Lelah merasa bersalah sama lingkungan tapi takut boros? Berikut 7 solusi cerdas yang membuktikan hidup ramah bumi justru bikin lebih hemat dan bahagia!
Gaya hidup berkelanjutan atau sustainable living adalah cara hidup yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Sehingga, sustainable living itu selalu mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam setiap keputusan yang dibuat untuk memenuhi gaya hidup.
Contoh gaya hidup ini sudah sangat banyak diterapkan. Misalnya menggunakan botol minum isi ulang ketimbang botol plastik sekali pakai. Artinya, orang yang menggunakan botol isi ulang sudah sadar dampak negatif plastik dan berusa untuk mengurangi penggunaannya.
Meski bermanfaat untuk masa depan dan kehidupan generasi mendatang, masih banyak orang yang salah paham terkait gaya hidup ini. Umumnya orang menganggap menerapkan gaya hidup berkelanjutan itu perlu cost yang besar. Padahal anggapan ini salah!
Baca juga: 5 Realita VS Ekspektasi Keuangan dalam Hubungan Rumah Tangga
Cara Hemat Menerapkan Gaya Hidup Berkelanjutan
Gaya hidup berkelanjutan itu bukan soal hidup mahal, tapi hidup cerdas. Secara umum, kebiasaan hidup yang lebih peduli lingkungan akan membuatmu otomatis mengurangi konsumsi berlebih.
Berikut ini beberapa cara menerapkan gaya hidup berkelanjutan yang ramah lingkungan dan lebih hemat secara ekonomi.
1. Minimalisir Beli Barang Baru
Alih-alih selalu beli baru, coba maksimalkan barang yang kamu punya. Botol bekas jadi wadah bumbu, baju lama bisa disulap jadi lap atau totebag, dan furnitur bekas bisa diperbaiki.
Cara ini mengurangi sampah sekaligus menghemat banyak uang karena kamu nggak perlu sering belanja.
Secara ekonomi, cara ini bisa mengurangi pengeluaran rutin untuk barang-barang kecil tapi sering dibeli, seperti wadah, kantong belanja, atau bahkan perabot rumah.
2. Masak Sendiri
Dengan masak sendiri, kamu bisa belanja bahan dalam jumlah cukup, menghindari pemborosan makanan, dan mengurangi kemasan plastik sekali pakai. Selain itu, kamu bisa bikin meal prep hemat selama seminggu.
Memasak sendiri juga lebih murah daripada jajan tiap hari atau pesan online. Sekali belanja Rp100 Ribu, bisa digunakan untuk 3–5 kali makan, dibanding pesan sekali Rp30–50 Ribu.
3. Kurangi Pakai Kendaraan Pribadi
Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi bisa dapat dua manfaat sekaligus, mengurangi polusi udara dan mengirit biaya.
Kalau jaraknya masih terjangkau, jalan kaki atau naik sepeda itu gratis dan sehat. Kalau jauh, transportasi umum tetap lebih hemat daripada biaya bensin, parkir, dan servis motor/mobil pribadi.
Dengan memanfaatkan transportasi umum, kamu bisa menghemat ratusan ribu rupiah per bulan.
4. Kurangi Pemakaian Listrik
Matikan lampu dan alat elektronik saat tidak dipakai, gunakan lampu LED hemat energi, dan manfaatkan cahaya alami siang hari. Bisa juga atur pemakaian AC atau kipas angin agar lebih efisien.
Dengan cara ini, tagihan listrik bisa turun drastis dan kamu hemat puluhan sampai ratusan ribu rupiah tiap bulan.
5. Minimalisir Beli Baju
Tren fashion cepat (fast fashion) bikin orang beli baju terus, padahal dipakai cuma sekali-dua kali. Coba mulai dari mix and match koleksi yang ada, atau beli preloved berkualitas.
Cara ini akan membuatmu nggak perlu keluar uang ratusan ribu hanya untuk ikut tren. Budget baju bisa ditekan separuh atau bahkan nol.
Baca juga: 5 Cara Menabung di Bank yang Efektif, Beserta Tipsnya!
6. Pilih Produk Refill
Sabun, sampo, deterjen, atau minyak goreng bisa dibeli dalam ukuran besar atau isi ulang. Lebih hemat dibanding beli kemasan kecil berulang-ulang.
Cara ini akan membuatmu hemat hingga 20–30% dari harga satuan dan mengurangi limbah plastik.
7. Kurangi Sampah Makanan
Sisa nasi bisa jadi nasi goreng, kulit sayur bisa diolah jadi kompos, dan tulang ayam bisa jadi kaldu. Ini membuat bahan makanan benar-benar dimaksimalkan.
Kamu bisa mengurangi pemborosan, apalagi jika kamu masak dalam porsi yang pas dan hemat. Setiap bahan makanan yang dipakai maksimal artinya uang kamu dipakai lebih efisien.
Baca juga: 7 Trik Hemat Bikin Wedding Dream Terwujud Tanpa Utang!
Keuntungan Gaya Hidup Berkelanjutan
Berikut ini beberapa keuntungan utama menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
1. Menjadi Lebih Hemat
Gaya hidup berkelanjutan membuat kamu lebih sadar dalam mengkonsumsi sesuatu. Kamu jadi terbiasa membeli barang seperlunya, menggunakan kembali yang masih bisa dipakai, dan memilih produk yang tahan lama.
Misalnya, daripada beli botol minum plastik tiap hari, kamu cukup beli satu tumbler dan pakai terus. Kebiasaan kecil seperti ini jika dikumpulkan bisa menghemat ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dalam setahun.
2. Bisa Menabung dalam Jumlah yang Besar
Karena pengeluaran sehari-hari jadi lebih terkendali, kamu punya ruang lebih besar untuk menabung. Uang yang tadinya habis untuk hal konsumtif, bisa dialihkan ke tabungan atau investasi.
Gaya hidup berkelanjutan membentuk pola pikir jangka panjang, dan itu sangat cocok dengan kebiasaan menabung. Kamu jadi terbiasa memprioritaskan kebutuhan, bukan keinginan sesaat.
3. Aset Bisa Bertambah
Dengan pengeluaran yang lebih efisien dan kemampuan menabung yang konsisten, kamu punya kesempatan untuk mengembangkan aset.
Misalnya, uang hasil penghematan bisa digunakan untuk modal usaha kecil, membeli logam mulia, atau bahkan mulai investasi properti atau saham.
Dalam jangka panjang, gaya hidup yang sederhana dan berkelanjutan bukan cuma menyelamatkan bumi, tapi juga jadi jalan untuk membangun kekayaan secara perlahan namun pasti.
Itulah beberapa cara menerapkan gaya hidup berkelanjutan yang tidak hanya hemat, tapi juga ramah lingkungan. Tak hanya itu, cara-cara tersebut juga berdampak baik bagi kesehatan finansial.
Penasaran seberapa sehat finansialmu? Sekarang cek kondisi finansial sangat mudah, yaitu melalui Financial Fitness Check Up yang bisa memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang guna mencapai #FinanciallyFit!
Baca juga: Gen Sandwich vs Biaya Hidup Jakarta 2025