Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Analis Blak-blakan soal Harga Emas Tahun 2026, Bakal Naik atau Turun?

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 30 Desember 2025 | 7K dilihat

Analis Blak-blakan soal Harga Emas Tahun 2026, Bakal Naik atau Turun?

Analis World Gold Council (WGC) blak-blakan soal nasib harga emas di tahun 2026 mendatang. Yuk cari tahu analisisnya serta bagaimana tips ampuh tetap cuan investasi emas tahun 2026!

Emas telah menjadi bintang sepanjang tahun 2025. Pada Selasa (9/12/2025), harga emas diperdagangkan US$4.191 per ons, dan tetap bertahan di dekat titik puncak yang menandai reli historis sepanjang 2025.

Sepanjang 2025, harga emas telah melonjak 61% sepanjang tahun dan mencetak lebih dari 50 rekor tertinggi sepanjang masa. Hal ini sekaligus menandai kinerja tahunan terkuat keempat sejak 1971.

Lalu bagaimana dengan harga emas di tahun 2026? Berikut kata para pakar!

Baca juga: 5 Cara Mudah Membedakan Emas Asli dan Palsu

Harga Emas 2026, Naik atau Turun?

Salah satu institusi yang memberikan analisis terkait harga emas di 2026 adalah World Gold Council (WGC) yang baru saja rilis laporan Gold Outlook 2026. 

Dalam laporan itu, naik atau turunnya emas di tahun 2026 salah satunya bergantung pada eskalasi geopolitik, terutama kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Meski begitu, investasi emas sebaiknya dilakukan tanpa menunggu harganya naik atau turun. Apalagi saat ini kamu bisa investasi emas dengan cara menabung mulai dari Rp10 Ribu melalui OCBC mobile!

Berikut adalah 4 skenario yang tertuang dalam laporan Gold Outlook 2026 dari World Gold Council.

1. Skenario “Macro Consensus”

Dalam skenario ini, harga emas diperkirakan bergerak stabil di kisaran –5% hingga +5%. Pertumbuhan ekonomi global tetap moderat di level 2,7–2,8%, Federal Reserve memangkas suku bunga sekitar 75 bps, dan dolar AS cenderung menguat tipis. Ini merupakan ekspektasi utama yang menjadi patokan pasar.

2. Skenario “Shallow Slip”

Harga emas berpotensi naik +5% hingga +15% ketika pertumbuhan ekonomi mulai melambat dan The Fed melakukan pemangkasan suku bunga lebih dalam, yakni 120 bps atau lebih. Dolar AS diperkirakan melemah dan sentimen pasar bergeser ke mode “risk-off”. Ini membuat outlook emas menjadi cukup bullish.

3. Skenario “Doom Loop”

Dalam skenario penuh tekanan ini, harga emas bisa melesat +15% hingga +30%. Penyebabnya adalah resesi atau penurunan ekonomi yang tajam, disertai pemangkasan suku bunga The Fed secara agresif lebih dari 175 bps. Ketika investor lari ke aset aman, emas mendapatkan dorongan kuat. Ini adalah skenario paling bullish untuk harga emas.

4. Skenario “Reflation Return”

Jika kebijakan Donald Trump sukses, The Fed mungkin menahan atau bahkan menaikkan suku bunga. Imbal hasil obligasi naik, dan dolar AS menguat tajam. Dalam kondisi ini, harga emas justru bisa turun –5% hingga –20%. Ini dianggap sebagai skenario paling bearish bagi pergerakan emas 2026.

Baca juga: Kenapa Investasi Emas Disebut Sebagai Safe Haven?

Tips Investasi Emas: Hindari Kesalahan Ini!

Investasi emas memiliki karakteristik tersendiri yang perlu dipahami sehingga membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Banyak orang mengalami kerugian saat berinvestasi emas karena tidak mengetahui karakteristik investasi emas. Ada beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan orang saat investasi emas.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa kesalahan yang banyak dilakukan orang saat berinvestasi emas:

1. Cash Flow Belum Sehat

Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh investor pemula adalah cash flow yang masih belum tertata dengan baik. 

Sebelum memulai investasi, sebaiknya lakukan pengelolaan keuangan pribadi secara efektif dan efisien, sehingga dapat memiliki cash flow yang positif.

2. Investasi Emas untuk Jangka Pendek

Investasi emas dalam jangka pendek merupakan hal yang tidak disarankan. Harga emas cenderung naik dalam kurun waktu panjang, namun harga emas mengalami fluktuasi dalam jangka pendek.

harga emas cenderung bersifat fluktuatif karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti tingkat suku bunga dan kondisi perekonomian. Hal ini karena emas sebagai komoditas diperdagangkan.

3. Tidak Punya Tujuan Investasi

Investasi emas menuntut adanya tujuan yang jelas. Tujuan akan membuatmu konsisten untuk membeli emas dan menyimpannya. Seperti yang disinggung di atas, emas merupakan instrumen investasi jangka panjang. 

Sebaliknya, jika kamu investasi emas tanpa tujuan, konsistensi untuk membeli emas secara rutin akan hilang. Lebih buruknya lagi, kamu bisa saja menjual emas yang sudah dibeli sebelumnya. 

Saat ini investasi emas bisa dilakukan secara online dengan modal mulai dari Rp10 Ribu. Caranya dengan membuka Tabungan Emas OCBC yang bisa diakses melalui aplikasi OCBC mobile. 

Tabungan Emas OCBC adalah layanan berbasis Syariah yang memungkinkan Nasabah untuk melakukan kegiatan investasi emas secara digital.

Produk Tabungan Emas ini menawarkan banyak keuntungan, seperti:

  • Terjangkau, bisa menabung atau investasi emas secara rutin dengan fitur auto-debit mulai dari Rp10 Ribu.
  • Aman, karena fisik emas dijamin 100% oleh Pegadaian.
  • Mudah, semua transaksi jual dan beli emas bisa dilakukan melalui OCBC mobile.
  • Saldo emas bisa dikonversi menjadi emas fisik melalui cabang Pegadaian.
  • Harga emas stabil dan terlindung dari inflasi maupun deflasi.
  • Rendah risiko karena tidak mengalami penyusutan jangka panjang. 

Cara membuka Tabungan Emas di OCBC mobile juga cukup mudah, yaitu:

  • Buka dan login OCBC mobile
  • Pilih Menu Investasi
  • Pilih Emas dan klik Mulai
  • Tentukan Kantor Cabang Pegadaian dan Lanjut
  • Masukkan nominal pembelian, lalu pilih nomor rekening pendebetan
  • Masuk ke menu Ringkasan Transaksi, lalu setujui Syarat & Ketentuan
  • Masukkan PIN dan status transaksi pembelian berhasil!

Kamu nggak usah khawatir soal keamanan. Pasalnya, transaksi di OCBC mobile juga sudah dijamin keamanannya. 

Setiap transaksi dilindungi Two-Factor Authentication (2FA) dengan penggunaan User ID, Password, serta PIN transaksi yang hanya diketahui oleh kamu sebagai pengguna.

Sebelum mulai investasi emas, kamu perlu melakukan tes kesehatan finansial saat ini melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala. 

FFCU bisa mengecek kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Hasilnya bisa langsung didiskusikan dengan Nyala Trainer dalam sesi 1 on 1 Consultation

Di sesi tersebut, kamu akan mendapat banyak masukan seputar kondisi keuangan, serta strategi yang tepat investasi emas sesuai dengan profil dan tujuan keuanganmu.

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang agar kamu bisa segera #FUNanaciallyFIT!

Baca juga: Mengenal Apa Itu Kadar Emas?


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page