Pilot merupakan salah satu profesi di dunia penerbangan. Bagaimana tidak, seorang pilot punya image yang keren saat bekerja dan dikenal bergaji besar.
Namun, di balik image pilot yang keren itu, ada tugas dan tanggung jawab yang besar. Mereka harus menerbangkan pesawat penuh penumpang ke tujuan dengan selamat.
Untuk itu, jika kamu tertarik menjadi pilot, maka cari tahu dulu segala sesuatu tentang profes ini. Tujuannya agar kamu lebih paham dan nggak cuma FOMO ingin jadi pilot!
Baca juga: 20 Peluang Usaha Anak Muda Bermodal Kecil yang Menjanjikan
Tugas dan Tanggung Jawab Pilot
Seorang pilot tidak hanya menerbangkan pesawat saja. Pilot juga seorang kapten atau pemimpin dalam sebuah penerbangan.
Dengan begitu, seorang pilot juga bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan penerbangan, serta harus mampu mencegah potensi gangguan selama penerbangan berlangsung.
Berikut ini beberapa tugas dan tanggung jawab pilot yang perlu kamu ketahui!
1. Menerbangkan Pesawat
Tugas utama pilot tentu saja menerbangkan pesawat dari titik keberangkatan sampai tujuan dengan aman.
Namun lebih dari itu, pilot juga harus mematuhi jalur udara, mengikuti instruksi dari menara pengawas, dan memastikan semua prosedur penerbangan dipatuhi.
2. Melakukan Pemeriksaan
Sebelum pesawat lepas landas, pilot wajib memeriksa kondisi pesawat, mulai dari sistem navigasi, bahan bakar, mesin, hingga cuaca. Setelah mendarat, pilot juga harus mengecek apakah ada masalah selama penerbangan yang perlu ditindaklanjuti.
3. Memastikan Keselamatan Penumpang dan Kru
Seorang pilot bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan semua orang di dalam pesawat. Dalam kondisi darurat, pilot harus bisa mengambil keputusan cepat untuk menghindari risiko.
4. Berkomunikasi dengan Air Traffic Control (ATC)
Selama penerbangan, pilot harus terus berkomunikasi dengan petugas ATC untuk mendapat instruksi, informasi cuaca, dan izin jalur terbang. Koordinasi ini penting banget supaya pesawat nggak berbenturan jalur dengan pesawat lain.
Baca juga: Estimasi Biaya & Tips Liburan Singapura Murah Ala Backpacker
Gaji Pilot di Indonesia
Menjadi seorang pilot dimulai dengan mendaftarkan diri pada sekolah pilot yang terakreditasi. Kamu harus memenuhi persyaratan yang diajukan, baik persyaratan fisik, mental, maupun pemberkasan.
Setelah diterima di sekolah pilot, kamu akan menjalani pendidikan secara teori maupun praktik di lapangan. Kamu akan diuji untuk menerbangkan pesawat hingga mendapatkan lisensi penerbangan yang bisa digunakan sesuai peruntukan.
Jika sudah punya lisensi, maka karirmu sebagai pilot bisa dimulai. Lalu berapa rata-rata gaji pilot di Indonesia?
Secara umum, besaran gaji pilot dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu maskapai tempatnya bekerja, total jam terbang, dan pangkat atau jabatan yang diemban.
Ya, kamu nggak salah baca! Seorang pilot itu juga punya jenjang karir yang akan sangat mempengaruhi gaji yang diterima. Berikut jenjang karir pilot dan estimasi gaji yang diterima:
- Second Officer (SO), jenjang karir pertama setelah lulus sekolah pilot. SO hanya diizinkan menerbangkan pesawat kecil dengan didampingi kapten. Estimasi gajinya sekitar Rp15-20 Juta.
- First Officer (FO), jenjang ini lebih dikenal dengan istilah co-pilot, tugasnya menerbangkan pesawat dengan supervisi dari kapten. Estimasi gajinya sekitar Rp30-40 Juta.
- Captain, merupakan jenjang karir pilot tertinggi, estimasi gajinya di atas Rp45 Juta.
Baca juga: Cara Mudah Menjadi MUA Wedding Profesional
Mengelola Gaji Pilot Biar Makin Kaya
Gaji pilot yang besar memang menggiurkan, tapi jangan sampai kamu terlena sehingga menghamburkannya. Ada baiknya gaji itu dikelola dengan baik, agar kekayaan makin meningkat. Begini tipsnya!
1. Jangan Utamakan Gengsi
Banyak orang ingin menjadi pilot karena tergiur gajinya yang besar. Nggak salah memang, tapi jangan jadikan gaji besar itu hanya satu-satunya motivasi dan melupakan risiko yang bisa saja terjadi di masa depan.
Setiap pekerjaan itu punya risiko, begitu pula dengan pekerjaan sebagai pilot. Masih ingat saat pandemi COVID-19 melanda? Dunia penerbangan jadi salah satu sektor yang lumpuh, dan otomatis berdampak pada profesi pilot.
Oleh karena itu, pilih pekerjaan yang benar-benar kamu pahami dan kuasai. Jika itu adalah pilot, jangan jadikan gaji besarnya sebagai alasan untuk foya-foya, tanpa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
2. Buat Anggaran Bulanan
Meski gaji pilot termasuk besar, bukan berarti bebas belanja seenaknya. Justru semakin besar penghasilan, makin besar pula potensi pengeluaran yang nggak terasa.
Makanya, penting untuk membuat anggaran bulanan yang sesuai kebutuhan. Mulai dari alokasi untuk biaya hidup, cicilan, tabungan, sampai dana hiburan.
3. Prioritaskan Investasi Jangka Panjang
Gaji yang besar bisa jadi bekal masa depan kalau dikelola dengan benar. Salah satunya dengan rutin berinvestasi. Kamu bisa pilih instrumen yang sesuai profil risiko, seperti reksa dana, saham, atau properti.
Fokus pada investasi jangka panjang, bukan sekadar cari untung cepat. Dengan begitu, nilai kekayaanmu akan terus bertambah meski suatu saat sudah nggak aktif terbang lagi.
4. Siapkan Dana Darurat dan Asuransi
Profesi pilot tetap punya risiko, baik dari sisi kesehatan maupun perencanaan karir. Jadi, penting banget punya dana darurat yang cukup, minimal 6 kali pengeluaran bulanan.
Selain itu, miliki asuransi kesehatan dan jiwa untuk perlindungan finansial jika hal tak terduga terjadi. Ini langkah dasar supaya keuangan tetap aman di situasi sulit.
5. Tingkatkan Literasi Keuangan
Nggak cukup cuma punya uang, kamu juga harus paham cara mengelolanya. Banyak pilot yang terlena dengan penghasilan besar tapi akhirnya bingung ke mana uangnya pergi.
Mulailah rutin baca buku keuangan, ikut seminar, atau belajar dari konsultan finansial. Makin paham soal uang, makin bijak kamu dalam mengambil keputusan finansial.
Terkait literasi keuangan ini, kamu bisa mendapatkannya dari berbagai platform, salah satunya dari Ruang meNYALA.
Dengan menerapkan beberapa tips di atas, kondisi finansial kamu sebagai tukang parkir pesawat akan stabil dan sehat, sehingga bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Penasaran dengan kondisi kesehatan finansial kamu saat ini? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Menabung Bareng Pacar, Boleh Nggak Sih?