Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Segini Gaji Guru Sekolah Internasional di Indonesia, Tertarik Daftar?

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 9 Juni 2025 | 16K dilihat

Segini Gaji Guru Sekolah Internasional di Indonesia, Tertarik Daftar?

Lembaga pendidikan atau sekolah itu dibagi dalam beberapa kategori. Ada sekolah negeri, sekolah swasta, hingga sekolah internasional. Setiap kategori punya sistem penggajian masing-masing. 

Misalnya, guru PNS di sekolah negeri akan mendapatkan gaji sesuai dengan pangkat dan golongannya sebagai Aparatur Sipil Negara (PNS). Gajinya akan semakin tinggi dengan kenaikan pangkat. 

Sementara guru di sekolah swasta dan internasional akan mendapat gaji berdasarkan jam mengajar dan jabatan yang diemban. Semakin banyak jam, maka gajinya akan semakin tinggi. 

Baca juga: Apa Itu Uang Dingin?

Gaji Guru Sekolah Internasional

Sekolah internasional adalah sekolah swasta yang menerapkan kurikulum global seperti International Baccalaureate, Edexcel, Cambridge International Examinations, dan sebagainya. 

Selain itu, sekolah dianggap sebagai sekolah internasional jika memenuhi beberapa persyaratan dari International Association of Librarianship (IASL). Dalam kongres IASL 2009 di Italia, syarat sekolah internasional antara lain:

  • Kemampuan pendidikan siswa antar sekolah internasional.
  • Warga sekolah yang bergerak aktif.
  • Badan siswa multinasional dan multibahasa.
  • Kurikulum internasional.
  • Memperoleh akreditasi internasional.
  • Pendaftaran siswa tidak selektif.
  • Menggunakan bahasa Inggris atau Prancis, dan ditambah mengambil satu bahasa tambahan.

Biaya sekolah internasional cenderung lebih tinggi dibanding sekolah swasta biasa. Lalu berapa gaji gurunya? 

Tentu nominal gaji guru di sekolah internasional sangat bervariasi. Namun jika dirata-rata, gajinya bisa lebih tinggi dibanding gaji guru di sekolah yang tidak internasional. 

Melansir berbagai sumber, gaji guru sekolah internasional ternama di Indonesia berkisar antara Rp7 - 25 Juta. Faktor seperti daerah tempat sekolah beroperasi juga akan berpengaruh pada nominal gaji gurunya. 

Selain itu, sekolah internasional biasanya juga memiliki guru asing. Mereka didatangkan khusus dari negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan sebagainya. 

Nah guru-guru yang datang dari luar negeri ini tentu memiliki gaji yang lebih tinggi dibanding guru lokal. Pasalnya, mereka datang dengan kualifikasi yang jauh lebih tinggi juga. 

Adapun guru asing yang mengajar di sekolah internasional di Indonesia bisa memperoleh gaji antara Rp50 - 100 Juta per bulan!

Baca juga: Pahami Pentingnya Persiapan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Mengelola Gaji agar Lebih Sejahtera

Gaji guru sekolah internasional memang cukup besar. Namun bukan berarti bisa dihabiskan begitu saja. Kamu tetap perlu menabung dan mempersiapkan masa depan yang lebih sejahtera. 

Berikut tips mengelola gaji untuk guru sekolah internasional yang bisa kamu terapkan!

1. Bagi Gaji dalam Pos-pos Keuangan

Tips pertama, pisahkan gaji ke dalam pos-pos keuangan, meliputi kebutuhan pokok, tabungan dan investasi, dana darurat, dan gaya hidup. 

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan sistem 50-30-20 atau buat persentase sendiri sesuai kebutuhan. Pastikan dana yang dialokasikan untuk tabungan dan masa depan tidak tergerus belanja impulsif.

2. Investasi ke Aset Produktif

Mengajar di lingkungan internasional membuat guru terpapar gaya hidup global, mulai dari gadget terbaru hingga liburan mewah. Boleh saja menikmati hasil kerja, tapi sebaiknya tetap utamakan investasi.

Mulailah dengan investasi yang kamu pahami, saham, reksa dana, logam mulia, atau properti kecil-kecilan. Pastikan aset yang kamu pilih sesuai dengan profil risiko investasimu. 

Bahkan kamu bisa menyisihkan sebagian penghasilan untuk membuka usaha sampingan yang tidak mengganggu pekerjaan utama. Jadi, uangmu tidak hanya “berjalan,” tapi juga tumbuh.

3. Manfaatkan Fasilitas Sekolah

Sekolah internasional biasanya memberikan berbagai fasilitas untuk guru, mulai dari asuransi kesehatan, pelatihan gratis, hingga subsidi makan atau tempat tinggal. Jangan sia-siakan hal ini!

Ketika kebutuhan penting sudah ditanggung sekolah, kamu bisa mengalokasikan lebih banyak dana ke hal yang lebih produktif. Jangan ragu memanfaatkan fasilitas sekolah untuk pengembangan diri!

4. Tingkatkan Literasi Keuangan

Sebagai pendidik, penting juga untuk terus belajar, termasuk dalam urusan keuangan pribadi. Ikuti webinar keuangan, baca buku atau ikut pelatihan manajemen keuangan.

Pahami instrumen investasi, cara merencanakan pensiun, hingga bagaimana mengelola pajak. Harapannya, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak soal uang dan masa depan. 

Belajar tentang pengelolaan keuangan adalah investasi yang berharga. Ikuti seminar, baca buku, atau konsultasi dengan ahli keuangan untuk memahami cara mengoptimalkan pendapatan dan aset. 

Pemahaman yang lebih baik akan membantu dalam mengambil keputusan finansial yang tepat. Kamu bisa mendapatkan literasi keuangan salah satunya dari Ruang meNYALA

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, kondisi finansial guru bisa semakin stabil dan sehat, sehingga bisa mempersiapkan masa pensiun yang lebih baik. 

Penasaran dengan kondisi kesehatan finansialmu saat ini? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA. 

Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.

Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh! 

Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.

Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.

Baca juga: Menabung Bareng Pacar, Boleh Nggak Sih?


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page