Bisakah pensiun di usia 40 tahun benar-benar terwujud? Temukan strategi finansial, perhitungan cermat, serta kekuatan mental yang dibutuhkan untuk mewujudkan pensiun dini melalui gerakan FIRE!
Pensiun dini seperti di usia 40 tahun tentu menjadi impian banyak orang. Namun pencapaian besar itu nggak bisa diraih hanya dalam semalam, melainkan harus dengan perencanaan dan komitmen bertahun-tahun.
Baca juga: Meraih Merdeka Finansial dalam 10 Tahun
Mengenal Gerakan FIRE
FIRE singkatan dari Financial Independence, Retirement Early, yang berarti merdeka finansial dan pensiun dini.
Merdeka finansial maksudnya adalah kondisi ketika punya pendapatan pasif yang cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup tanpa perlu bekerja.
Dampak dari tercapainya merdeka finansial tentu saja adalah seseorang bisa pensiun lebih cepat. Artinya dia bisa berhenti bekerja meski usianya belum masuk usia pensiun.
Gerakan FIRE awalnya muncul di Amerika Serikat, dan sekarang jadi tren global. Konsepnya menentang pola hidup tradisional, di mana orang biasanya bekerja hingga usia 65 tahun.
Dalam praktiknya, gerakan FIRE punya beberapa variasi penerapan, yaitu:
- Lean FIRE: pensiun dengan gaya hidup sangat sederhana, menekan biaya hidup seminimal mungkin.
- Fat FIRE: pensiun dengan standar hidup lebih tinggi, membutuhkan aset yang lebih besar.
- Barista FIRE: semi-pensiun, tetap bekerja paruh waktu untuk menambah pemasukan sambil menikmati fleksibilitas.
Baca juga: Ini Kisaran Gaji dan Biaya Hidup di Singapura per Bulan
Mewujudkan Pensiun di Usia 40 Tahun
Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mewujudkan rencana pensiun di usia 40 tahun dengan prinsip FIRE.
1. Perbesar Persentase Tabungan dan Investasi
Untuk pensiun di usia 40 tahun, porsi menabung dan berinvestasi harus jauh lebih besar dibanding orang kebanyakan. Jika biasanya menyisihkan 10-20% gaji, maka kamu perlu menyisihkan lebih dari 35% penghasilan untuk pos ini.
Strateginya adalah menekan gaya hidup konsumtif, mengutamakan kebutuhan daripada keinginan, dan langsung mengalokasikan penghasilan ke instrumen investasi setiap kali gajian.
2. Bangun Sumber Pendapatan Pasif
Mengandalkan gaji saja tidak cukup untuk FIRE. Kamu perlu pendapatan pasif yang terus mengalir bahkan saat sudah berhenti bekerja. Bentuknya bisa berupa dividen saham, bunga obligasi, properti sewaan, hingga bisnis yang bisa berjalan otomatis.
Semakin cepat memulainya, semakin besar efek compounding yang bisa dinikmati. Pendapatan pasif inilah yang nantinya akan menutupi biaya hidup ketika kamu sudah tidak aktif bekerja.
3. Fokus pada Instrumen Investasi Produktif
Tabungan biasa tidak akan cukup mengejar target pensiun dini karena nilai uang akan tergerus inflasi. Karena itu, kamu perlu menaruh dana pada instrumen investasi yang punya return lebih tinggi. Saham, reksa dana indeks, obligasi, atau properti bisa jadi pilihan utama.
Kuncinya ada pada disiplin investasi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek. Dengan portofolio yang terdiversifikasi, risiko bisa ditekan dan pertumbuhan aset lebih terjamin.
4. Hidup Hemat dan Sadar Prioritas
FIRE bukan berarti hidup menderita, tetapi memaksa kamu untuk benar-benar sadar pada prioritas. Artinya, tidak impulsif, menunda gaya hidup konsumtif, dan mengurangi utang konsumtif.
Gaya hidup hemat yang konsisten justru memberi keleluasaan lebih cepat untuk menikmati kebebasan finansial. Jadi, uang yang biasanya habis untuk keinginan bisa dialihkan untuk memperbesar investasi.
5. Hitung "Number FIRE" yang Dibutuhkan
Sebelum mulai, kamu harus tahu berapa jumlah aset yang dibutuhkan untuk hidup tanpa bekerja. Rumus sederhananya adalah 25 kali pengeluaran tahunan.
Misalnya, jika pengeluaran kamu Rp120 Juta per tahun (Rp10 Juta per bulan), maka kamu butuh Rp3 Miliar aset produktif. Aset inilah yang nanti menghasilkan return sekitar 4% per tahun untuk membiayai hidup.
Gimana, siap mewujudkan rencana pensiun di usia 40 tahun? Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah berkonsultasi dengan perencana keuangan.
Konsultan akan menjelaskan di mana posisi kesehatan finansialmu saat ini, hingga instrumen investasi apa yang sesuai untukmu agar bisa pensiun dini sesuai rencana.
Buat kamu yang mau FIRE, kamu sekarang bisa cek kesehatan keuangan kamu di sini. Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya kamu bisa FIRE sesuai dengan kebutuhan kamu.
Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1.
Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk mencapai FIRE.
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!
Baca juga: 5 Realita VS Ekspektasi Keuangan dalam Hubungan Rumah Tangga