Asuransi adalah produk perlindungan yang bertujuan menanggung kerugian finansial. Jenisnya beragam, mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi properti, asuransi kendaraan bermotor, dan sebagainya.
Sebagai produk perlindungan, asuransi idealnya dimiliki oleh semua orang, berapapun usianya. Khusus orang tua, asuransi bisa memberikan perlindungan ekstra, mengingat kondisi kesehatan yang terus menurun seiring bertambahnya usia.
Dalam praktiknya, pemegang polis asuransi akan membayar premi secara berkala setiap bulan dengan nominal yang sudah disepakati, sesuai dengan produk asuransi yang dipilih.
Sebagai imbal balik, perusahaan asuransi akan memberikan jaminan perlindungan kepada penerima manfaat, baik dana manfaat pada asuransi jiwa maupun biaya medis dan pengobatan pada asuransi kesehatan.
Baca juga: 6 Alasan Pentingnya Asuransi Kesehatan untuk Masa Depan
Asuransi untuk Orang Tua
Ada beberapa jenis asuransi yang sangat cocok untuk orang tua. Berikut beberapa jenis tersebut.
1. Asuransi Kesehatan
Asuransi kesehatan ini yang paling penting. Meski sudah punya BPJS Kesehatan, asuransi swasta bisa menutup biaya kamar lebih nyaman, penyakit yang tidak ditanggung BPJS, atau rawat jalan dan perawatan penyakit kronis.
Pilih yang tidak mewajibkan medical check-up berat, punya batas usia masuk hingga 70-an tahun, dan sistem reimburse atau cashless dengan jaringan rumah sakit yang luas.
2. Asuransi Penyakit Kritis
Penyakit seperti stroke, jantung, dan kanker adalah risiko besar di usia lanjut. Asuransi penyakit kritis akan memberikan uang pertanggungan sekaligus (lumpsum) jika terdiagnosis.
Dengan begitu, asuransi ini bisa digunakan untuk biaya pengobatan alternatif, kebutuhan sehari-hari, atau pengganti penghasilan anak yang harus menemani orang tua.
3. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)
Kalau orang tua masih menjadi penopang finansial keluarga atau punya tanggungan, seperti cicilan rumah atau biaya hidup pasangan, asuransi term life bisa jadi pilihan.
Asuransi jiwa ini preminya lebih murah dan bisa memberi santunan besar jika orang tua meninggal dunia dalam masa polis.
Baca juga: Kelebihan Asuransi Kesehatan Swasta & Bedanya dengan BPJS
Alasan Orang Tua Wajib Punya Asuransi
Asuransi memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan finansial. Berikut ini beberapa alasan mengapa orang tua tetap wajib punya asuransi.
1. Melindungi dari Risiko Penyakit Kronis
Seiring bertambahnya usia, sistem imun menurun dan risiko terkena penyakit seperti jantung, stroke, kanker, atau diabetes makin tinggi. Tanpa asuransi, biaya perawatan rumah sakit, obat-obatan, dan tindakan medis bisa sangat mahal dan menguras tabungan.
Dengan asuransi kesehatan, orang tua bisa mendapat pertanggungan biaya rumah sakit, sehingga mereka tak perlu menanggung beban finansial besar saat sakit datang tiba-tiba.
2. Menjamin Kelangsungan Hidup dan Pendidikan Anak
Bagi orang tua yang masih memiliki anak usia sekolah, keberadaan asuransi jiwa sangat penting.
Jika pencari nafkah utama dalam keluarga meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total, asuransi bisa memberi uang pertanggungan untuk membiayai pendidikan anak dan kebutuhan sehari-hari.
Hal ini mencegah anak putus sekolah atau mengalami penurunan kualitas hidup setelah kehilangan orang tua.
3. Mencegah Aset Terjual
Kondisi darurat seperti sakit parah atau kecelakaan sering kali membuat keluarga harus menjual aset seperti rumah, kendaraan, atau tanah. Padahal aset itu dibangun selama puluhan tahun.
Asuransi membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga karena semua kebutuhan darurat bisa ditanggung oleh pihak asuransi. Artinya, aset keluarga tetap aman, dan orang tua tetap punya pegangan.
4. Solusi Perencanaan Pensiun
Banyak orang tua yang tidak memiliki dana pensiun cukup. Beberapa produk asuransi seperti asuransi jiwa bisa membantu membangun dana pensiun secara disiplin, seperti unit link atau dwiguna.
Produk asuransi ini memadukan proteksi dan investasi sehingga orang tua bisa menerima manfaat dana tunai saat usia pensiun tiba, tanpa bergantung penuh pada anak.
Baca juga: Ini 13 Cara Mengelola Uang agar Berkembang, Dijamin Cuan!
5. Menghindari Beban Finansial Beralih ke Anak
Fenomena generasi sandwich sangat nyata, di mana anak-anak usia produktif terjepit antara kebutuhan keluarga sendiri dan orang tua.
Dengan memiliki asuransi, orang tua tidak perlu membebani anak jika terjadi risiko kesehatan, kecelakaan, atau bahkan meninggal dunia.
6. Akses ke Layanan Medis Berkualitas
Orang tua yang memiliki asuransi bisa langsung mendapatkan akses ke rumah sakit rekanan tanpa harus membayar di muka atau melalui proses administrasi yang panjang.
Mereka bisa memilih fasilitas kesehatan terbaik tanpa pusing soal biaya. Beberapa asuransi bahkan menyediakan layanan rawat jalan, second opinion, hingga evakuasi medis darurat.
7. Bagian dari Manajemen Risiko yang Bijak
Asuransi adalah pelindung penting dalam perencanaan keuangan. Orang tua yang punya asuransi menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi ketidakpastian hidup secara sistematis.
Hal ini memberikan ketenangan batin, baik untuk diri sendiri maupun anggota keluarga lainnya. Pasalnya risiko-risiko besar dalam hidup sudah diantisipasi dengan perlindungan yang tepat.
Asuransi pada orang tua bisa menjaga kesehatan finansial ketika terjadi risiko. Penasaran seberapa sehat kesehatan finansial saat ini?
Mengecek kesehatan finansial kini bisa dilakukan dengan mudah melalui Financial Fitness Check Up yang bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendaftar untuk mengikuti layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. Di sesi ini, kamu bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dan menyusun strategi keuangan secara cermat.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang guna mencapai #FinanciallyFit!
Baca juga: Bolehkah Mencicil KPR Bareng Pacar? Begini Kata Perencana Keuangan