Menikah adalah prosesi yang diharapkan hanya terjadi sekali dalam hidup. Maka dari itu, tidak heran jika banyak orang memimpikan pernikahan yang bisa dikenang sepanjang hidup.
Mewujudkan pernikahan impian yang megah dan meriah tentu perlu biaya yang tidak sedikit. Sehingga calon pengantin sangat dianjurkan untuk membuat perencanaan keuangan yang tepat sedini mungkin sejak memiliki rencana menikah.
Baca juga: Yuk Menuju Halal, Ini Cara Nabung Buat Nikah Paling Efektif!
Tips Mewujudkan Wedding Dream
Pernikahan impian perlu direncanakan dengan cermat. Kamu dan pasangan sudah bisa membuat perencanaan ini sejak awal ketika kalian sudah berencana untuk menikah.
Idealnya, perencanaan harus disusun jauh-jauh hari seperti H-6 bulan atau H-1 tahun. Dengan begitu, kamu bisa memiliki waktu yang cukup untuk memeriksa semuanya sehingga tidak ada yang terlewat.
Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mewujudkan wedding dream.
1. Susun Budget yang Realistis
Tips pertama adalah menentukan rencana anggaran atau budget pernikahan yang realistis. Ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan, seperti lokasi acara, besar-kecilnya acara, berapa banyak tamu yang akan diundang, hingga kesanggupan antar pasangan.
Faktor-faktor di atas tentu akan mempengaruhi jumlah anggaran yang diperlukan. Misalnya, pernikahan di rumah tentu memerlukan anggaran yang berbeda dengan pernikahan di gedung. Begitu pula dengan jumlah tamu yang diundang, semakin banyak maka budget yang diperlukan akan semakin besar.
Dengan anggaran yang jelas, kamu bisa menghindari pengeluaran berlebih dan tetap fokus pada prioritas utama. Ini juga membantu kamu mencari vendor yang sesuai dengan budget tanpa mengorbankan kualitas.
2. Tentukan Lokasi
Berikutnya, kamu perlu menentukan lokasi di mana pernikahan akan dihelat, seperti di rumah atau di gedung. Setiap opsi lokasi menawarkan kelebihan masing-masing.
Misalnya, menikah di gedung atau hotel biasanya lebih praktis, karena banyak yang menawarkan paket lengkap. Dengan begitu, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sesuai dengan harga yang sudah ditentukan. Hanya saja, jumlah tamu dan waktunya terbatas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Sementara menikah di rumah mungkin menawarkan waktu pesta dan tamu yang bisa saja tidak terbatas. Namun persiapan yang perlu dilakukan akan sangat banyak dan memakan waktu hingga berhari-hari.
Lokasi yang tepat tidak hanya membuat acara lebih indah dan berkesan tetapi juga memberikan kenyamanan bagi para tamu. Tempat yang cocok juga bisa mengurangi biaya dekorasi karena sudah memiliki daya tarik visual alami atau desain interior yang memadai.
3. Manfaatkan Jasa Wedding Planner
Jika anggaran memungkinkan, menggunakan jasa wedding planner bisa sangat membantu. Wedding planner memiliki pengalaman dan jaringan yang luas untuk membantu kamu mengurus semua detail pernikahan dari awal hingga akhir.
Dengan bantuan wedding planner, kamu bisa lebih santai dan menikmati proses perencanaan pernikahan. Mereka bisa membantu kamu menemukan vendor terbaik, mengatur timeline, dan memastikan semua berjalan sesuai rencana pada hari H.
Baca juga: Cerita meNYALA: Persiapan Finansial sebelum Menikah
Anggaran untuk Wedding Dream Anti Pusing
Seperti yang disinggung di atas, menyusun anggaran pernikahan adalah langkah penting. Tujuannya untuk memastikan acara pernikahan berjalan lancar tanpa membebani keuangan dan membuat pusing di kemudian hari.
Berikut ini beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk menyusun anggaran pernikahan dalam rangka mewujudkan wedding dream anti pusing!
1. Total Dana yang Tersedia
Pertama, kamu perlu merinci total dana yang ada atau tersedia. Dalam hal ini, hitung kontribusi dari semua pihak, seperti kedua calon pengantin, keluarga kedua pihak, dan sumber dana lain yang membantu.
Dengan menyusun total dana yang tersedia, kamu akan memiliki gambaran tentang kemampuan dalam menghelat pernikahan. Jika dirasa sudah cukup, kamu tinggal menyusun pengeluaran. Sebaliknya, jika total dana yang dipunya terasa kurang, maka kamu perlu mencari tambahan.
2. Susun Daftar Prioritas
Berikutnya, kamu perlu menyusun daftar prioritas dalam perhelatan pernikahan, seperti venue acara, catering, fotografer, hingga pakaian pengantin. Prioritaskan elemen-elemen ini dalam anggaran, lalu buat rincian pengeluaran untuk masing-masing prioritas tersebut.
Dengan fokus pada prioritas utama, kamu bisa memastikan bahwa elemen terpenting mendapatkan porsi anggaran yang layak, sementara elemen yang kurang penting bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
3. Riset Harga
Lakukan riset harga untuk setiap elemen pernikahan. Cari referensi dari teman, keluarga, atau vendor online untuk mendapatkan perkiraan biaya yang realistis.
Riset harga membantumu mendapatkan penawaran terbaik dan mencegah pengeluaran berlebihan. Ini juga memungkinkan kamu untuk bernegosiasi dengan vendor berdasarkan informasi yang akurat.
4. Sisihkan Dana Cadangan
Dana cadangan menjadi elemen penting dalam setiap perencanaan keuangan. Pasalnya, pos anggaran ini bisa menjadi pengaman ketika terjadi keperluan mendesak di tengah.
Biasanya, dana cadangan atau dana darurat itu jumlahnya sekitar 10-15% dari total anggaran. Namun tidak ada salahnya juga menyiapkan dana cadangan kurang dari persentase tersebut.
5. Pantau Anggaran Secara Berkala
Berikutnya, kamu perlu memantau pengeluaran secara berkala dan sesuaikan anggaran jika diperlukan. Gunakan aplikasi atau spreadsheet untuk mencatat setiap pengeluaran.
Pemantauan rutin membantu memastikan kamu tetap berada dalam anggaran yang telah ditetapkan dan dapat segera mengambil tindakan jika ada penyimpangan.
Baca juga: Cerita meNYALA: Kapan Saat yang Tepat untuk Menikah?
Contoh Anggaran Pernikahan
Berikut contoh anggaran pernikahan yang bisa kamu terapkan jika sudah berencana menikah.
1. Venue dan Catering: 50% dari total anggaran
- Venue: Rp20 Juta
- Catering: Rp30 Juta (untuk 200 tamu)
2. Dekorasi dan Bunga: 10% dari total anggaran
- Dekorasi: Rp8 Juta
- Bunga: Rp2 Juta
3. Pakaian Pengantin dan Aksesoris: 10% dari total anggaran
- Gaun pengantin: Rp5 Juta
- Jas pengantin: Rp3 Juta
- Aksesoris: Rp2 Juta
4. Fotografi dan Videografi: 10% dari total anggaran
- Fotografi: Rp5 Juta
- Videografi: Rp5 Juta
5. Undangan dan Souvenir: 5% dari total anggaran
- Undangan: Rp2 Juta
- Souvenir: Rp3 Juta
6. Hiburan: 5% dari total anggaran
- Band/DJ: Rp5 Juta
7. Transportasi: 5% dari total anggaran
- Transportasi: Rp5 Juta
8. Dana Cadangan: 5% dari total anggaran
- Dana Cadangan: Rp5 Juta
Dengan rincian di atas, maka total anggaran yang diperlukan adalah Rp100 Juta. Ini tentu akan tergantung beberapa hal, seperti di mana pesta dilaksanakan, venue acara, jumlah tamu undangan, dan sebagainya.
Untuk lebih jelas terkait perencanaan wedding dream anti pusing ini, kamu bisa mengikuti Kelas meNyala dengan tema “Wujudkan Wedding Dream Anti Pusing”.
Kelas ini bisa diikuti secara offline di Gebyar Pernikahan Indonesia - Balai Kartini, Jakarta, pada 22 Juni 2024 pukul 15.30-16.30 WIB. Pembicara dalam kelas ini adalah Marcia Julia, Miss Indonesia Favorite 2015.
Daftarkan diri sekarang sekarang juga, dan sampai jumpa di kelas!
Baca juga: 5+ Contoh Visi Misi Pernikahan, Fungsi, dan Cara Menyusunnya