Emas masih menjadi top of mind aset investasi di kalangan masyarakat apalagi tren harganya yang terus mengalami kenaikan sehingga aset ini banyak diburu orang.
Dalam praktiknya, investasi emas bisa dilakukan dalam beberapa cara, seperti emas batangan, emas perhiasan, hingga emas digital. Namun investor tetap waspada karena ada potensi emas yang dibeli tidak asli.
Ketidakaslian ini terutama jika yang dibeli adalah emas batangan atau emas perhiasan. Untuk itu, kamu perlu tahu bagaimana mengetahui mana emas asli dan mana emas palsu.
Baca juga: 7 Keuntungan Investasi Emas dan Kekurangannya, Sudah Tahu?
Cara Mengetahui Emas Asli atau Palsu
Hal pertama yang harus dilakukan untuk menghindarkan diri dari emas palsu adalah dengan membelinya dari tempat yang kredibel. Misalnya kamu bisa beli dari Butik Emas Antam, Butik Emas Logam Mulia, atau Pegadaian.
Jika ternyata membeli di tempat lain, pastikan kamu mengecek kondisi fisik emas. Dalam hal ini, ada beberapa cara mengetahui keaslian emas hanya dalam waktu singkat.
1. Ciri Fisik Emas
Emas itu punya ciri fisik yang khas. Dari segi warna, emas asli memiliki warna kuning cerah dan mengkilap. Selain itu, emas juga anti korosi, jadi jangan diterima jika emas yang kamu beli ternyata berkarat.
Berikutnya, emas asli biasanya punya cap atau stempel yang menunjukkan tingkat kemurniannya, misalnya 24K, 22K, 18K, atau 14K.
Stempel terletak di bagian tersembunyi, seperti di bagian dalam cincin atau di bagian belakang kalung. Pastikan cap atau stempel ini terlihat jelas dan tidak mudah hilang.
2. Cek dengan Magnet
Emas itu tidak bersifat magnetis. Artinya emas asli tidak akan tertarik oleh magnet. Maka, untuk menguji keasliannya, kamu bisa pakai magnet kecil. Jika emas tidak tertarik magnet, maka bisa dipastikan itu asli.
Sebaliknya, jika emas tertarik oleh magnet, kemungkinan besar itu bukan emas murni atau bahkan bukan emas sama sekali, melainkan logam lain yang dilapisi emas.
3. Pakai Asam Nitrat
Asam nitrat adalah zat kimia yang mudah larut dalam air. Fungsinya banyak, salah satunya bisa digunakan untuk cek keaslian emas.
Caranya, teteskan cairan asam nitrat ke arah emas, jika tidak ada reaksi dan tetap berwarna, maka emas itu asli.
Sebaliknya, jika emas tersebut palsu atau hanya berlapis emas, logam di bawahnya akan bereaksi dengan asam nitrat dan berubah warna, biasanya menjadi hijau atau coklat.
4. Gosokkan ke Keramik
Cara sederhana lain adalah dengan menggosok emas pada permukaan keramik tanpa glasir atau batu.
Emas asli akan meninggalkan goresan berwarna emas, sementara emas palsu biasanya akan meninggalkan goresan berwarna hitam atau abu-abu.
Sebagai catatan, cara ini bisa sedikit merusak emas, jadi lakukan dengan hati-hati atau pada bagian yang tidak terlihat.
5. Periksa Berat dan Kepadatan Emas
Emas memiliki kepadatan yang tinggi, sehingga cenderung lebih berat daripada logam lain dengan ukuran yang sama.
Kamu bisa menimbang emas dan membandingkan beratnya dengan barang emas serupa yang sudah diketahui keasliannya.
Cara lain adalah dengan mengukur volume emas, misalnya, dengan mencelupkannya dalam air dan mengukur perpindahan air, lalu membandingkan hasilnya dengan beratnya untuk menghitung kepadatan.
Jika kepadatan tidak sesuai dengan kepadatan emas murni (sekitar 19,3 g/cm³ untuk emas 24 karat), kemungkinan besar emas tersebut palsu.
Baca juga: Cara Investasi Emas di Pegadaian, Ini Syarat hingga Keuntungan
Investasi Emas Tanpa Khawatir Asli atau Palsu
Bisa nggak sih investasi emas tapi nggak pakai khawatir asli atau palsu? Jawabannya bisa, yaitu dengan memilih investasi emas digital.
Emas digital adalah emas yang disimpan dalam bentuk digital. Investasi emas digital memiliki potensi yang besar di masa mendatang, dengan banyak keuntungan yang ditawarkan.
Selain dijamin keasliannya, kamu nggak perlu menyimpan emas fisik di rumah atau menyewa brankas di bank. Hal ini tentu lebih fleksibel, karena kamu bisa memiliki emas sebanyak mungkin tanpa repot memikirkan penyimpanannya.
Gimana cara investasi emas digital? Gampang, kamu hanya perlu download aplikasi tertentu dan mulai berinvestasi emas di dalamnya. Salah satunya dengan membuka Tabungan Emas dari OCBC.
Tabungan Emas OCBC adalah produk dan layanan berbasis Syariah yang memungkinkan Nasabah untuk melakukan kegiatan investasi emas secara digital.
Produk Tabungan Emas ini menawarkan banyak keuntungan, seperti:
- Terjangkau, bisa menabung emas mulai dari Rp10 Ribu.
- Aman, karena fisik emas dijamin 100% oleh Pegadaian.
- Mudah, semua transaksi jual dan beli emas bisa dilakukan melalui OCBC mobile.
- Emas bisa dicetak menjadi emas fisik dengan mudah melalui Pegadaian.
- Harga emas stabil dan terlindung dari inflasi maupun deflasi.
- Rendah risiko karena tidak mengalami penyusutan jangka panjang.
Cara membuka Tabungan Emas di OCBC mobile juga cukup mudah, yaitu:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih Menu Investasi
- Pilih Emas dan klik Mulai
- Tentukan Kantor Cabang Pegadaian dan Lanjut
- Masukkan nominal pembelian, lalu pilih nomor rekening pendebetan
- Masuk ke menu Ringkasan Transaksi, lalu setujui Syarat & Ketentuan
- Masukkan PIN dan status transaksi pembelian berhasil!
Itulah ulasan mengenai tabungan emas digital. Sebelum memutuskan investasi pada emas, sebaiknya kamu mengetahui seberapa sehat kondisi finansialmu.
Mengetahui kondisi kesehatan finansial akan membantumu mengambil keputusan akan investasi pada emas batangan, emas fisik, atau perhiasan, termasuk kuantitasnya.
Nah dalam hal ini, kamu bisa cek kondisi finansial dengan mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh! Nyala Trainer akan membantu dalam sesi konsultasi 1 on 1 dengan menganalisa kesehatan keuangan kamu.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: 8 Cara Investasi Emas untuk Pemula yang Mudah dan Praktis