Summary
Gen Z kini banyak menghadapi tekanan sebagai sandwich generation, yaitu harus memenuhi kebutuhan diri sendiri sekaligus membantu keluarga. Kondisi ini membuat pengelolaan keuangan jadi lebih menantang, sehingga penting untuk mulai menyusun perencanaan finansial, menyiapkan dana darurat, dan menjaga batas bantuan agar masa depan tetap aman.
Gen Z mulai menghadapi tekanan sandwich generation. Simak cara mengatasinya agar tetap bisa mengelola keuangan dan masa depan dengan lebih baik.
Tidak ada yang mau menjadi generasi sandwich yang harus menanggung hidup generasi di atas dan di bawahnya secara bersamaan. Namun fakta menunjukkan kenyataan pahit, bahwa Gen Z pun sudah harus mengambil peran sebagai sandwich generation.
Menurut survei DataIndonesia.id, sebanyak 46,3% generasi z di Indonesia menjadi generasi sandwich. Mereka terhimpit oleh beban keuangan lantaran punya tanggung jawab menghidupi diri sendiri, orang tua, dan anaknya dalam waktu bersamaan.
Akibatnya, 73,38% Gen Z menjadi generasi sandwich merasa bersalah jika tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Sebanyak 66,19% Gen Z yang menjadi generasi sandwich juga merasa khawatir terhadap masa depan diri sendiri.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan secara daring terhadap 472 responden Gen Z di seluruh Indonesia pada 1 Agustus-22 Oktober 2023. Survei ini menggunakan metode simple random sampling dengan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) kurang dari 5%.
Baca juga: Ini dia Tips Beli Rumah untuk Sandwich Generation!
Cara Gen Z Lepas dari Jeratan Sandwich Generation
Menjadi Gen Sandwich itu membuat Gen Z nggak punya keleluasaan finansial. Jangankan beli keinginan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja mereka harus putar otak dalam membagi uangnya.
Jika sudah terlanjur menopang hidup orang tua, Gen Z harus komitmen untuk lebih baik secara finansial sehingga di masa depan tidak jadi beban anak. Begini caranya!
1. Menyusun batasan finansial yang jelas
Membantu keluarga memang penting, tetapi tetap perlu ada batas yang sehat. Tentukan berapa besar kontribusi yang realistis sesuai kemampuan, bukan berdasarkan tekanan atau rasa tidak enak.
Dengan batas finansial yang jelas, kamu tetap bisa membantu tanpa mengorbankan kebutuhan pribadi dan masa depan finansial.
2. Membuat perencanaan keuangan pribadi
Kondisi sandwich generation membuat keuangan jadi tidak terarah. Karena itu, penting untuk memiliki rencana keuangan yang jelas, mulai dari kebutuhan bulanan, tabungan, hingga investasi.
Dengan perencanaan keuangan yang baik, kamu tetap bisa menjaga keseimbangan antara membantu keluarga dan mencapai tujuan pribadi.
3. Menyiapkan dana darurat sendiri
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu fokus membantu keluarga hingga lupa menyiapkan dana cadangan untuk diri sendiri.
Dana darurat penting agar kamu tidak ikut terjebak dalam masalah keuangan saat terjadi kondisi tak terduga.
4. Mengedukasi keluarga tentang keuangan
Masalah sandwich generation sering terjadi karena kurangnya pemahaman finansial dalam keluarga.
Mulailah berdiskusi secara terbuka tentang kondisi keuangan, pentingnya pengelolaan uang, dan bagaimana setiap anggota keluarga bisa lebih mandiri secara finansial.
5. Mencari sumber penghasilan tambahan
Untuk mengurangi tekanan finansial, kamu bisa mempertimbangkan menambah penghasilan, baik melalui side hustle, freelance, atau bisnis kecil. Dengan pemasukan tambahan, beban finansial bisa terasa lebih ringan tanpa harus mengorbankan kebutuhan utama.
6. Menyusun rencana jangka panjang untuk keluar dari situasi
Sandwich generation tidak harus menjadi kondisi permanen. Buat strategi jangka panjang, seperti membantu orang tua memiliki sumber penghasilan sendiri atau memastikan adik-adik menjadi mandiri secara finansial.
Dengan langkah yang terarah, kamu bisa perlahan keluar dari situasi ini tanpa meninggalkan tanggung jawab sepenuhnya.
Mulai darimana untuk menerapkan cara-cara agar Gen Z bebas dari generasi sandwich di atas? Gampang, kamu bisa mulai dengan mencari tahu seberapa sehat keuanganmu melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala.
Dengan melakukan Financial Fitness Check Up, kamu jadi tahu langkah apa yang pertama kali harus dilakukan dalam menjalankan misi untuk bebas dari generasi sandwich dan hidup lebih tenang.
Selesai cek kesehatan keuangan, kamu juga bisa diskusikan hasilnya dan juga diskusi rencana keuangan kamu khusus untuk sandwich generation dengan Nyala Trainer dalam 1 on 1 Consultation.
Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu, agar secara perlahan terbebas dari jeratan sandwich generation.
Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang agar kamu bisa segera #FUNanciallyFIT!
Baca juga: Tips Finansial untuk Sandwich Generation