Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Minggu Pertama Puasa: Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boncos selama Ramadan

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 25 Februari 2026 | 5K dilihat

Minggu Pertama Puasa: Cara Mengatur Uang Agar Tidak Boncos selama Ramadan

Minggu pertama puasa terkadang membuat pengeluaran tak terkendali. Simak cara mengatur uang selama Ramadan agar belanja, bukber, dan kebutuhan harian tetap aman tanpa bikin dompet boncos.

Ramadan baru dimulai, tapi dompet sering sudah terasa lebih ringan di minggu pertama puasa. Godaan takjil, ajakan buka bersama, sampai belanja impulsif kerap membuat pengeluaran naik tanpa disadari. 

Jika tidak diatur sejak awal, kondisi ini bisa berlanjut hingga akhir bulan. Karena itu, penting banget punya strategi keuangan yang lebih disiplin agar Ramadan tetap nyaman dijalani tanpa drama keuangan.

Baca juga: 5 Realita VS Ekspektasi Keuangan dalam Hubungan Rumah Tangga

Konsumsi di Ramadan Meningkat

Sudah menjadi rahasia umum, pengeluaran selama bulan Ramadan akan lebih banyak dibanding bulan lain. Hal ini salah satunya divalidasi dalam riset yang dilakukan oleh perusahaan teknologi periklanan global, The Trade Desk. 

Dalam riset tersebut, 32% masyarakat Indonesia mengaku belanja lebih banyak di bulan Ramadan dibanding bulan lain. Sementara 43% responden mengaku keputusan itu dilandasi oleh keinginan untuk berbelanja yang meningkat selama bulan Ramadan. 

Masih dari riset yang sama, sebanyak 67% masyarakat Indonesia berencana menggunakan uang dari Tunjangan Hari Raya (THR) untuk keperluan Ramadan. 

Riset tersebut hanya membahas tentang budaya berbelanja saja. Dalam praktiknya, pengeluaran untuk Ramadan memang lebih tinggi dibanding bulan lain. 

Sebagai contoh, penggunaan energi listrik. Selama bulan Ramadan, rumah tangga di Indonesia akan mulai menghidupkan lampu dan alat listrik lain sejak pukul 03.00 pagi untuk sahur. 

Belum lagi berbicara tentang mudik. Budaya pulang ke kampung halaman sudah pasti akan membuat pemudik merogoh kocek lebih dalam dari biasanya. 

Baca juga: THR Cair, Jangan Lupa bikin Prioritas Biar Nggak Boncos

Cara Mengatur Uang Selama Ramadan

Agar tetap nyaman menjalani Ramadan tanpa stres finansial, mengelola uang perlu dilakukan secara lebih sadar dan terencana. Berikut enam pendekatan yang lebih realistis untuk menjaga dompet tetap aman.

1. Pisahkan Anggaran Ramadan Sejak Awal Bulan

Kesalahan paling umum adalah memperlakukan Ramadan seperti bulan biasa. Padahal, ada pos pengeluaran tambahan yang hampir pasti muncul, mulai dari konsumsi berbuka, kebutuhan ibadah, hingga aktivitas sosial. 

Memisahkan anggaran Ramadan membantu kamu melihat dengan jelas berapa batas dana yang memang dialokasikan untuk kebutuhan khas Ramadan. 

Cara ini bukan soal membatasi diri secara ekstrem, tetapi menciptakan struktur agar uang tidak habis tanpa arah. Ketika budget sudah jelas, setiap keputusan belanja terasa lebih terkontrol.

2. Kendalikan Pengeluaran Konsumtif 

Ramadan identik dengan takjil, minuman segar, dan berbagai camilan berbuka. Masalahnya bukan pada sekali beli, melainkan frekuensinya. Pengeluaran harian yang terlihat kecil seperti ini menjadi sumber kebocoran terbesar. 

Menetapkan batas jajan harian membantu kamu menikmati momen berbuka tanpa rasa bersalah. Strategi ini bekerja karena memberikan ruang fleksibilitas sekaligus disiplin. 

3. Jangan Terjebak Promo dan Diskon

Ramadan biasanya dibanjiri diskon besar-besaran, flash sale, dan berbagai penawaran yang terasa sayang untuk dilewatkan. Tanpa kontrol, promo justru mendorong pembelian impulsif atas barang yang sebenarnya tidak mendesak. 

Salah satu cara sederhana namun efektif adalah menerapkan jeda sebelum membeli. Beri waktu untuk berpikir apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat. 

Kesadaran ini penting karena banyak orang merasa hemat akibat diskon, padahal total pengeluaran justru meningkat.

Baca juga: Cara Menyimpan Uang Agar Tidak Boros, Wajib Dicoba!

4. Selektif terhadap Aktivitas Sosial

Bulan puasa identik dengan buka bersama, reuni, dan berbagai ajakan berkumpul. Secara sosial ini menyenangkan, tetapi secara finansial bisa cukup menguras jika tidak disaring. Tidak semua undangan harus diikuti. 

Memilih aktivitas yang benar-benar penting membantu kamu menjaga keseimbangan antara hubungan sosial dan stabilitas keuangan. Ini bukan berarti anti-sosial, melainkan mengelola prioritas. 

5. Kelola THR Secara Strategis, Bukan Emosional

Tunjangan Hari Raya dianggap sebagai tambahan dana bebas pakai. Akibatnya, banyak orang langsung meningkatkan gaya konsumsi tanpa perhitungan. 

Padahal, THR idealnya digunakan untuk kebutuhan prioritas, seperti melunasi kewajiban, menambah tabungan, atau menutup kebutuhan Lebaran yang sudah direncanakan. 

Ketika THR dipakai secara emosional, uang terasa cepat habis tanpa manfaat jangka panjang. Memposisikan THR sebagai alat penguat keuangan, bukan sekadar dana belanja, membantu menjaga stabilitas finansial setelah Ramadan berakhir.

6. Pantau Pengeluaran Secara Berkala

Banyak kondisi “boncos” terjadi bukan karena satu transaksi besar, tetapi karena akumulasi pengeluaran kecil yang luput dari perhatian. 

Membiasakan diri memantau mutasi rekening atau catatan pengeluaran membantu kamu memahami kemana uang sebenarnya mengalir. 

Monitoring menciptakan efek psikologis positif: setiap pengeluaran terasa lebih sadar dan terukur. Dengan evaluasi rutin, kamu bisa melakukan penyesuaian sebelum keuangan benar-benar terganggu.

Itulah beberapa cara mengatur keuangan selama Ramadan agar tidak boncos. Cerdas mengelola uang selama Ramadan akan berpengaruh pada kesehatan finansial secara keseluruhan. 

Penasaran seberapa sehat finansialmu? Sekarang cek kondisi finansial sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up yang bisa memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.

Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.

Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang guna mencapai #FinanciallyFit!

Baca juga: Gen Sandwich vs Biaya Hidup Jakarta 2025


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page