Dapatkan panduan lengkap cara menghitung modal awal dengan mudah dan tepat. Pelajari rumus, langkah-langkah, hingga tips mengumpulkan modal untuk usaha.
Mendirikan usaha bisa menjadi alternatif bagi kamu yang punya jiwa wirausaha. Dengan menjalankan usaha, kamu bisa memiliki kebebasan dalam bekerja tanpa harus terikat dengan aturan kantor.
Namun demikian, mendirikan usaha bukan perkara mudah. Kamu perlu mempersiapkan banyak hal, mulai dari riset pasar, usaha apa yang berpotensi, menyiapkan modal awal, hingga menetapkan lokasi usaha dan target marketing.
Artikel ini secara khusus akan mengulas tentang apa itu modal awal, cara menghitung, hingga tips mengumpulkannya.
Baca juga: 4 Tahap Sukses Membuat Bisnis Autopilot yang Menguntungkan
Apa Itu Modal Awal?
Modal awal usaha adalah jumlah uang yang diperlukan untuk memulai dan menjalankan sebuah bisnis hingga mencapai titik impas atau break-even point.
Dalam praktiknya, modal awal mencakup berbagai elemen yang penting untuk memastikan operasional bisnis dapat berjalan lancar. Secara umum, modal awal terdiri dari tiga jenis modal, yaitu:
- Modal Investasi, yaitu dana yang diperlukan untuk pembelian kebutuhan bisnis di awal, seperti sewa gedung atau bangunan, alat-alat usaha esensial, dan sebagainya.
- Modal Kerja, yaitu semua dana yang diperlukan untuk membeli bahan baku usaha. Contohnya, kamu usaha kue, maka bahan yang perlu dibeli adalah tepung dan sebagainya.
- Modal Operasional, yaitu dana yang diperlukan untuk mendukung operasional usaha, seperti gaji karyawan, listrik, biaya air, pasang internet, dan sebagainya.
Modal awal merupakan gabungan dari tiga jenis modal tersebut. Sehingga ketika menyiapkan dana untuk modal usaha, kamu harus memperhatikan semua komponen tersebut.
Baca juga: Inspirasi Membuka Bisnis dengan Modal Kecil
Cara Menghitung Modal awal
Ada beberapa metode dan rumus yang bisa dilakukan untuk menghitung modal awal usaha yang efektif. Berikut ini penjelasan masing-masing metodenya.
1. Metode Pertama
Cara pertama menghitung modal awal adalah dengan menghitung semua tiga jenis modal sebagaimana dijelaskan di atas. Dengan metode ini, kamu perlu menjumlahkan investasi, modal kerja, dan biaya operasional yang diperlukan.
Rumus perhitungan modal awal menggunakan metode ini adalah dengan menjumlah modal investasi ditambah modal kerja ditambah modal operasional. Berikut gambaran rumusnya:
Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional
2. Metode Kedua
Berikutnya, kamu bisa menghitung modal awal dengan mempertimbangkan tiga unsur, yaitu laba, modal akhir, dan prive.
- Laba adalah keuntungan bersih yang didapat melalui bisnis yang akan dijalani.
- Modal akhir adalah keseluruhan dana yang diperoleh dari modal awal ditambah dengan keuntungan atau kerugian lalu dikurangi total prive.
- Prive adalah penarikan sejumlah dana yang digunakan untuk memenuhi keperluan pribadi pemilik bisnis.
Rumus perhitungan modal awal adalah modal akhir dikurangi jumlah dari laba dikurangi prive. Berikut rumusnya:
Modal Awal = Modal Akhir - (Laba + Prive)
3. Metode Ketiga
Menghitung modal awal usaha bisa dilakukan dengan menggunakan capital expenses dan operational expenses. Apa itu?
- Capital expenses adalah modal yang digunakan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan bisnis perusahaan. Termasuk peralatan-peralatan yang digunakan dalam jangka waktu lama.
- Operational expenses adalah modal awal yang dimanfaatkan untuk kepentingan operasional suatu perusahaan. Hal-hal yang termasuk operating expenses yaitu biaya sewa gedung, gaji karyawan, biaya telepon, listrik, dan lainnya.
Kamu bisa menghitung modal awal dengan metode ini berdasarkan rumus berikut:
Modal Awal = Modal Capital Expenses + Modal Operational Expenses
4. Metode Keempat
Cara menghitung modal awal selanjutnya adalah dengan menggabungkan beberapa komponen keuangan bisnis secara sekaligus, seperti beban, pajak, dan pendapatan.
- Beban adalah kewajiban yang mempengaruhi nilai ekuitas atau manfaat ekonomi dalam suatu periode akuntansi.
- Pajak adalah iuran wajib setiap pribadi maupun pelaku usaha yang harus dibayarkan pada negara.
- Pendapatan adalah penghasilan yang didapat dari bisnis yang dijalankan.
Rumus perhitungan modal usaha ini adalah dengan menjumlahkan modal akhir dikurangi seluruh pendapatan, lalu ditambah seluruh beban ditambah pajak ditambah prive. Berikut rumusnya:
Modal Awal = Modal Akhir - Seluruh Pendapatan + Seluruh Beban + Pajak + Prive
Baca juga: 5 Tips Manajemen Usaha Untuk Kembangkan Bisnis, Wajib Tahu!
Tips Mengumpulkan Modal Awal
Menyiapkan modal awal usaha membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mulai mengumpulkan modal awal usaha.
1. Buat Rencana Keuangan
Menyusun rencana keuangan adalah langkah pertama yang penting. Rencana ini harus mencakup estimasi total biaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha, termasuk biaya pendirian, operasional awal, pemasaran, dan cadangan dana untuk mengatasi situasi darurat.
2. Sisihkan Sebagian Pendapatan
Menyisihkan atau menabung sebagian dari pendapatan pribadi secara rutin adalah cara efektif untuk mengumpulkan modal. Disiplin dalam menabung akan membantu kamu mencapai target modal awal dengan lebih cepat.
3. Cara Sumber Pendanaan Tambahan
Selain menabung dari pendapatan pribadi, pertimbangkan untuk mencari sumber pendanaan tambahan seperti pinjaman modal kerja, investor, atau dana hibah untuk usaha kecil.
4. Kelola Keuangan dengan Bijak
Pengelolaan keuangan yang bijak sangat penting dalam menyiapkan modal usaha. Dalam hal ini, kamu bisa mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan mengalokasikan dana dengan efisien.
Selain itu, penting juga untuk mengetahui kondisi kesehatan finansialmu saat ini. Dengan begitu, kamu akan tahu seberapa sehat finansialmu dan bisa menentukan kapan mulai mengumpulkan modal dan berapa lama waktu yang diperlukan.
Sekarang kamu bisa mengetahui kondisi keuangan dengan melakukan tes Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA secara gratis. Kamu hanya perlu tiga menit untuk mengetahui apakah keuangan kamu sehat atau belum sehat.
Kalau sudah melakukan Financial Fitness Check Up, jangan lupa untuk konsultasikan hasilnya dengan Nyala Trainer di konsultasi konsultasi 1 on 1. Kamu bisa dapatkan secara gratis, loh!
Tinggal daftar, kamu sudah bisa mendapatkan layanan konsultasi dengan Nyala Trainer yang bisa membantu kamu menyusun strategi yang cermat untuk mengatasi permasalahan keuangan. Yuk, kelola keuangan dengan Ruang meNYALA sekarang juga untuk raih #FinanciallyFit!
Baca juga: Cara Memasarkan Produk Bisnis Secara Online