Summary
Reksa dana saham adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan sebagian besar dana ke saham dan dikelola oleh manajer investasi profesional. Instrumen ini menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding jenis reksa dana lainnya serta lebih praktis bagi investor pemula.
Apa itu reksa dana saham dan apa bedanya dengan saham? Simak keuntungan, cara kerja, dan perbedaannya untuk pemula.
Reksa dana saham adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan sebagian besar dananya ke instrumen saham, sehingga memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibanding jenis reksa dana lainnya.
Instrumen ini dikelola oleh manajer investasi yang memilih dan mengatur portofolio saham, sehingga kamu tidak perlu menganalisis saham secara langsung.
Meski sama-sama berbasis saham, reksa dana saham punya perbedaan mendasar dengan investasi saham langsung, baik dari cara kerja, tingkat risiko, hingga pengelolaannya.
Baca juga: 7 Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang, Ini Contohnya!
Keuntungan Investasi Reksa Dana Saham
Apa saja keuntungan investasi di reksa dana saham? Berikut beberapa keuntungan yang bisa kamu dapat!
1. Potensi Imbal Hasil Tinggi
Karena mayoritas dana ditempatkan pada saham, reksa dana saham memiliki peluang memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibanding jenis reksa dana lain.
Dalam jangka panjang, pertumbuhan pasar saham bisa mendorong nilai investasi meningkat secara signifikan, meskipun tetap disertai fluktuasi.
2. Dikelola oleh Profesional
Kamu tidak perlu menganalisis atau memilih saham sendiri. Dana yang diinvestasikan akan dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman dalam membaca kondisi pasar dan menentukan strategi terbaik.
Hal ini sangat membantu, terutama bagi pemula yang belum memiliki pengetahuan mendalam tentang saham.
3. Diversifikasi Risiko Lebih Baik
Alih-alih membeli satu atau dua saham saja, reksa dana saham biasanya berisi banyak saham dari berbagai sektor.
Diversifikasi ini membantu mengurangi risiko karena penurunan di satu saham bisa diimbangi oleh kinerja saham lainnya dalam portofolio.
Baca juga: 4 Cara Investasi Reksa Dana untuk Menambah Passive Income
Beda Reksa Dana Saham dengan Saham
Reksa dana saham dan saham sering dianggap sama karena sama-sama berhubungan dengan pasar saham. Padahal, keduanya punya cara kerja dan karakteristik yang cukup berbeda. Berikut perbedaannya!
1. Cara Pengelolaan Investasi
Pada reksa dana saham, dana kamu dikelola oleh manajer investasi yang akan memilih dan mengatur portofolio saham secara profesional.
Sementara itu, jika berinvestasi langsung di saham, kamu harus menentukan sendiri saham mana yang dibeli, kapan waktu membeli, dan kapan menjualnya.
2. Tingkat Diversifikasi
Reksa dana saham biasanya berisi banyak saham dari berbagai sektor, sehingga risikonya lebih tersebar.
Sebaliknya, investasi saham langsung terbatas pada beberapa saham saja, tergantung pilihan kamu, sehingga risikonya bisa lebih tinggi jika tidak terdiversifikasi dengan baik.
3. Modal dan Akses
Investasi di reksa dana saham umumnya bisa dimulai dengan modal yang relatif kecil. Sementara itu, membeli saham tertentu bisa membutuhkan dana lebih besar, tergantung harga saham dan jumlah lot yang ingin dibeli.
Selain itu, reksa dana saham juga lebih praktis karena tidak perlu memantau pasar secara intens seperti investasi saham langsung.
Baca juga: Pentingnya Perencanaan Keuangan Jangka Pendek
Cara Beli Reksa Dana Saham
Membeli reksa dana saham bisa dilakukan secara online melalui platform investasi seperti OCBC mobile, yaitu mobile banking dari Bank OCBC.
OCBC mobile menawarkan beberapa jenis produk reksa dana, termasuk reksa dana saham dari sejumlah manajer investasi. Cara beli reksa dana saham bisa mengikuti langkah berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, lalu pilih Reksa Dana
- Pilih Reksa Dana yang ingin dibeli
- Masukkan nominal transaksi, klik lanjutkan
- Pilih Rekening yang akan digunakan
- Periksa ringkasan transaksi
- Cek Syarat dan Ketentuan
- Masukkan PIN transaksi
- Pembelian produk investasi berhasil
Pertanyaannya, apakah Reksa Dana Saham merupakan instrumen investasi yang cocok buat kamu? Nah kamu bisa tahu jawabannya dengan melihat seberapa sehat finansialmu terlebih dulu.
Sekarang cek kondisi finansial juga sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up untuk bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer.
Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu, termasuk menemukan instrumen investasi yang tepat!
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang untuk mencapai #FUNanciallyFIT!
Baca juga: 5 Keunggulan Investasi Reksa Dana Bagi Pemula, Catat!