Masinis adalah pemimpin perjalanan moda transportasi rel, yaitu mencakup kereta api penumpang, kereta api barang, hingga transportasi rel barang berat. Berapa sih gaji masinis di Indonesia?
Profesi sebagai masinis ini cukup bergengsi. Pasalnya, mereka nggak dituntut cuma bisa ngendarai lokomotif kereta saja, tetapi juga harus punya pemahaman mendalam terkait sistem perkeretaapian dan teknisnya.
Di Indonesia, profesi masinis hanya bekerja untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI), sebuah perusahaan BUMN yang menjadi operator tunggal perkeretaapian tanah air.
Namun dalam praktiknya, masinis dibagi dalam beberapa jenis berdasarkan jenis kereta yang dioperasikan, mulai dari kereta jarak jauh, KRL, MRT, LRT, dan kereta bandara. Setiap jenis punya karakteristik, termasuk gaji yang berbeda-beda.
Baca juga: 20 Peluang Usaha Anak Muda Bermodal Kecil yang Menjanjikan
Cara Jadi Masinis
Sebagaimana profesi pada umumnya, seorang masinis juga harus melakukan pendidikan dan pelatihan. Sebelum itu, calon masinis harus memenuhi persyaratan, mulai dari minimal pendidikan, postur tubuh, dan sebagainya.
Setelah memenuhi persyaratan dan lolos saat pendaftaran, calon masinis akan mengikuti pelatihan khusus di Balai Pendidikan dan Pelatihan Traksi (BPPT) dengan durasi sekitar 3 tahun.
Dalam pelatihan khusus ini, calon masinis akan belajar tentang teori dan praktik pengoperasian kereta, sistem sinyal, prosedur keselamatan, dan sebagainya.
Setelah program pelatihan di BPPT usai, calon masinis diwajibkan untuk magang di DEPOT, atau balai perawatan kereta api. Di sini mereka akan lebih detil memahami sistem perkeretaapian.
Berikutnya, calon masinis diarahkan untuk mengambil sertifikasi resmi dari Dirjen Perkeretaapian di Kementerian Perhubungan. Setelah lulus dan punya sertifikat, calon masinis akan asisten masinis dan mengoperasikan kereta di bawah pengawasan masinis.
Selain sebagai asisten masinis, mereka juga diwajibkan mengoperasikan kereta dalam kota seperti KRL, hingga punya jam terbang minimal 2000 jam. Baru setelah itu mereka resmi menjadi masinis.
Baca juga: Estimasi Biaya & Tips Liburan Singapura Murah Ala Backpacker
Gaji Masinis Kereta
Masinis memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup besar. Maka mereka pun mendapatkan hak berupa gaji dan tunjangan yang setara. Kisaran gajinya mulai dari Rp5 - 12 Juta per bulan.
Gaji pokok ini dibagi dalam jenjang karir masinis berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 4 Tahun 2017. Ada tiga jenjang karir masinis, yaitu:
- Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Pertama (Asisten Masinis)
- Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Muda (Masinis)
- Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Madya (Masinis)
Gaji asisten masinis berkisar antara Rp5-7 Juta, lalu masinis muda berkisar antara Rp8-9 Juta, sementara gaji masinis madya berkisar antara Rp10-12 Juta per bulan.
Nominal tersebut masih berupa gaji pokok. Selain itu, masinis juga menerima berbagai tunjangan, mulai dari tunjangan istri dan anak sebesar 10% gaji pokok, tunjangan jabatan Rp200-600 Ribu, tunjangan perjalanan dinas, dan sebagainya.
Kemudian, masinis juga mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan jaminan hari tua dari BPJS Ketenagakerjaan.
Seperti yang dijelaskan di atas, sebelum menjadi masinis profesional, seorang asisten masinis harus mengoperasikan kereta lokal, seperti KRL, MRT, dan sebagainya. Maka gaji mereka juga mengikuti jenjang karir tersebut.
Baca juga: Cara Mudah Menjadi MUA Wedding Profesional
Mengelola Gaji Masinis Kereta
Gaji masinis yang besar memang menggiurkan, tapi jangan sampai kamu terlena sehingga menghamburkannya. Ada baiknya gaji itu dikelola dengan baik, agar kekayaan makin meningkat. Begini tipsnya!
1. Sisihkan Dana Darurat Sejak Awal
Profesi masinis punya risiko tinggi karena menyangkut keselamatan diri dan penumpang, serta jam kerja yang bisa tidak menentu. Karena itu, menyisihkan sebagian gaji untuk dana darurat sangat penting.
Idealnya, dana darurat mencakup 6-12 bulan pengeluaran rutin. Fungsinya jelas: jika sewaktu-waktu terjadi masalah kesehatan akibat kelelahan kerja atau situasi tak terduga seperti kecelakaan kerja, keuangan tetap aman.
2. Lindungi Diri dengan Asuransi
Masinis perlu memikirkan proteksi jangka panjang. Gunakan sebagian gaji untuk membayar premi asuransi kesehatan dan jiwa. Meski sudah dapat jaminan perlindungan, tidak ada salahnya punya tambahan pribadi.
Risiko kerja yang tinggi menuntut perlindungan ekstra agar jika terjadi kecelakaan atau gangguan kesehatan, keluarga tidak terbebani secara finansial.
3. Kelola Pengeluaran dengan Terencana
Jadwal kerja masinis yang padat bisa membuat pengeluaran jadi impulsif, misalnya jajan berlebihan saat lelah, atau belanja online di waktu istirahat.
Maka penting punya anggaran bulanan yang jelas dan memisahkan rekening kebutuhan pokok, hiburan, dan tabungan. Buat sistem yang mudah diikuti meski dengan rutinitas kerja yang tidak selalu sama.
4. Tingkatkan Literasi Keuangan
Sebagai masinis, kamu punya penghasilan tetap yang cukup stabil, tapi kalau tidak dikelola dengan baik, tetap saja bisa habis percuma.
Mulailah rutin baca buku keuangan, ikut seminar, atau belajar dari konsultan finansial. Makin paham soal uang, makin bijak kamu dalam mengambil keputusan finansial.
Terkait literasi keuangan ini, kamu bisa mendapatkannya dari berbagai platform, salah satunya dari Ruang meNYALA.
Dengan menerapkan beberapa tips di atas, kondisi finansial kamu sebagai tukang parkir pesawat akan stabil dan sehat, sehingga bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Penasaran dengan kondisi kesehatan finansial kamu saat ini? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Menabung Bareng Pacar, Boleh Nggak Sih?