Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Tips Cerdas Ambil KPR di Usia Muda agar Tidak Menyesal di Tengah Jalan

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 8 Oktober 2025 | 419 dilihat

Tips Cerdas Ambil KPR di Usia Muda agar Tidak Menyesal di Tengah Jalan

Pelajari tips cerdas ambil KPR di usia muda. Hindari kesalahan umum, atur strategi keuangan, dan wujudkan rumah impian tanpa menyesal di kemudian hari!

Membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank atau lembaga keuangan lain merupakan opsi yang dirasa paling masuk akal di masa sekarang ini. Pasalnya, tren harga rumah terus mengalami peningkatan, sementara kenaikan penghasilan tidak signifikan. 

Dengan KPR, kamu bisa memiliki rumah tanpa harus menyiapkan uang tunai seharga rumah tersebut. Bank akan membayarkan harga rumah, dan kamu tinggal mencicil per bulan sesuai ketentuan selama tenor yang dipilih. 

Baca juga: Mau Ambil KPR DP 0 Persen? Ini Syarat dan Cara Mengajukannya

Tips Ambil KPR di Usia Muda

Kebanyakan orang terpikir untuk ambil KPR itu setelah menikah dan punya anak. Padahal, nggak ada salahnya juga jika kamu ambil KPR saat masih lajang, sehingga ketika menikah kamu dan pasangan bisa langsung menempati rumah milik sendiri. 

Hanya saja, mengambil KPR di usia muda bukan keputusan yang sederhana. Banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan, mulai dari stabilitas finansial, pekerjaan yang belum mapan dan berpotensi pindah-pindah, dan sebagainya. 

Berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan jika kamu ingin ambil KPR di usia muda agar tidak menyesal!

1. Pastikan Kondisi Finansial Benar-benar Stabil

KPR bukan komitmen singkat, tapi tanggungan jangka panjang yang bisa berjalan 10 hingga 20 tahun. Banyak anak muda terlalu bersemangat ingin punya rumah tanpa menghitung kesiapan finansialnya secara menyeluruh. 

Pastikan dulu sudah punya penghasilan tetap, dana darurat minimal 6 kali pengeluaran bulanan, dan rasio cicilan tidak lebih dari 30% dari gaji. Dengan begitu, pembayaran KPR bisa berjalan lancar tanpa harus mengorbankan kebutuhan lain setiap bulan.

2. Pilih Jenis KPR yang Paling Sesuai dengan Kemampuan dan Tujuan

Setiap bank menawarkan jenis KPR yang berbeda, seperti KPR subsidi, KPR konvensional, atau KPR syariah. Anak muda sering kali langsung tergoda promo bunga rendah tanpa memahami syarat dan konsekuensinya. 

Pahami dulu kebutuhanmu, apakah ingin rumah pertama untuk ditinggali, atau untuk investasi jangka panjang. Setelah itu, bandingkan bunga, tenor, dan biaya tambahan dari beberapa bank sebelum memutuskan. 

Langkah ini akan menghindarkan kamu dari penyesalan akibat cicilan yang ternyata jauh di luar ekspektasi.

3. Hitung Biaya Tambahan di Luar Cicilan Pokok

Banyak yang hanya fokus pada jumlah cicilan bulanan, padahal KPR juga punya sederet biaya lain seperti pajak, notaris, asuransi, hingga biaya provisi. Biaya tambahan KPR bisa mencapai jutaan rupiah di awal proses pengajuan. 

Selain itu, ada pula biaya tahunan seperti asuransi rumah dan pajak bumi bangunan. Memahami seluruh rincian biaya sejak awal akan membantu kamu mengatur anggaran lebih realistis.

4. Pastikan Riwayat Kredit dalam Kondisi Baik

Bank akan menilai kelayakan KPR berdasarkan rekam jejak keuangan kamu. Banyak anak muda yang gagal disetujui KPR hanya karena terlambat membayar cicilan kartu kredit atau paylater di masa lalu. 

Riwayat kredit yang buruk bisa membuat pengajuan ditolak atau bunga menjadi lebih tinggi. Sebelum mengajukan, pastikan tidak ada tunggakan pinjaman, lunasi cicilan kecil, dan jaga skor kredit agar tetap sehat.

Baca juga: Suku Bunga KPR Bank OCBC Beserta Tips Memilih Sesuai Keuangan

5. Pilih Lokasi yang Strategis tapi Tetap Rasional

Banyak orang muda tergoda membeli rumah di lokasi yang “terlalu ideal” meski harganya memaksa keuangan. Memang memiliki rumah di pusat kota tampak menarik, tapi jika cicilan membuat hidup serba pas-pasan, rasa puas itu cepat hilang. 

Lebih baik pilih lokasi yang berkembang, punya akses transportasi mudah, dan potensi kenaikan nilai properti tinggi. Dengan begitu, rumah bisa tetap jadi aset berharga tanpa menekan arus kas bulanan.

6. Siapkan Dana Darurat Khusus untuk KPR

Cicilan rumah adalah kewajiban yang tidak bisa ditunda. Saat kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan atau sakit datang, banyak orang terpaksa menunggak karena tidak punya cadangan dana. 

Membuat dana darurat khusus minimal tiga kali total cicilan KPR bisa jadi pelindung agar kamu tidak terjebak masalah kredit macet. Dana ini tidak untuk dipakai sehari-hari, tapi jadi penyelamat saat keadaan tak terduga terjadi.

Itulah ulasan mengenai beberapa tips ambil KPR di usia muda agar tidak menyesal. Untuk informasi yang lebih jelas kamu bisa mengikuti kelas “KPR Real Talk: Kita Usahakan Rumah Itu” dari Ruang meNYALA.

Pembahasan seputar KPR di kelas ini akan dikupas tuntas oleh Business Development & Mortgage Ringkas, Devie Fibtarica serta dua orang Nyala Trainer, Ade Rahma Ilhami & Senny Chendra. 

Kelas akan berlangsung secara offline di Assembly Hall A, Lt. 3, OCBC Space, BSD, pada Kamis, 9 Oktober 2025 pukul 14.00 - 15.30 WIB. Kamu bisa ikut kelas dengan daftar di sini!

Setelah ikut kelas, kamu bisa cek kondisi finansial apakah sudah siap ambil KPR atau belum dengan mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA. 

Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh! Nyala Trainer akan membantu dalam sesi konsultasi 1 on 1 dengan menganalisa kesiapan finansialmu untuk membayar cicilan KPR. 

Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.

Baca juga: Ini Syarat KPR Rumah dan Langkah-Langkah Pengajuannya


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page