Summary
Diskon BPHTB 50% bisa membantu mengurangi biaya awal pembelian rumah pertama sehingga lebih ringan, baik untuk pembelian cash maupun KPR. Meski begitu, perencanaan keuangan tetap penting agar cicilan dan kebutuhan hidup tetap seimbang.
Ingin beli rumah pertama lebih hemat? Manfaatkan diskon BPHTB 50% untuk mengurangi biaya awal dan meringankan beban pembelian properti.
Membeli rumah pertama sering kali terasa berat karena besarnya biaya awal yang harus disiapkan, tidak hanya untuk uang muka, tetapi juga berbagai pajak dan biaya tambahan.
Salah satu komponen yang cukup signifikan adalah BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Kabar baiknya, ada diskon BPHTB hingga 50% yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi beban tersebut.
Baca juga: Mau Ambil KPR DP 0 Persen? Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
Diskon BPHTB 50%
BPHTB adalah pungutan atas perolehan hak atas tanah dan bangunan, yang merupakan kewajiban bagi pihak pembeli.
Ketentuan ini yang dalam Undang-undang No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. BPHTB merupakan jenis pajak yang dipungut oleh pemerintah kabupaten atau kota.
Sejumlah pemerintah daerah memberikan insentif berupa diskon BPHTB hingga 50%. Salah satunya adalah Provinsi DKI Jakarta yang tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 840 Tahun 2025 tentang Kriteria Pemberian Pengurangan dan Pembebasan Pokok Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.
Dalam aturan tersebut, diskon BPHTB salah satunya diberikan pembelian properti pertama dengan NPOP maksimal Rp500 Juta. Untuk kriteria ini, diskon BPHTB yang diberikan adalah sebesar 50%.
BPHTB sendiri dihitung berdasarkan rumus berikut:
BPHTB = 5% × (NPOP – NPOPTKP)
Sebagai contoh, kamu adalah warga DKI Jakarta yang ingin membeli rumah pertama seharga Rp500 Juta. Maka BPHTB yang harus kamu bayar ketika transaksi dilakukan adalah:
- Harga rumah (NPOP): Rp500 Juta
- NPOPTKP (asumsi umum): Rp60 Juta
- BPHTB = 5% × (Rp500 Juta – Rp60 Juta)
- BPHTB = 5% × Rp440 Juta
- BPHTB = Rp22 Juta
Nah dengan adanya insentif diskon BPHTB sebesar 50% ini, maka BPHTB yang harus kamu bayar jauh lebih rendah, yaitu hanya Rp11 Juta saja.
Baca juga: Suku Bunga KPR Bank OCBC Beserta Tips Memilih Sesuai Keuangan
Tips Keuangan Beli Rumah Pertama
Diskon BPHTB hingga 50% jadi momentum menarik buat kamu yang ingin membeli rumah pertama. Biaya awal yang biasanya cukup besar bisa ditekan, baik kamu membeli secara cash maupun melalui KPR.
Meski begitu, keputusan membeli rumah tetap perlu perencanaan yang matang karena menyangkut komitmen finansial jangka panjang. Berikut beberapa tips keuangan yang bisa kamu terapkan.
1. Tentukan Budget yang Realistis Sejak Awal
Menentukan harga rumah sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial secara keseluruhan, bukan hanya melihat tabungan saat ini atau kemampuan cicilan.
Perhitungkan juga kebutuhan hidup bulanan agar setelah membeli rumah, kondisi keuangan tetap seimbang dan tidak terasa berat.
2. Hitung Total Biaya di Luar Harga Properti
Selain harga rumah, ada berbagai biaya tambahan seperti pajak, biaya notaris, administrasi, hingga biaya pindahan atau renovasi awal.
Biaya lain-lain ini sering terlewat, padahal jumlahnya bisa cukup besar. Dengan menghitung dari awal, kamu bisa menghindari kekurangan dana di tengah proses pembelian.
3. Siapkan Dana Cadangan Setelah Transaksi
Membeli rumah tidak berarti semua dana harus dihabiskan. Menyiapkan dana darurat penting untuk menghadapi kebutuhan tak terduga setelah menempati rumah, seperti perbaikan mendadak atau kebutuhan keluarga lainnya.
4. Sesuaikan Skema Pembayaran dengan Kondisi Keuangan
Baik cash maupun KPR, masing-masing punya konsekuensi finansial. Pembelian cash membutuhkan kesiapan dana besar di awal, sementara KPR menuntut komitmen cicilan jangka panjang.
Oleh karena itu, penting untuk memilih skema yang sesuai dengan kondisi keuangan agar membantu menjaga kestabilan finansial ke depan.
5. Jaga Keseimbangan Keuangan Jangka Panjang
Rumah adalah aset jangka panjang, tapi kebutuhan hidup sehari-hari tetap berjalan. Pastikan setelah membeli rumah, kamu masih bisa menabung, berinvestasi, dan memenuhi kebutuhan lain tanpa tekanan berlebih.
Dengan begitu, keputusan membeli rumah benar-benar menjadi langkah yang sehat secara finansial.
Itulah ulasan diskon BPHTB 50% dan bagaimana agar bisa membeli rumah pertama dengan tetap menjaga keseimbangan finansial.
Bicara soal beli rumah, KPR mungkin menjadi jalan keluar yang realistis in this economy. Namun kamu perlu memastikan produk KPR yang dipilih benar-benar memberikan keuntungan, seperti yang ditawarkan KPR Easy Start dari OCBC.
KPR Easy Start dari OCBC dirancang untuk membantu generasi muda memiliki rumah pertama dengan skema angsuran yang lebih ringan di awal.
Fasilitas ini menawarkan cicilan bertahap sesuai skema yang disepakati, dan didukung dengan suku bunga yang kompetitif, tenor hingga 25 tahun, serta dapat digunakan untuk pembelian rumah baru maupun secondary.
Syarat untuk mengajukan KPR Easy Start antara lain sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Karyawan dengan masa kerja minimum 2 tahun, berpenghasilan minimum mulai dari Rp5 Juta (disesuaikan dengan kebijakan wilayah dan analisis).
- Agunan berupa rumah, apartemen, dan ruko baik yang akan dibeli dari Developer Rekanan OCBC maupun secondary.
- Usia minimum 21 tahun saat pengajuan dan maksimum 55 tahun (karyawan) atau 65 tahun (professional/pengusaha) saat masa kredit berakhir.
- Plafon minimum Rp100 Juta dan maksimum Rp5 Miliar.
- Jangka waktu pinjaman minimum 10 tahun dan maksimum 25 tahun untuk rumah atau apartemen dan maksimum 20 tahun untuk agunan lainnya. KPR Easy Start saat ini memiliki Program Suku Bunga Fixed all tenor 10 tahun dan fixed all 15 tahun
Sebelum mengajukan KPR, memastikan finansial dalam kondisi yang sehat juga penting. Caranya kamu bisa mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala.
Financial Fitness Check Up mampu memeriksa kondisi keuangan dalam waktu 3 menit. Hasilnya bisa langsung kamu diskusikan dengan Nyala Trainer dalam sesi 1 on 1 Consultation.
Di sesi ini, kamu akan mendapatkan gambaran utuh soal kondisi keuangan, siap atau tidaknya ambil KPR, hingga strategi keuangan yang tepat jika jadi mengambil KPR.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyFIT!
Baca juga: Ini Syarat KPR Rumah dan Langkah-Langkah Pengajuannya