Literasi keuangan merupakan wawasan penting yang harus dimiliki semua orang, termasuk Gen Z yang baru mulai bekerja dan berpenghasilan. Berikut beberapa alasan Gen Z harus punya literasi keuangan!
Generasi Z atau Gen Z merupakan generasi yang baru saja masuk dunia kerja. Bahkan belum semua, sebagiannya masih bergelut dengan kuliah.
Meski begitu, Gen Z banyak memunculkan tren dalam kehidupan. Termasuk soal keuangan, ada banyak prinsip yang mereka anut, seperti Yolo, Fomo, dan Fopo, soft saving, slow living, hingga doom spending.
Di satu sisi, prinsip Gen Z dalam mengelola uang memang terkesan baik. Mereka berupaya untuk menjaga keseimbangan dalam hidup, dengan melakukan apapun yang digemari saat ini, tanpa merisaukan masa depan.
Namun, pengelolaan uang yang sembrono juga bukan tindakan yang baik. Menikmati hidup memang perlu, tetapi mempersiapkan kehidupan yang baik untuk masa depan juga sangat penting.
Di samping itu, alasan Gen Z menerapkan prinsip-prinsip tersebut karena mereka tidak punya wawasan yang memadai tentang keuangan. Ya, Gen Z harus punya literasi keuangan yang memadai agar tidak sembarangan mengeluarkan duit.
Baca juga: Financial Planning untuk Gen Z yang Punya Prinsip Yolo, Fomo, dan Fopo
Pentingnya Literasi Keuangan untuk Gen Z
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dalam mengambil keputusan terkait keuangan.
Dengan literasi keuangan, seseorang akan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang. Mereka jadi tidak hanya fokus pada kesenangan jangka pendek, tetapi juga mulai memikirkan dan menyiapkan masa depan.
Hasil dari literasi keuangan antara lain menjadikan seseorang lebih disiplin soal uang, punya tujuan keuangan yang jelas, anggaran bulanan yang dipatuhi, punya tabungan dan portofolio investasi, serta memiliki dana darurat yang memadai.
Berikut ini beberapa alasan pentingnya literasi keuangan bagi Gen Z yang baru saja memasuki dunia kerja.
1. Menghindari Masalah Utang
Tanpa literasi keuangan, Gen Z rentan terjebak dalam utang konsumtif, seperti pinjaman online, kartu kredit, atau cicilan tanpa perencanaan matang.
Literasi keuangan membantu Gen Z memahami cara mengelola utang secara bijak dan menghindari kredit macet yang akan merusak stabilitas finansial jangka panjang.
2. Memastikan Keuangan Tetap Sehat
Pemahaman tentang pengelolaan keuangan memungkinkan Gen Z untuk membuat anggaran, menabung, dan berinvestasi secara terencana.
Tanpa wawasan ini, Gen Z bisa saja menghabiskan uang tanpa kendali, yang pada akhirnya mengganggu cash flow bulanan dan menyebabkan masalah finansial.
3. Persiapan untuk Masa Depan
Gen Z yang melek literasi keuangan dapat mempersiapkan dana darurat, tabungan pensiun, atau investasi untuk masa depan.
Sebaliknya, kurangnya wawasan ini membuat mereka berisiko tidak siap menghadapi situasi darurat atau kebutuhan jangka panjang.
4. Mengurangi Dampak Gaya Hidup Konsumtif
Era digital membuat Gen Z terpapar tren konsumtif seperti belanja online dan gaya hidup mewah.
Literasi keuangan membantu mereka memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan, sehingga dapat hidup sesuai kemampuan tanpa tekanan sosial.
5. Meningkatkan Peluang Kekayaan
Dengan literasi keuangan, Gen Z dapat memanfaatkan berbagai peluang untuk meningkatkan kekayaan, seperti investasi saham, reksa dana, atau bisnis sampingan.
Tanpa pemahaman ini, mereka mungkin melewatkan peluang finansial yang penting atau malah melakukan investasi yang merugikan.
Baca juga: Tips Atur Pengeluaran Saat Liburan Agar Kantong Nggak Bolong
Tips Meningkatkan Literasi Keuangan
Ada banyak cara yang bisa ditempuh dalam meningkatkan literasi keuangan. Apalagi sekarang sudah serba mudah dalam mendapat informasi dengan bantuan teknologi.
Berikut beberapa cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan pada Gen Z.
1. Ikut Pelatihan atau Seminar
Mengikuti pelatihan, webinar, atau seminar tentang pengelolaan keuangan dapat memberikan pemahaman dasar tentang cara membuat anggaran, menabung, berinvestasi, dan mengelola utang.
Banyak lembaga keuangan dan platform edukasi menyediakan program ini secara gratis atau dengan biaya terjangkau. Salah satunya Ruang meNYALA dengan Kelas Finansial yang digelar setiap pekan.
2. Membaca Buku dan Artikel Keuangan
Memperkaya pengetahuan melalui buku, blog, atau artikel keuangan yang ditulis oleh para ahli adalah cara yang efektif untuk memahami konsep keuangan dengan lebih mendalam.
Topik seperti investasi, manajemen utang, dan perencanaan pensiun sering dibahas dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Salah satu yang bisa dijadikan rujukan adalah platform Ruang meNyala, yang menyediakan berbagai konten tentang keuangan, mulai dari artikel, video, hingga podcast.
3. Menggunakan Aplikasi Pengelola Keuangan
Manfaatkan teknologi dengan menggunakan aplikasi keuangan untuk mencatat pengeluaran, membuat anggaran, atau belajar tentang investasi.
Beberapa aplikasi bahkan menyediakan fitur edukasi yang membantu pengguna memahami keuangan dengan cara yang interaktif.
4. Mengundang Tim Ruang Menyala ke Kantor
Cara berikutnya untuk meningkatkan literasi keuangan adalah mengundang Tim Ruang Menyala Goes To Office ke kantor tempatmu bekerja.
Terkait hal ini, kamu bisa usulkan program ini kepada Tim HR di kantor untuk menambah literasi keuangan kepada seluruh karyawan.
MeNYALA Goes To Office (MGTO) adalah program dari Ruang MeNyala yang mengajak kantor kamu untuk berkolaborasi membuat aktivitas yang seru dan fun dengan membahas berbagai topik finansial secara ringan, terkini, dan berbobot.
Melalui program ini, kantormu akan mendapatkan beberapa benefit, antara lain pembicara profesional dari OCBC, Sesi 1-on-1 Konsultasi Finansial dengan Financial Planner bersertifikasi gratis, serta Financial Check Up gratis.
Syarat dan cara mengikuti program ini juga sangat mudah, yaitu:
- Buka link pendaftaran ini; lakukan pendaftaran selaku PIC kantor
- Klik “Daftar”, lalu lengkapi data kantor, termasuk data diri karyawan;
- Minimum karyawan yang bisa mengikuti program adalah 50 orang;
- Kantor harus berada di wilayah Jabodetabek;
- Karyawan peserta harus bersedia menjadi member Ruang meNYALA.
Kantor yang terpilih akan dihubungi oleh tim Ruang meNYALA melalui nomor berikut: 0852-8157-8178.
Selain program kolaborasi, Ruang meNYALA juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang ingin memeriksa kesehatan finansial melalui program Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1.
Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu.
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!
Baca juga: Ini 7 Kesalahan Keuangan Gen Z yang Tidak Boleh Dilakukan