bulan madu sederhana tapi berkesan.
Menikah tanpa utang bukan hanya tentang angka, tapi soal memulai hidup baru tanpa beban dan tekanan finansial.
Baca juga: Cerita meNYALA: Persiapan Finansial sebelum Menikah
Merencanakan Keuangan Pernikahan
Merencanakan keuangan untuk pesta pernikahan itu sesuatu yang krusial. Jika salah langkah, kamu bisa terbebani dengan utang saat mulai berumah tangga.
Untuk itu, perencanaan yang baik sangat penting. Supaya tujuan keuangan kamu lebih terarah, coba pakai platform perencana keuangan yang bikin proses menabung terasa lebih praktis, terstruktur, dan nggak bikin pusing sendiri.
Dalam hal ini, kamu bisa memanfaatkan fitur Life Goals di OCBC mobile. Dengan fitur ini kamu bisa mengumpulkan dana untuk tujuan keuangan tertentu, salah satunya merencanakan liburan kamu.
Melalui fitur Life Goals, kamu hanya perlu menentukan tujuan finansial, menghitung dana yang dibutuhkan, serta menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Cara membuat fitur Life Goals juga cukup mudah, yaitu melalui aplikasi OCBC mobile. Setelah memiliki Life Goals, kamu juga bisa memilih produk tabungan atau investasi melalui aplikasi tersebut.
Jika berencana lamaran dan menikah, ada baiknya kamu mengetahui kondisi kesehatan finansialmu terlebih dulu.
Dengan begitu, kamu akan tahu seberapa baik finansialmu dan bisa menentukan pernikahan seperti apa yang sesuai.
Penasaran dengan kondisi kesehatan finansialmu saat ini? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: 10 Cara Mengatur Rencana Keuangan Keluarga, Ini Manfaatnya!