Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

20 Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia, No 1 Bukan Jakarta

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 3 September 2025 | 7K dilihat

20 Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia, No 1 Bukan Jakarta

Cari tahu 20 kota dengan UMR tertinggi di Indonesia tahun 2025. Temukan kota dengan gaji terbesar, dan bukan Jakarta yang ada di posisi pertama!

UMR atau Upah Minimum Regional adalah standar upah yang berlaku di tingkat provinsi, termasuk semua kabupaten/kota yang ada di dalamnya. Namun saat ini, istilah UMR tidak berlaku dan standarnya mengacu pada UMK dan UMP. 

Sehingga, jika merujuk pada kota atau kabupaten, maka standar yang digunakan adalah Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMR). 

Dalam pelaksanaannya, UMK ditetapkan oleh Bupati/Walikota. Namun UMK hanya bisa ditetapkan ketika hasil perhitungannya lebih tinggi dibanding UMP. Hal ini merujuk pada Pasal 8 ayat (1) dan (2) Permenaker 18/2022 yang berbunyi:

“Penetapan upah minimum bagi kabupaten/kota yang belum memiliki upah minimum harus memenuhi syarat tertentu.” 

Baca juga: UMP Jawa Timur Resmi Ditetapkan, Cek Rincian UMK di Sini!

Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia

Bicara soal upah minimum tertinggi, kamu mungkin mengira Jakarta adalah juaranya. Jika iya, maka kamu salah. Upah minimum untuk kota di Indonesia yang paling tinggi bukan Jakarta, melainkan Bekasi. 

Kota Bekasi jadi kota dengan upah minimum tertinggi di Indonesia tahun 2025, yaitu sebesar Rp5.690.752. Jumlah ini mengalami kenaikan 6,5 persen atau Rp347.322 dari tahun 2024. 

Adapun Jakarta menjadi kota dengan UMR tertinggi keempat di Indonesia, besarannya Rp5.397.761. Berikut daftar 20 kota dengan UMK tertinggi:

  1. Kota Bekasi: Rp5.690.752
  2. Kabupaten Karawang: Rp5.599.593
  3. Kabupaten Bekasi: Rp5.558.515
  4. DKI Jakarta: Rp5.397.761
  5. Kota Depok: Rp5.195.721
  6. Kota Cilegon: Rp5.128.084
  7. Kota Bogor: Rp5.126.897
  8. Kota Tangerang: Rp5.069.708
  9. Kabupaten Mimika: Rp5.005.678
  10. Kota Batam: Rp4.989.600
  11. Kota Tangerang Selatan: Rp4.974.392
  12. Kota Surabaya: Rp4.961.753
  13. Kabupaten Tangerang: Rp4.901.117
  14. Kabupaten Bogor: Rp4.877.211
  15. Kabupaten Gresik: Rp4.874.133
  16. Kabupaten Sidoarjo: Rp4.870.511
  17. Kabupaten Pasuruan: Rp4.866.890
  18. Kabupaten Serang: Rp4.857.353
  19. Kabupaten Mojokerto: Rp4.856.026
  20. Kabupaten Purwakarta: Rp4.792.252

Baca juga: 5 Tips Investasi Gaji UMR bagi Karyawan, Dijamin Makin Cuan!

Cerdas Kelola Gaji UMK

Hidup di salah satu dari 20 kota di atas, dengan gaji sebesar UMR, bukan berarti hidup pas-pasan. Kamu tetap bisa hidup sejahtera, dengan syarat cerdas mengelola gaji. 

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam mengelola keuangan agar tetap hidup nyaman dengan gaji UMK. 

1. Pisahkan Uang Tabungan dan Operasional

Hal pertama yang harus dilakukan begitu menerima gaji UMK adalah langsung memisahkan uang untuk ditabung. Kamu bisa mengalokasikan 10 -20% pendapatan kamu untuk ditabungkan.

Dengan cara ini, kamu bisa membiasakan diri menabung meski jumlahnya kecil, dan tabungan tersebut bisa menjadi modal untuk tujuan keuangan yang lebih besar di masa depan.

2. Tidak Beli Barang Mewah

Godaan membeli barang mewah pasti ada, apalagi ketika baru menerima gaji. Tapi dengan penghasilan UMK, langkah bijak adalah menunda keinginan tersebut. 

Fokus dulu memenuhi kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, kos, dan tagihan rutin. Harapannya, keuanganmu jadi lebih sehat dan terhindar dari siklus “gaji numpang lewat.”

3. Biasakan Buat Budgeting Bulanan

Budgeting adalah kunci untuk bisa mengelola gaji dengan cerdas. Dengan membuat catatan rencana pengeluaran bulanan, kamu bisa melihat pos mana yang paling besar dan mana yang bisa ditekan. 

Membuat budgeting membantu menghindari pengeluaran yang tidak penting, sehingga setiap rupiah gaji yang kamu dapat benar-benar terpakai secara maksimal sesuai prioritas.

4. Menabunglah untuk Dana Darurat

Selain tabungan rutin, dana darurat juga sangat penting. Dana ini sebaiknya dipisahkan dari tabungan biasa dan hanya digunakan untuk kondisi mendesak, misalnya sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendadak lainnya. 

Memiliki dana darurat membuatmu lebih tenang secara finansial karena kamu punya pegangan saat terjadi hal-hal di luar rencana.

5. Jangan Lupa Mulai Investasi

Meski gaji UMK terasa pas-pasan, bukan berarti kamu tidak bisa berinvestasi. Justru dengan memulai dari sekarang, kamu melatih kebiasaan yang baik untuk masa depan. 

Pilih instrumen yang sesuai dengan kondisi finansial, misalnya reksa dana pasar uang atau emas. Investasi kecil tapi konsisten akan lebih bermanfaat dalam jangka panjang.

Itulah ulasan mengenai 20 kota dengan UMR tertinggi di Indonesia dan cara mengatur keuangannya. Selain uraian di atas, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui kondisi kesehatan finansialnya. 

Jika kamu bingung harus mulai dari mana, kamu bisa mulai dari mengetahui kondisi keuangan kamu saat ini dengan melakukan Financial Fitness Check Up.

Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1. 

Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat sesuai dengan kemampuan keuangan kamu saat ini.

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!

Baca juga: 6 Cara Menabung Milenial Yang Efektif & Anti Gagal, Catat!


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page