Summary
Malaysia, Arab Saudi, dan Taiwan menempati posisi teratas sebagai negara dengan jumlah diaspora Indonesia terbanyak, sehingga persiapan finansial yang matang, seperti menyiapkan dana awal, dana darurat valas, dan rencana cashflow sangat diperlukan sebelum memutuskan untuk tinggal atau bekerja di luar negeri.
Simak daftar negara dengan jumlah WNI terbanyak di dunia. Ketahui negara tujuan favorit diaspora Indonesia, lengkap dengan datanya!
Fenomena masyarakat yang ingin bekerja atau belajar ke luar negeri terus meningkat dari tahun ke tahun. Tentu saja tujuan mereka adalah untuk mendapatkan taraf hidup yang lebih baik di negara tujuan.
Menurut data dari Kementerian Luar Negeri, seperti dikutip dari Goodstats, ada lebih dari 3,01 juta WNI yang menetap di luar negeri, atau biasa disebut sebagai diaspora.
Baca juga: Biaya Hidup di Australia, Berapa Gaji yang Pas Biar Hidup Layak?
Negara dengan Jumlah WNI Terbanyak
Lalu negara mana saja yang menjadi favorit para WNI untuk tinggal? Menurut data yang sama, ternyata Malaysia menjadi negara dengan jumlah WNI terbanyak yang mencapai 2,5 juta penduduk.
Artinya, hampir separuh dari total diaspora Indonesia itu tinggal di Malaysia. Mayoritas dari mereka adalah pekerja migran di sejumlah sektor, seperti konstruksi, perkebunan, maupun asisten rumah tangga.
Adapun secara kota, Kuala Lumpur jadi yang paling banyak ditinggali WNI, dan sisanya tersebar di Johor Bahru, Kota Kinabalu, Kuching, Penang, dan seterusnya.
Sementara negara dengan WNI terbanyak kedua adalah Arab Saudi, yang jumlahnya mencapai 857 ribu penduduk. Mereka bekerja di berbagai sektor, termasuk menjadi pelayan haji dan umroh.
Negara ketiga adalah Taiwan, dengan jumlah WNI mencapai 238 ribu penduduk. Para diaspora Indonesia di Taiwan ini bekerja di sektor manufaktur dan tenaga kerja domestik. Selain itu, sebagian mereka juga masih menempuh pendidikan.
Berikut ini adalah daftar 10 negara dengan jumlah WNI terbanyak yang dikutip dari laman Antaranews:
- Malaysia - 2.540.450 WNI
- Arab Saudi - 857.613 WNI
- Taiwan - 238.639 WNI
- Singapura - 198.444 WNI
- Hong Kong - 168.214 WNI
- Uni Emirat Arab (UEA) - 111.987 WNI
- Amerika Serikat - 101.759 WNI
- Qatar - 37.669 WNI
- Korea Selatan - 34.205 WNI
- Jepang - 28.132 WNI
Baca juga: Daftar UMP 2025 Seluruh Provinsi di Indonesia
Persiapan untuk Working/Studying Abroad
Gimana, tertarik tinggal di salah satu dari 10 negara tersebut? Jika iya, kamu tentu harus mempersiapkan banyak hal, mulai dari bahasa, perusahaan yang menerimamu sebagai karyawan, perguruan tinggi tujuan, hingga persiapan finansial.
Nah berikut ini adalah beberapa tips yang perlu kamu siapkan secara finansial untuk belajar atau bekerja di luar negeri!
1. Siapkan Dana Awal yang Cukup
Sebelum berangkat, kamu harus punya dana yang bisa menutup biaya besar di awal, seperti tiket pesawat, biaya visa, asuransi, uang jaminan (deposit), dan akomodasi.
Buat mahasiswa, ada tambahan biaya daftar sekolah/universitas dan kebutuhan kuliah. Jadi pastikan tabungan sudah cukup, jangan sampai berangkat dengan kondisi finansial “mepet.”
2. Bangun Dana Darurat dalam Valuta Asing
Hidup di luar negeri pasti penuh kejutan, mulai dari kenaikan biaya hidup, sakit mendadak, sampai kehilangan pekerjaan atau beasiswa.
Oleh karena itu, kamu butuh dana darurat yang idealnya disimpan dalam mata uang negara tujuan atau dolar AS, biar aman dari fluktuasi kurs. Minimal siapkan 6-12 bulan biaya hidup.
Baca juga: Mengenal Cara Menabung Sistem Amplop, Hemat Uang Jadi Mudah!
3. Rencana Keuangan Jangka Panjang
Begitu sampai, jangan hanya mengandalkan gaji atau uang beasiswa. Kamu perlu menyusun rencana cashflow, seperti berapa untuk kebutuhan sehari-hari, berapa untuk tabungan, dan berapa yang bisa dipakai investasi (kalau memungkinkan).
Selain itu, pikirkan juga soal transfer uang ke Indonesia, apakah untuk kirim ke keluarga atau menabung dalam rupiah. Gunakan layanan remitansi yang legal dan biaya transfer rendah.
Itulah ulasan mengenai negara dengan jumlah WNI terbanyak. Selain tips di atas, kamu juga perlu memastikan keuangan dalam kondisi sehat sebelum memulai kehidupan baru.
Saat ini, mengecek kesehatan finansial bisa dilakukan dengan mudah melalui Financial Fitness Check Up yang bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendaftar untuk mengikuti layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. Di sesi ini, kamu bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dan menyusun strategi keuangan secara cermat.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang guna mencapai #FinanciallyFit!