Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

7 Cara Single Mom Atur Keuangan Tanpa Kurangi Kebutuhan Anak

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 30 September 2025 | 440 dilihat

7 Cara Single Mom Atur Keuangan Tanpa Kurangi Kebutuhan Anak

Single mom bisa atur keuangan dengan 7 cara praktis tanpa mengurangi kebutuhan anak, biar hidup tetap nyaman dan bebas stres!

Mengelola keuangan keluarga itu idealnya dilakukan berdua oleh suami dan istri selaku ayah dan ibu bagi anak-anak. Namun kondisi ideal ini terkadang nggak bisa dirasakan oleh beberapa orang dengan kondisi tertentu, misalnya single mom atau ibu tunggal. 

Seorang single mom dituntut untuk melakukan semua hal sendiri, mulai dari mencari nafkah, memenuhi kebutuhan pribadi dan anak-anak, hingga mempersiapkan masa depan yang lebih baik. 

Baca juga: Tips Atur Pengeluaran Saat Liburan Agar Kantong Nggak Bolong

Cara Atur Keuangan Single Mom

Bagi single mom, mengatur keuangan itu wajib. Dengan pengelolaan yang baik, mereka bisa memastikan setiap rupiah dialokasikan pada pos yang benar-benar diperlukan, dan tidak ada yang sia-sia.

Berikut ini beberapa cara atur keuangan yang bisa diterapkan oleh para single mom!

1. Biasakan Beri Tugas untuk Uang yang Dimiliki

Sebagai single mom, pendapatan harus dikelola dengan baik, supaya kebutuhan masa sekarang dan masa depan untuk keluarga terpenuhi. Maka, langkah pertama adalah membuat budgeting untuk pengeluaran bulanan.

Moms bisa menggunakan metode 50-30-20, 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan dan cicilan, kemudian 20% untuk nabung dan berinvestasi. namun, jika moms tidak punya cicilan, moms bisa pastikan untuk pos nabung dan berinvestasi di atas 20% dari pendapatan bulanan. hal ini perlu dilakukan, karena moms punya banyak tujuan keuangan yang perlu dicapai di kemudian hari.

Tetapi, jika tidak bisa di 20%, moms bisa menabung dengan sesuai kemampuannya saat ini. usahakan juga tidak ada pengeluaran yang "impulsif" yang menyebabkan moms semakin sulit untuk menabung dan berinvestasi.

2. Bedakan Kebutuhan Keluarga dan Keinginan Moms

Sering kali moms merasa ada dorongan untuk memberikan yang terbaik bagi anak, bahkan sampai rela mengorbankan diri sendiri. 

Namun, di sinilah pentingnya disiplin dalam membedakan kebutuhan seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan dengan keinginan sesaat yang sifatnya hanya memuaskan emosi. 

Dengan punya daftar prioritas bulanan, risiko uang habis di hal-hal yang kurang penting bisa ditekan, sehingga kebutuhan utama keluarga tetap aman.

3. Mulai Menabung untuk Keamanan Keluarga

Mungkin moms berpikir, sebaiknya tabungan ini untuk apa ya ? Untuk pertama kali, moms perlu memiliki dana darurat. Dana darurat adalah dana yang sengaja disiapkan untuk kondisi darurat, seperti biaya pengobatan atau kehilangan pekerjaan. 

Besaran dana darurat minimal 6-12 kali pengeluaran bulanan. Dana ini harus disimpan di instrumen yang mudah diakses dan dicairkan saat kondisi darurat terjadi. 

Sekilas dana darurat tampak besar. Namun moms bisa mencicilnya setiap bulan dengan menyisihkan 10% dari penghasilan bulanan untuk dana darurat ini. 

Di samping itu, moms juga bisa sambil menyiapkan dana pendidikan anak dengan alokasi 10%. Sehingga 20% penghasilan bulanan digunakan untuk dua keperluan ini. 

4. Mulai Investasi

Membangun masa depan finansial tidak cukup hanya dengan menabung, karena nilai uang bisa tergerus inflasi. Moms perlu berani melangkah ke investasi sesuai profil risiko, mulai dari reksa dana, obligasi, hingga saham jika sudah lebih siap. 

Tujuannya bukan sekadar menambah kekayaan, tapi juga menciptakan aliran pendapatan pasif yang bisa menopang kebutuhan jangka panjang anak, seperti biaya kuliah.

Baca juga: Biaya Pendidikan Semakin Mahal? Ini Dia Tips Cerdas Untuk Siapkannya

5. Bekali Anak dengan Edukasi Finansial

Edukasi finansial bukan berarti langsung mengajarkan instrumen investasi pada anak, tetapi membentuk pola pikir sehat soal uang sejak kecil. 

Misalnya dengan memberi uang saku yang harus dikelola sendiri, atau mengenalkan konsep menabung untuk membeli mainan impian. 

Dengan begitu, anak akan terbiasa bertanggung jawab terhadap uang dan lebih menghargai kerja keras moms.

6. Bersenang-senang Boleh, Asal Sesuai Budget

Menjadi single mom memang penuh tekanan, sehingga wajar membutuhkan ruang untuk bersenang-senang. Namun, kebahagiaan itu tetap harus dalam koridor yang sehat bagi keuangan. 

Menyisihkan maksimal 10% dari penghasilan untuk hiburan atau self-reward bisa menjaga keseimbangan mental tanpa mengorbankan kebutuhan anak. 

Cara ini juga mencegah rasa bersalah berlebihan, karena senang-senang dilakukan sesuai rencana, bukan impulsif.

7. Review Keuangan Setahun Sekali

Mengatur keuangan keluarga bukan pekerjaan sekali jadi, tapi proses yang harus dievaluasi. Setiap tahun, moms perlu meninjau kembali apakah tabungan sudah sesuai target, investasi berkembang, atau justru pengeluaran makin membengkak. 

Review rutin membantu menyesuaikan strategi dengan kondisi baru, misalnya naiknya biaya sekolah anak atau bertambahnya sumber penghasilan. Dengan begitu, rencana finansial keluarga tetap relevan dan realistis.

Beberapa cara di atas bukan cuma menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi ibu dan anak, tetapi juga memastikan keuangan dalam kondisi sehat. Jika penasaran seberapa sehat finansial saat ini, kamu bisa cek dengan melakukan financial fitness check up.

Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan single mom lebih sehat dan membuat anak-anak lebih bahagia.

Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1

Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu.

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!

Baca juga: 10 Daftar Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes, Siapa Saja?


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page