Pahami apa itu dana pensiun DPLK, cara kerja, dan keuntungannya. Program ini membantu menyiapkan dana pensiun agar keuangan tetap stabil setelah tidak lagi bekerja.
Usia akan terus bertambah, sementara kemampuan bekerja tidak selalu bisa dipertahankan selamanya. Pada waktunya, setiap orang akan memasuki masa pensiun, yaitu ketika sudah tidak lagi memiliki penghasilan rutin, tetapi kebutuhan hidup tetap berjalan.
Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk menyiapkan dana sejak masih produktif agar kondisi keuangan tetap aman saat tidak lagi bekerja.
Selain melalui tabungan dan investasi pribadi, saat ini tersedia juga program dana pensiun dari bank dan lembaga keuangan yang bisa membantu mempersiapkan masa tua secara lebih terencana.
Salah satu yang cukup dikenal adalah dana pensiun DPLK, yang menawarkan skema tabungan jangka panjang dengan berbagai keuntungan.
Baca juga: Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal, Ini Simulasinya!
Dana Pensiun DPLK dan Cara Kerjanya
DPLK adalah singkatan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan, yaitu program dana pensiun yang diselenggarakan oleh bank atau perusahaan asuransi untuk membantu masyarakat menyiapkan dana hari tua.
Program ini bersifat sukarela dan bisa diikuti oleh karyawan maupun pekerja mandiri yang ingin memiliki penghasilan saat memasuki masa pensiun. Adapun keberadaan DPLK diatur dalam UU 11/1992 tentang Dana Pensiun.
Melalui DPLK, peserta akan menyetor iuran secara rutin selama masih berada di usia produktif. Dana yang terkumpul kemudian dikelola oleh lembaga keuangan dalam bentuk investasi, sehingga nilainya dapat berkembang hingga masa pensiun tiba.
Saat peserta sudah mencapai usia pensiun sesuai ketentuan, dana tersebut dapat dicairkan sesuai skema yang berlaku.
Baca juga: Mengapa Menyiapkan Dana Pensiun Penting Sedari Muda?
Cara Kerja DPLK
Cara kerja DPLK cukup sederhana. Pertama, peserta mendaftar pada program dana pensiun yang disediakan oleh bank atau perusahaan asuransi. Setelah itu, peserta menentukan besaran iuran yang akan disetor setiap bulan.
Dana iuran yang dibayarkan tidak hanya disimpan, tetapi akan diinvestasikan oleh pengelola ke dalam berbagai instrumen, seperti deposito, obligasi, atau reksa dana, sesuai dengan pilihan paket investasi yang tersedia.
Selama masih aktif bekerja, peserta terus menabung dalam program tersebut. Ketika sudah memasuki usia pensiun, dana yang terkumpul bisa dicairkan, baik sekaligus maupun secara berkala, tergantung ketentuan program yang dipilih.
Dengan sistem ini, DPLK membantu memastikan bahwa seseorang tetap memiliki dana untuk memenuhi kebutuhan hidup setelah tidak lagi memiliki penghasilan tetap.
Program ini juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kestabilan keuangan di masa tua tanpa harus bergantung sepenuhnya pada tabungan biasa.
Baca juga: Ini 13 Cara Mengelola Uang agar Berkembang, Dijamin Cuan!
Keuntungan Dana Pensiun DPLK
Mengikuti program DPLK bisa menjadi salah satu cara untuk menyiapkan dana pensiun secara lebih terencana.
Selain membantu membangun tabungan jangka panjang, program ini juga memiliki beberapa kelebihan dibanding menabung biasa. Berikut beberapa keuntungan DPLK yang perlu diketahui.
1. Membantu Menyiapkan Dana Pensiun Secara Disiplin
Dengan mengikuti DPLK, peserta akan menyetor iuran secara rutin selama masih berada di usia produktif. Sistem ini membantu membangun kebiasaan menabung secara disiplin, sehingga dana pensiun bisa terkumpul tanpa terasa.
Karena iuran dilakukan secara berkala, peserta tidak perlu menyiapkan dana besar sekaligus. Dalam jangka panjang, setoran kecil yang dilakukan akan berkembang menjadi dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan saat pensiun.
2. Dana Dikembangkan Melalui Investasi
Dana yang disetor dalam program DPLK akan dikelola oleh lembaga keuangan dalam berbagai instrumen investasi. Pengelolaan ini bertujuan agar dana dapat berkembang dan bertambah seiring waktu.
Dengan begitu, peserta memiliki peluang mendapatkan hasil yang lebih baik dibanding hanya menabung di rekening biasa, sehingga dana pensiun bisa lebih optimal saat dicairkan.
3. Fleksibel dan Bisa Disesuaikan dengan Kemampuan
Salah satu keuntungan DPLK adalah besaran iuran dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan peserta. Kamu bisa menentukan jumlah setoran sesuai kemampuan, dan biasanya masih bisa diubah jika kondisi finansial berubah.
Selain itu, program DPLK juga bisa diikuti oleh karyawan, pengusaha, maupun pekerja mandiri.
Fleksibilitas ini membuat DPLK cocok digunakan sebagai salah satu cara mempersiapkan masa pensiun tanpa harus bergantung pada satu sumber penghasilan saja.
Itulah ulasan lengkap mengenai dana pensiun DPLK beserta cara kerja dan keuntungan mengikutinya.
Merencanakan dana pensiun juga bisa dimulai dengan memanfaatkan fitur Life Goals dari OCBC. Dengan fitur ini kamu bisa mengumpulkan dana untuk tujuan keuangan tertentu, seperti pensiun, liburan, pendidikan, menikah, dan sebagainya.
Melalui fitur Life Goals, kamu bisa menentukan tujuan finansial, menghitung dana yang dibutuhkan, serta menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Cara membuat fitur Life Goals juga cukup mudah, yaitu melalui aplikasi OCBC mobile. Setelah memiliki Life Goals, kamu juga bisa memilih produk tabungan atau investasi melalui aplikasi tersebut sesuai profil risiko kamu.
Namun, penting juga bagi kamu mengetahui kesehatan finansial saat ini untuk menentukan penyimpanan dana pensiun yang tepat.
Saat ini, mengecek kesehatan finansial bisa dilakukan dengan mudah melalui Financial Fitness Check Up yang bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendaftar untuk mengikuti layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. Di sesi ini, kamu bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dan menyusun strategi keuangan yang tepat untuk membangun dana pensiun..
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyFIT!
Baca juga: Ini Cara Menghitung Masa Kerja Pensiun PNS, Wajib Tahu!