Reksa Dana menjadi salah satu pilihan investasi yang mudah bahkan bagi investor pemula sekalipun. Yuk cari tahu lagi apa itu Reksa Dana dan cara kerjanya!
Investasi adalah cara yang paling tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai kekayaan. Cara berinvestasi pun juga sangat mudah dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi seperti saat ini.
Kemajuan teknologi membuat aset dan instrumen berinvestasi semakin beragam. Salah satunya adalah investasi pada aset Reksa Dana, yang dianggap lebih mudah dilakukan tanpa harus analisis layaknya saham.
Baca juga: 8 Jenis Investasi untuk Anak Muda, Jadi Cuan Sejak Dini!
Apa Itu Reksa Dana?
Reksa Dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat pemodal atau investor. Dana itu kemudian diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.
Definisi Reksa Dana itu sesuai dengan penjabaran dalam Pada pasal 1 ayat (27) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Saat ini, Reksa Dana menjadi salah satu alternatif investasi bagi investor, khususnya yang punya modal kecil dan tidak punya banyak waktu untuk menghitung dan menganalisis risiko atas investasi mereka.
Ada tiga hal yang terkait dari definisi Reksa Dana, yaitu adanya dana dari masyarakat pemodal, dana diinvestasikan dalam portofolio efek, dan dana dikelola oleh manajer investasi.
Dengan demikian, dana yang ada dalam Reksa Dana merupakan dana bersama para pemodal, sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.
Cara Kerja Reksa Dana
Reksa Dana selalu melibatkan tiga unsur, yaitu modal investor, manajer investasi, dan kemana dana diinvestasikan. Lalu bagaimana cara kerjanya?
Ada beberapa pemeran dalam Reksa Dana, yaitu Manajer Investasi, Bank Kustodian, dan Investor. Namun selain itu juga ada perantara di pasar modal yaitu broker dan underwriter, serta bank.
Berikut ilustrasi cara kerja Reksa Dana:
- Investor membeli produk reksa dana melalui Agen Penjual baik bank maupun non bank;
- Manajer Investasi akan mengelola dana investor yang sudah diinvestasikan itu ke portofolio investasi seperti pasar uang, obligasi, maupun saham;
- Bank Kustodian berperan dalam menyelesaikan transaksi, penyimpanan surat berharga, perhitungan NAB, dan unit registrasi investor.
Baca juga: 14 Manfaat Pasar Modal Bagi Investor, Emiten, Maupun Negara
Jenis-jenis Reksa Dana
Secara umum, ada empat jenis Reksa Dana yang bisa dimiliki di pasaran, yaitu:
1. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)
Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) akan menempatkan dana investor ke dalam pasar uang, seperti deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan jenis instrumen lainnya.
Jangka waktu investasi tersebut biasanya dilakukan kurang dari setahun. RDPU memiliki risiko yang tergolong rendah, begitu pula dengan keuntungannya.
2. Reksa Dana Saham
Sesuai namanya, Reksa Dana saham artinya menempatkan dana investor ke portofolio saham. Jika dibandingkan jenis Reksa Dana lainnya, tipe ini tergolong high risk, high return karena karakteristik pasar saham yang cenderung fluktuatif.
3. Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berikutnya adalah Reksa Dana pendapatan tetap adalah penempatan modal pada efek surat utang seperti Surat Utang Negara (SUN), obligasi, dan sukuk sekurang-kurangnya 80 persen.
Risikonya cenderung lebih besar dibandingkan Reksa Dana pasar uang. Sementara jika dilihat dari segi return, lebih kecil dibanding Reksa Dana saham.
4. Reksa Dana Campuran
Jenis Reksa Dana ini menempatkan modal investor pada berbagai portofolio, seperti di saham dan obligasi. Risikonya tergolong moderat dengan return lebih tinggi dibanding Reksa Dana pendapatan tetap.
Baca juga: 4 Cara Investasi Reksa Dana untuk Menambah Passive Income
Cara Beli Reksa Dana
Lalu bagaimana cara membeli produk Reksa Dana untuk investasi? Caranya gampang, kamu tinggal memilih platform dari Bank atau non Bank yang menawarkan jual/beli produk Reksa Dana.
Salah satunya, kamu bisa investasi Reksa Dana melalui OCBC Mobile. Aplikasi mobile banking dari OCBC ini menawarkan beberapa produk, seperti Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, Saham, dan sebagainya.
Selain produknya yang beragam, beli Reksa Dana di OCBC Mobile juga menawarkan pilihan manajer investasi yang beragam, sesuai dengan preferensi calon investor.
Pertanyaannya, apakah Reksa Dana merupakan instrumen investasi yang cocok buat kamu? Nah kamu bisa tahu jawabannya dengan melihat seberapa sehat finansialmu terlebih dulu.
Sekarang cek kondisi finansial juga sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up untuk bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer.
Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu, termasuk menemukan instrumen investasi yang tepat!
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang untuk mencapai #FinanciallyFit!
Baca juga: 12 Rekomendasi Film tentang Investasi Saham, Asik dan Seru!