Pelajari cara menabung emas online dengan mudah mulai dari Rp10 Ribu. Simpan emas aman, praktis, dan cocok untuk investasi jangka panjang.
Menabung emas adalah cara memiliki emas dengan menyetor uang tunai kepada lembaga resmi untuk dikonversi ke dalam emas batangan sesuai dengan harga emas 24 karat saat itu.
Saat menabung emas, kamu bisa menyetor uang tunai dalam jumlah berapapun, bahkan beberapa platform menawarkan setoran mulai dari Rp10 Ribu.
Sebagai catatan, karena harga emas yang dijadikan patokan adalah harga saat menyetor uang tunai, maka perolehan emasnya pun akan berbeda setiap kali setor meski nominal yang disetor sama.
Misalnya, harga emas pada Rabu (20/8/2025) sebesar Rp1.910.000 per gram. Jika hari yang sama kamu menabung dengan setor uang sebesar Rp955 Ribu, maka gramasi yang kamu dapatkan adalah ½ gram.
Lalu pada Senin (1/9/2025), harga emas mengalami kenaikan menjadi Rp1.985.000 per gram. Jika pada hari itu kamu kembali menyetor Rp955 Ribu, maka gramasi yang kamu dapatkan akan kurang dari ½ gram.
Baca juga: 7 Keuntungan Investasi Emas dan Kekurangannya, Sudah Tahu?
Kesalahan yang Harus Dihindari saat Menabung Emas
Emas digital adalah emas yang disimpan dalam bentuk digital. Menabung emas digital memiliki potensi yang besar di masa mendatang, dengan banyak keuntungan yang ditawarkan.
Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu kamu hindari sebelum menabung emas secara digital. Berikut beberapa di antaranya!
1. Mengabaikan Legalitas Platform
Banyak orang langsung tergiur nabung emas online karena kelihatannya mudah dan murah, tapi nggak ngecek dulu apakah platform itu resmi dan diawasi otoritas keuangan.
Jadi, sebelum daftar, pastikan platform tersebut terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau bekerja sama dengan lembaga resmi yang memang menyelenggarakan tabungan emas digital.
Selain itu, cek juga reputasi aplikasinya di review pengguna, track record perusahaannya, dan bagaimana cara mereka menyimpan emas fisik. Jangan pernah taruh uang di aplikasi yang keamanannya diragukan!
2. Menabung Tanpa Tujuan yang Jelas
Banyak orang menabung emas digital cuma karena ikut-ikutan tren, padahal nggak tahu untuk apa. Akhirnya, emas yang seharusnya jadi instrumen simpanan jangka panjang malah ditarik buat kebutuhan harian.
Padahal emas itu bukan instrumen cepat kaya, melainkan lebih cocok untuk tabungan jangka menengah hingga panjang. Jadi, hindari kebiasaan menabung tanpa target.
Sejak awal, tentukan tujuanmu, apakah untuk, biaya pendidikan, pernikahan, atau pensiun. Dengan begitu, kamu bisa lebih disiplin dan nggak gampang tergoda mencairkan emasnya.
3. Tidak Konsisten
Nabung emas digital memang enaknya bisa mulai dari Rp10 Ribu, tapi kesalahan yang sering dilakukan adalah cuma setor sekali-sekali tanpa konsistensi.
Padahal yang harus dihindari adalah menganggap enteng nominal kecil tanpa rencana rutin. Lebih baik kamu nabung Rp50 Ribu tiap minggu secara konsisten, daripada sekali setor Rp500 Ribu lalu berhenti berbulan-bulan.
4. Tidak Memperhitungkan Biaya Tambahan
Banyak orang pikir nabung emas digital itu murni cuma harga emas per gram. Padahal ada biaya tambahan yang biasanya luput diperhitungkan: biaya penyimpanan tahunan, biaya cetak emas fisik, sampai selisih harga beli dan jual.
Jadi, sebelum mulai, pahami detail biaya yang berlaku di platform. Hindari mindset “nabung emas itu tanpa risiko,” karena kenyataannya ada biaya dan mekanisme pasar yang harus dipahami.
Baca juga: 5 Cara Mudah Membedakan Emas Asli dan Palsu
Cara Menabung Emas Online
Saat ini ada beberapa platform yang bisa kamu gunakan untuk memulai menabung emas. Salah satunya aplikasi yang menawarkan banyak kemudahan dalam menabung emas adalah OCBC Mobile.
OCBC mobile adalah mobile banking dari OCBC yang akan memudahkan keperluan transaksi nasabah hanya melalui ponsel. Selain transaksi harian, platform ini juga dilengkapi dengan fitur investasi yang lengkap, termasuk Tabungan Emas.
OCBC merupakan bank pertama yang menghadirkan produk Tabungan Emas digital yang bekerja sama dengan Pegadaian.
Tabungan Emas OCBC adalah produk dan layanan berbasis Syariah yang memungkinkan Nasabah untuk melakukan kegiatan investasi emas secara digital.
Produk Tabungan Emas ini menawarkan banyak keuntungan, seperti:
- Terjangkau, bisa menabung emas mulai dari Rp10 Ribu.
- Aman, karena fisik emas dijamin 100% oleh Pegadaian.
- Mudah, semua transaksi jual dan beli emas bisa dilakukan melalui OCBC mobile.
- Emas bisa dicetak menjadi emas fisik dengan mudah melalui Pegadaian.
- Harga emas stabil dan terlindung dari inflasi maupun deflasi.
- Rendah risiko karena tidak mengalami penyusutan jangka panjang.
Cara membuka Tabungan Emas di OCBC mobile juga cukup mudah, yaitu:
- Buka dan Login OCBC mobile
- Pilih Menu Investasi
- Pilih Emas lalu klik Mulai
- Tentukan Kantor Cabang Pegadaian dan Lanjut
- Masukkan nominal pembelian, lalu pilih nomor rekening pendebetan
- Masuk ke menu Ringkasan Transaksi, lalu setujui Syarat & Ketentuan
- Masukkan PIN dan status transaksi pembelian berhasil!
Itulah ulasan mengenai cara menabung emas secara online. Sebelum memutuskan menabung emas, sebaiknya kamu mengetahui seberapa sehat kondisi finansialmu.
Mengetahui kondisi kesehatan finansial akan membantumu mengambil keputusan akan investasi pada emas batangan, emas fisik, atau perhiasan, termasuk kuantitasnya.
Nah dalam hal ini, kamu bisa cek kondisi finansial dengan mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh! Nyala Trainer akan membantu dalam sesi konsultasi 1 on 1 dengan menganalisa kesehatan keuangan kamu.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Kadar Emas?