Perilaku boros itu dapat menyebabkan masalah keuangan. Kamu nggak bisa menabung, berinvestasi, bahkan tujuan keuangan hanya jadi daftar keinginan saja.
Maka tak heran banyak orang bijak yang menyarankan agar bergaya hidup hemat. Tujuannya tentu agar uang yang dimiliki digunakan secara bijak, tidak dihamburkan begitu saja, sehingga kesehatan finansial terjaga.
Baca juga: 5 Realita VS Ekspektasi Keuangan dalam Hubungan Rumah Tangga
Cara Menyimpan Uang Agar Tidak Boros
Ada banyak cara mencegah dan mengatasi perilaku boros, salah satunya terkait dengan bagaimana kamu menyimpan uang. Berikut ini beberapa cara menyimpan uang agar tidak boros yang bisa kamu terapkan.
1. Pisahkan Uang Sesuai Kebutuhan
Jangan biarkan semua uang berada di satu rekening atau dompet yang sama. Sebaliknya, pisahkan uang ke dalam beberapa pos seperti kebutuhan pokok, tabungan, investasi, dana darurat, dan keinginan pribadi.
Cara ini akan membantu kamu membatasi diri saat ingin belanja, karena kamu sudah tahu mana uang untuk belanja dan mana yang tidak boleh disentuh.
Misalnya, rekening utama untuk kebutuhan hidup, rekening kedua untuk tabungan liburan, dan rekening ketiga untuk dana darurat. Cara ini secara psikologis membuat kamu lebih sadar batasan penggunaan uang.
2. Menabung di Rekening Khusus
Banyak orang gagal menabung karena semua uangnya ada di rekening yang sama dengan rekening belanja. Untuk itu kamu perlu punya rekening khusus untuk menabung.
Batasi semua kemudahan transaksi di rekening khusus itu, seperti rekening tanpa kartu ATM, nggak aktifkan mobile banking, hingga mematikan fitur pembayaran QRIS. Tujuannya membatasi godaan untuk transaksi pakai uang tabungan.
Jika ingin lebih aman lagi, simpan tabungan di produk yang butuh waktu untuk pencairan seperti tabungan berjangka. Sehingga kamu nggak bisa ambil uang kapanpun kamu mau!
3. Aktifkan Fitur Auto Debet Tabungan
Jangan tunggu sisa uang untuk menabung. Sebaliknya, atur auto debet ke rekening tabungan atau investasi secara otomatis ketika gaji baru masuk.
Cara ini membuat kamu disiplin menabung tanpa perlu mikir ulang tiap bulan. Uang yang tidak sempat kamu lihat akan lebih aman daripada uang yang kamu pegang terus.
Baca juga: 8 Jenis Investasi untuk Anak Muda, Jadi Cuan Sejak Dini!
4. Komitmen Belanja Sesuai Anggaran
Saat belanja, baik online maupun offline, biasakan membuat daftar kebutuhan dan tetap berpegang pada anggaran. Hindari buka aplikasi e-commerce tanpa tujuan, karena itu gampang memicu belanja impulsif.
Jika ingin lebih disiplin, tentukan maksimal pengeluaran harian atau mingguan sesuai budget, dan pantau lewat aplikasi keuangan. Dengan begitu, kamu tahu kapan harus berhenti belanja.
5. Tunda Keinginan Minimal 3 Hari
Saat tergoda membeli sesuatu, jangan langsung beli. Beri jeda minimal 3 hari untuk berpikir ulang, apakah barang itu benar-benar kamu butuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat.
Sering kali setelah ditunda, kamu sadar ternyata tidak butuh barang itu dan akhirnya batal beli. Cara ini efektif menekan belanja impulsif yang sering bikin uang cepat habis tanpa sadar.
Itulah beberapa cara menyimpan uang agar tidak boros yang bisa kamu terapkan. Ketika sudah tidak boros, kamu akan memulai hidup hemat dan akan berdampak pada kesehatan finansial.
Penasaran seberapa sehat finansialmu? Sekarang cek kondisi finansial sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up yang bisa memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang guna mencapai #FinanciallyFit!
Baca juga: Gen Sandwich vs Biaya Hidup Jakarta 2025