Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Cara Hitung THR untuk Lebaran: Mudik, Belanja, dan Tabungan

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 12 Maret 2026 | 369 dilihat

Cara Hitung THR untuk Lebaran: Mudik, Belanja, dan Tabungan

Agar THR nggak langsung habis saat Lebaran, simak cara menghitung THR untuk kebutuhan mudik, belanja, dan alokasi tabungan secara bijak!

Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali dianggap sebagai dana yang bebas digunakan untuk apa saja. Padahal, jika dikelola dengan baik, tunjangan ini bisa lebih produktif seperti menutup utang, memenuhi kebutuhan lebaran hingga menambah porsi menabung dan berinvestasi. 

Baca juga: THR Cair, Jangan Lupa bikin Prioritas Biar ga Boncos

Cara Hitung THR untuk Lebaran

Menghitung THR untuk keperluan lebaran dan menambah tabungan bisa dilakukan dengan menggunakan metode budgeting, salah satunya metode 50-30-20. 

Prinsip metode ini adalah membagi uang ke tiga kategori utama: kebutuhan, keinginan, dan tujuan finansial. Dengan pembagian yang jelas, THR bisa digunakan untuk kebutuhan Ramadan dan mudik, sekaligus memberi ruang untuk menambah tabungan atau investasi.

1. 50% untuk Kebutuhan Ramadan dan Lebaran

Sebagian terbesar dari THR sebaiknya dialokasikan untuk kebutuhan utama yang berkaitan dengan Ramadan dan Lebaran. Pos ini mencakup pengeluaran yang memang sulit dihindari selama momen hari raya.

Beberapa kebutuhan yang biasanya masuk dalam kategori ini antara lain zakat, biaya mudik, kebutuhan konsumsi keluarga, hingga belanja kebutuhan rumah tangga untuk Lebaran. 

Dengan membatasi sekitar setengah dari THR untuk kebutuhan utama, kamu tetap memiliki ruang untuk mengatur pengeluaran lain tanpa membuat keuangan terlalu terbebani.

2. 30% untuk Tabungan dan Investasi

Agar THR tidak habis untuk konsumsi, sebagian dana sebaiknya dialokasikan untuk tujuan finansial jangka panjang. Pos ini bisa digunakan untuk menambah tabungan, memperkuat dana darurat, atau mulai berinvestasi sesuai kemampuan.

Menyisihkan dana untuk masa depan membuat THR memiliki manfaat yang lebih berkelanjutan. Selain itu, langkah ini juga membantu menjaga kondisi keuangan tetap stabil setelah momen Lebaran berlalu.

3. 20% untuk Keinginan atau Pelunasan Utang

Sisa dana dapat digunakan untuk keinginan atau untuk melunasi utang yang dimiliki. Keinginan saat menjelang lebaran, seperti membeli baju baru untuk lebaran dan lain-lain.

Pos ini penting karena memberi ruang untuk menikmati suasana Ramadan dan Lebaran tanpa rasa bersalah. Selama tetap dalam batas yang telah ditentukan, pengeluaran untuk keinginan tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu rencana keuangan secara keseluruhan.

Namun, jika kamu masih memiliki utang, sebaiknya prioritaskan untuk melunasinya terlebih dahulu sebelum menggunakan dana untuk kebutuhan yang bersifat keinginan.

Membayar utang lebih awal dapat membantu mengurangi beban finansial di masa depan, terutama jika utang tersebut memiliki bunga atau biaya tambahan.

Dengan melunasi utang lebih dulu, kondisi keuangan akan menjadi lebih ringan dan stabil. Selain itu, kamu juga dapat menghindari penumpukan kewajiban yang bisa mengganggu perencanaan keuangan setelah lebaran.

Mengelola THR dengan bijak bukan berarti membatasi kebahagiaan. Justru dengan perencanaan yang matang, kamu bisa menikmati Lebaran dengan tenang sekaligus memperkuat kondisi dan kesehatan keuangan untuk jangka panjang.

Penasaran seberapa sehat finansialmu? Sekarang cek kondisi finansial sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up yang bisa memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.

Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.

Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyFIT!

Baca juga: 30 Ucapan Lebaran Penuh Makna Kemenangan


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page