Summary
Tabungan emas digital adalah investasi yang aman, mudah, dan bisa dimulai dari nominal kecil. Meski banyak mitos seperti sulit dicairkan atau butuh modal besar, faktanya emas digital praktis untuk investasi jangka panjang dan kini bisa diakses dengan mudah lewat aplikasi seperti OCBC.
Masih ragu menabung emas digital karena banyak mitos bertebaran? Kenali 5 mitos yang sering bikin salah paham agar kamu bisa berinvestasi dengan lebih tepat!
Tabungan emas semakin populer sebagai salah satu pilihan investasi yang praktis dan terjangkau. Namun, di balik popularitasnya, masih banyak anggapan yang beredar dan belum tentu benar.
Banyak orang ragu memulai karena terpengaruh mitos yang menyesatkan. Memahami fakta di balik mitos-mitos ini penting agar kamu bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dan tidak salah langkah dalam berinvestasi emas.
Baca juga: 5 Cara Mudah Membedakan Emas Asli dan Palsu
Mitos Tabungan Emas dan Faktanya
Berikut ini daftar mitos terkait tabungan emas yang masih dipercaya dan membuat banyak orang mengurungkan niat mulai menabung emas!
1. Emasnya Nggak Ada
Anggapan ini biasanya muncul karena emas yang dimiliki tidak berbentuk fisik dan hanya terlihat sebagai saldo di aplikasi. Banyak orang khawatir emas tersebut sebenarnya “tidak ada” atau hanya sekadar angka.
Faktanya, layanan tabungan emas digital diawasi oleh regulator dan bekerja sama dengan penyedia emas fisik. Artinya, setiap gram emas yang kamu beli memiliki underlying asset yang benar-benar disimpan.
Selain itu, sistem keamanan digital seperti enkripsi dan verifikasi berlapis juga digunakan untuk melindungi akun pengguna. Risiko tetap ada, tapi selama menggunakan platform yang legal, tingkat keamanannya terjaga.
2. Perlu Modal Besar
Banyak orang masih mengaitkan emas dengan harga yang mahal, sehingga merasa perlu modal yang besar. Hal ini membuat tabungan emas terasa tidak terjangkau bagi sebagian orang, terutama pemula.
Padahal, konsep tabungan emas digital justru dirancang agar lebih inklusif. Kamu bisa mulai membeli emas dengan nominal kecil, bahkan setara pecahan gram.
Ini memungkinkan siapa saja untuk mulai berinvestasi tanpa modal besar. Dengan cara ini, kamu juga bisa membangun kebiasaan menabung emas secara bertahap dan konsisten.
3. Emas Digital Tidak Bisa Dicairkan
Keraguan lain yang sering muncul adalah soal likuiditas. Banyak yang mengira emas digital sulit dijual kembali atau proses pencairannya rumit.
Faktanya, tabungan emas digital justru dikenal cukup likuid. Kamu bisa menjual saldo emas kapan saja sesuai harga pasar yang berlaku di platform tersebut.
Prosesnya cepat dan hasil penjualan bisa langsung masuk ke saldo rekening. Beberapa layanan juga menyediakan opsi cetak emas fisik jika ingin mengubah saldo digital menjadi bentuk nyata, sehingga fleksibilitasnya lebih tinggi.
4. Keuntungannya Kecil dan Tidak Menarik
Emas sering dianggap kurang menarik karena tidak memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Banyak yang membandingkannya dengan instrumen lain yang lebih agresif seperti saham atau kripto.
Faktanya, fungsi utama emas bukan untuk mencari keuntungan cepat, melainkan sebagai penyimpan nilai jangka panjang. Emas lebih stabil dan digunakan sebagai aset lindung nilai saat kondisi ekonomi tidak pasti.
5. Prosesnya Ribet dan Sulit Dipahami
Sebagian orang menganggap investasi emas digital sama rumitnya dengan instrumen keuangan lain, apalagi jika belum terbiasa menggunakan aplikasi keuangan.
Kenyataannya, tabungan emas digital justru dirancang agar mudah digunakan oleh pemula. Proses pembelian, penjualan, hingga pemantauan harga dilakukan dalam satu aplikasi dengan tampilan yang sederhana.
Informasi harga juga transparan dan bisa dipantau secara real-time. Dengan kemudahan ini, pengguna bisa lebih cepat memahami alur investasi tanpa harus menghadapi proses yang kompleks.
Baca juga: Kenapa Investasi Emas Disebut Sebagai Safe Haven?
Tips Mulai Menabung Emas
Mulai menabung emas tidak rumit. Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa membangun kebiasaan investasi secara bertahap tanpa merasa terbebani. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Mulai dari Nominal Kecil tapi Konsisten
Menabung emas tidak harus langsung dalam jumlah besar. Justru, memulai dari nominal kecil akan terasa lebih ringan dan realistis untuk dijalankan secara rutin.
Konsistensi menjadi kunci utama, karena akumulasi pembelian dalam jangka panjang akan membentuk nilai yang signifikan. Pendekatan ini juga membantu kamu beradaptasi tanpa tekanan finansial.
2. Tentukan Tujuan Keuangan yang Jelas
Menabung emas akan terasa lebih terarah saat kamu punya tujuan yang spesifik, seperti dana darurat, perjalanan religi, dana pendidikan anak, atau rencana jangka panjang lainnya.
Tujuan mempengaruhi strategi, termasuk seberapa sering menabung dan berapa target yang ingin dicapai. Dengan arah yang jelas, kamu juga lebih disiplin dan tidak mudah tergoda untuk mencairkan emas di tengah jalan.
3. Pilih Platform yang Terpercaya
Keamanan menjadi hal penting dalam tabungan emas digital. Pastikan kamu menggunakan platform yang sudah terdaftar dan diawasi oleh otoritas terkait, serta memiliki sistem yang transparan dalam pencatatan transaksi.
Platform yang terpercaya biasanya juga menyediakan informasi harga yang jelas, kemudahan transaksi, serta opsi pencairan yang fleksibel, sehingga kamu bisa menabung dengan lebih tenang.
Salah satu tempat menabung emas yang terpercaya adalah OCBC. Bank ini punya produk Tabungan Emas yang bisa diakses melalui OCBC mobile dengan investasi mulai dari Rp10 Ribu saja.
Tabungan Emas OCBC adalah layanan berbasis Syariah yang memungkinkan Nasabah untuk melakukan kegiatan investasi emas secara digital.
Produk Tabungan Emas ini menawarkan banyak keuntungan, seperti:
- Terjangkau, bisa menabung atau investasi emas secara rutin dengan fitur auto-debit mulai dari Rp10 Ribu.
- Aman, karena fisik emas dijamin 100% oleh Pegadaian.
- Mudah, semua transaksi jual dan beli emas bisa dilakukan melalui OCBC mobile.
- Ada opsi untuk melakukan konversi saldo emas digital menjadi emas fisik melalui cabang Pegadaian.
- Harga emas stabil dan terlindung dari inflasi maupun deflasi.
- Rendah risiko karena tidak mengalami penyusutan jangka panjang.
Cara membuka Tabungan Emas di OCBC mobile juga cukup mudah, yaitu:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih Menu Investasi
- Pilih Emas dan klik Mulai
- Tentukan Kantor Cabang Pegadaian dan Lanjut
- Masukkan Nominal Pembelian, lalu pilih Nomor Rekening Pendebetan
- Masuk ke menu Ringkasan Transaksi, lalu setujui Syarat & Ketentuan
- Masukkan PIN dan status transaksi pembelian berhasil!
Kamu nggak usah khawatir soal keamanan. Pasalnya, transaksi di OCBC mobile juga sudah dijamin keamanannya.
Setiap transaksi dilindungi Two-Factor Authentication (2FA) dengan penggunaan User ID, Password, serta PIN transaksi yang hanya diketahui oleh kamu sebagai pengguna.
Sebelum mulai membuka tabungan emas emas, kamu perlu melakukan tes kesehatan finansial saat ini melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala.
FFCU bisa mengecek kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Hasilnya bisa langsung didiskusikan dengan Nyala Trainer dalam sesi 1 on 1 Consultation.
Di sesi tersebut, kamu akan mendapat banyak masukan seputar kondisi keuangan, serta strategi yang tepat menabung emas sesuai dengan profil dan tujuan keuanganmu.
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang agar kamu bisa segera #FUNanciallyfit!
Baca juga: Mengenal Apa Itu Kadar Emas?