Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Sering Eror saat Lapor Pajak? Ini Tips Pakai Coretax agar Lebih Lancar

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 8 Januari 2026 | 425 dilihat

Sering Eror saat Lapor Pajak? Ini Tips Pakai Coretax agar Lebih Lancar

Sering mengalami eror saat lapor pajak lewat Coretax? Simak tips praktis agar proses pelaporan pajak lebih lancar, rapi, dan minim kendala teknis!

Coretax adalah sistem administrasi perpajakan yang terintegrasi sehingga dapat memberikan layanan perpajakan yang Mudah, Andal, terintegrasi, Akurat dan Pasti (MANTAP) kepada wajib pajak (WP).

Sistem ini memberikan kemudahan bagi WP untuk keperluan pajak mereka, mulai dari pendaftaran WP pribadi atau badan, pelaporan SPT Tahunan, semua perubahan data WP, hingga pembayaran pajak. 

Tujuan utama dari pembangunan Coretax adalah untuk memodernisasi sistem administrasi perpajakan yang ada saat ini. Coretax sudah diperkenalkan sejak awal 2023 lalu, tapi baru resmi diterapkan mulai 1 Januari 2025. 

Baca juga: Pajak Bunga Deposito, Ini Besaran Tarif dan Cara Menghitung

Masalah Umum Coretax Eror

Awal tahun merupakan waktu sibuk bagi wajib pajak baik pribadi maupun badan. Pasalnya, wajib pajak diharuskan membuat Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan. 

Saat ini, pelaporan SPT Tahunan dilakukan melalui situs Coretax. Alhasil banyak pihak yang mengeluhkan situs eror dan tidak bisa diakses. Berikut beberapa masalah umum yang biasa terjadi dan solusinya!

1. Gagal Validasi Wajah

Proses pembuatan sertifikat elektronik di Coretax sering gagal karena kamera tidak menangkap wajah dengan jelas, pencahayaan kurang, atau wajah tertutup. Situasi ini bikin kamu tidak bisa lanjut ke langkah verifikasi berikutnya. 

Solusinya, lakukan validasi di ruangan dengan pencahayaan baik, pastikan wajah terlihat jelas tanpa tertutup apa pun, dan gunakan kamera dengan kualitas yang lebih tinggi. Jika tetap gagal, kamu bisa datang langsung ke KPP untuk verifikasi manual. 

2. Error “500 Internal Server” Saat Mengakses Menu

Pesan error seperti 500 Internal Server Error muncul ketika server Coretax kewalahan atau ada masalah kompatibilitas browser. Masalah ini terlihat saat pengguna membuka menu tertentu, sehingga proses input data terganggu dan bikin frustasi.

Solusinya, coba akses di jam tidak sibuk (misalnya pagi atau sore hari), gunakan browser versi terbaru, bersihkan cache & cookies, atau login melalui mode incognito supaya sistem bisa berjalan lebih lancar tanpa gangguan data lama di browser. 

3. Gagal Menyimpan Faktur Pajak

Saat input faktur pajak lengkap pun, sistem terkadang memberi pesan Save Invalid atau tidak bisa menyimpan karena dianggap ada kesalahan yang tidak kelihatan mata. Ini membuatmu harus mengulang input dari awal.

Solusinya, pastikan seluruh kolom terisi lengkap dan benar, periksa lagi tidak ada karakter atau simbol yang aneh, lalu coba simpan sebagai draft dulu sebelum submit akhir. Jika tetap gagal, logout lalu login ulang dan ulangi prosesnya. 

Baca juga: Apa Itu Pajak? Jenis, Fungsi, serta Manfaatnya Bagi Negara - Masyarakat

4. Tidak Bisa Menambahkan Role Pihak Terkait

Dalam pengelolaan akun pajak, kamu mungkin perlu menambahkan pengurus, konsultan, atau pihak lain yang punya akses. Namun sistem kadang menolak permintaan ini karena data yang dimasukkan belum dipadankan.

Solusinya, pastikan data pihak terkait (termasuk NIK dan NPWP) sudah terdaftar dan terpadankan di DJP, lakukan update data sesuai kebutuhan, atau urus pemutakhiran langsung di KPP jika langkah digital tidak berhasil. 

5. Gagal Login ke Sistem Coretax

Salah satu masalah paling sering dilaporkan adalah tidak bisa login meski sudah memasukkan NIK atau password. Penyebabnya bisa dari kesalahan pengetikan, belum memadankan NIK dengan NPWP, hingga gangguan koneksi internet atau lonjakan trafik server.

Solusinya, cek dulu NIK, email, dan password yang kamu pakai sudah benar; gunakan fitur Lupa Password jika perlu; pastikan koneksi internet kuat; dan kalau masih gagal kamu bisa hubungi Kring Pajak atau datang ke kantor pajak setempat untuk bantuan verifikasi.

Baca juga: Begini Cara Bayar Pajak UMKM, Aturan dan Perhitungannya

Tips Akses Coretax Tanpa eror

Selain mengetahui masalah umum yang biasa terjadi saat akses Coretax dan solusinya, kamu juga perlu memahami beberapa tips mengakses Coretax tanpa eror berikut ini. 

1. Akses Coretax di Luar Jam Sibuk

Hindari mengakses Coretax menjelang batas akhir pelaporan atau di jam kerja padat. Trafik tinggi sering membuat sistem lambat atau eror. Waktu terbaik biasanya pagi hari atau malam hari.

2. Gunakan Browser dan Perangkat yang Stabil

Pastikan browser yang digunakan sudah versi terbaru dan kompatibel, seperti Chrome atau Edge. Hindari berpindah-pindah perangkat atau browser saat proses masih berjalan agar data tidak gagal tersimpan.

3. Simpan Data secara Berkala dan Bertahap

Jangan menunggu sampai akhir untuk menyimpan data. Jika tersedia opsi simpan sementara atau draft, manfaatkan fitur tersebut untuk mencegah data hilang saat koneksi terputus atau sesi berakhir.

4. Pastikan Koneksi Internet dan Dokumen sesuai Ketentuan

Pastikan koneksi internet stabil dan file yang diunggah sesuai format serta ukuran yang diminta. Dokumen yang tidak sesuai spesifikasi sering menjadi penyebab proses gagal tanpa pesan error yang jelas.

Lapor SPT Tahunan dan bayar pajak merupakan kewajiban warga negara. Bagi negara, penerimaan pajak menjadi salah satu indikator kesehatan keuangan negara. Sebagai individu, kesehatan keunganmu pun juga harus diperhatikan!

Saat ini, mengecek kesehatan finansial bisa dilakukan dengan mudah melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala. 

Dengan melakukan FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.

Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di 1 on 1 Consultation

Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu.

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang agar kamu bisa segera #FUNanciallyFIT!

Baca juga: Pajak Dividen: Jenis, Tarif, dan Contoh Perhitungannya


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page