Evaluasi perjalanan usaha atau bisnis merupakan suatu keharusan. Dengan evaluasi, pengusaha bisa mengetahui apakah usahanya sudah berjalan sebagaimana mestinya, sudah menguntungkan atau belum, dan sebagainya.
Di antara berbagai hal yang bisa dievaluasi, laporan posisi keuangan merupakan tools yang paling utama. Pasalnya, laporan posisi keuangan ini akan memberikan gambaran yang jelas terkait kondisi keuangan usaha.
Dari laporan ini, pengusaha bisa mengambil keputusan bisnis ke depan, seperti apakah usaha sudah menguntungkan, kapan harus menambah karyawan, ekspansi usaha, mencari investor atau pembiayaan baru, dan seterusnya.
Baca juga: 12 Ide Usaha Sampingan Karyawan, Untung Meski Minim Modal!
Apa Itu Laporan Posisi Keuangan?
Laporan Posisi Keuangan (atau yang dulu dikenal sebagai neraca) adalah salah satu laporan keuangan utama yang menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pada suatu titik waktu tertentu.
Dalam laporan ini ditunjukkan tiga elemen penting: aset, liabilitas, dan ekuitas. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kekayaan, kewajiban, dan nilai bersih perusahaan.
Informasi yang terkandung di dalam laporan posisi keuangan disebut akun. Setiap akun dikategorikan berdasarkan likuiditasnya.
Pertama menunjukkan kelompok akun dengan likuiditas paling banyak, kemudian diikuti oleh akun dengan likuiditas rendah hingga sampai pada akun yang tidak memiliki likuiditas.
Rumus dasar dalam menghitung laporan posisi keuangan adalah:
Aset = Liabilitas + Ekuitas
Rumus ini harus selalu seimbang, artinya total nilai aset harus sama dengan jumlah kewajiban ditambah dengan modal pemilik.
Jika tidak seimbang, kemungkinan ada kesalahan pencatatan atau perhitungan dalam laporan keuangan.
Baca juga: 10 Ide Usaha di Kampung yang Unik dan Menjanjikan
Fungsi Laporan Posisi Keuangan
Setiap laporan tentu punya fungsi, begitu pula dengan laporan posisi keuangan ini. Nah berikut ini beberapa fungsi utama laporan posisi keuangan bagi pergerakan bisnismu!
1. Beri Gambaran Kondisi Keuangan
Laporan ini menunjukkan apa saja yang kamu miliki (aset), berapa banyak kewajiban yang harus dibayar (liabilitas), dan berapa nilai bersih dari usahamu (ekuitas).
Dari ketiga kondisi ini, kamu bisa tahu apakah bisnismu berada dalam kondisi yang sehat secara finansial atau perlu perbaikan.
2. Membantu Mengambil Keputusan
Laporan posisi keuangan bisa jadi acuan saat kamu ingin mengambil langkah penting, seperti membeli aset baru, menambah modal, atau mengajukan pendanaan.
Dengan data yang jelas, keputusan yang kamu ambil jadi lebih terukur dan minim risiko. Selain itu, laporan ini juga bisa meningkatkan transparansi, sehingga calon pendana atau investor lebih percaya.
3. Menumbuhkan Kepercayaan Eksternal
Kalau kamu bekerja sama dengan investor, supplier, atau mengajukan pinjaman ke bank, laporan ini bisa menunjukkan bahwa keuangan usahamu dikelola dengan baik.
Baca juga: 10 Peluang Usaha Menjanjikan di 2025 yang Cocok untuk Pemula
Komponen dalam Laporan Posisi Keuangan
Seperti dikemukakan di atas, laporan posisi keuangan terdiri dari tiga komponen utama, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas. Berikut penjelasan masing-masing komponen.
1. Aset
Merupakan semua sumber daya yang dimiliki perusahaan dan diharapkan memberikan manfaat ekonomi di masa depan. Aset dibagi menjadi:
- Aset Lancar: kas, piutang, persediaan, dan aset lain yang bisa dikonversi menjadi kas dalam waktu satu tahun.
- Aset Tidak Lancar: aset tetap seperti bangunan, kendaraan, mesin, serta aset tak berwujud seperti hak paten atau goodwill.
2. Liabilitas (Liabilities)
Kewajiban perusahaan terhadap pihak lain yang harus dibayar dalam bentuk uang, barang, atau jasa. Terbagi menjadi:
- Liabilitas Jangka Pendek: utang dagang, beban yang masih harus dibayar, pinjaman jangka pendek.
- Liabilitas Jangka Panjang: utang bank jangka panjang, obligasi, atau kewajiban lainnya yang jatuh temponya lebih dari satu tahun.
3. Ekuitas (Equity)
Merupakan hak residual pemilik terhadap aset perusahaan setelah dikurangi semua liabilitas. Bisa berasal dari:
- Modal disetor
- Laba ditahan
- Tambahan modal lainnya
Itulah penjelasan mengenai laporan posisi keuangan. Kondisi keuangan yang baik merupakan ciri perusahaan yang menguntungkan dan menghasilkan cuan!
Selain mengejar cuan, perusahaan dan pengusaha perlu meningkatkan keterampilan karyawan, agar berdampak bagi produktivitas dan kehidupan mereka.
Salah satu yang bisa ditanamkan perusahaan kepada karyawan adalah dengan mengenalkan literasi keuangan. Harapannya, keuangan karyawan bisa lebih sehat dengan perencanaan yang baik, sehingga produktivitas mereka juga meningkat.
Nah jika kamu seorang karyawan dan ingin belajar literasi finansial, kamu bisa usulkan kantormu untuk berkolaborasi dalam program MeNYALA Goes To Office (MGTO) dari Ruang meNYALA, loh!
MeNYALA Goes To Office (MGTO) adalah program dari Ruang MeNyala yang mengajak kantor kamu untuk berkolaborasi membuat aktivitas yang seru dan fun dengan membahas berbagai topik finansial secara ringan, terkini, dan berbobot.
Melalui program ini, kantormu akan mendapatkan beberapa benefit, antara lain pembicara profesional dari OCBC, Sesi 1-on-1 Konsultasi Finansial dengan Financial Planner bersertifikasi gratis, serta Financial Check Up gratis.
Syarat dan cara mengikuti program ini juga sangat mudah, yaitu:
- Buka link pendaftaran ini; lakukan pendaftaran selaku PIC kantor
- Klik “Daftar”, lalu lengkapi data kantor, termasuk data diri karyawan;
- Minimum karyawan yang bisa mengikuti program adalah 50 orang;
- Kantor harus berada di wilayah Jabodetabek;
- Karyawan peserta harus bersedia menjadi member Ruang meNYALA.
Kantor yang terpilih akan dihubungi oleh tim Ruang meNYALA melalui nomor berikut: 0852-8157-8178.
Selain program kolaborasi, Ruang meNYALA juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang ingin memeriksa kesehatan finansial melalui program Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1.
Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu.
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!
Baca juga: Panduan dan Contoh Cara Menghitung Bagi Hasil Usaha Kuliner