Summary
Frugal living bukan berarti hidup serba irit, melainkan mengelola uang secara lebih bijak dengan memprioritaskan kebutuhan, menghindari pengeluaran yang tidak perlu, serta tetap menikmati hidup sesuai kemampuan finansial. Dengan menerapkan kebiasaan seperti membedakan kebutuhan dan keinginan, mengurangi gaya hidup konsumtif, serta rutin menabung dan berinvestasi, kamu dapat membangun kondisi keuangan yang lebih sehat dan lebih mudah mencapai tujuan finansial jangka panjang.
Frugal living bukan berarti hidup serba irit dan menahan diri dari semua kesenangan. Simak cara menerapkan frugal living ala Indonesia agar keuangan lebih sehat tanpa mengorbankan kualitas hidup.
Belakangan ini, istilah frugal living semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan secara lebih bijak.
Namun, masih banyak yang menganggap frugal living sebagai gaya hidup serba irit yang mengharuskan seseorang memangkas berbagai pengeluaran dan menahan diri dari kesenangan sehari-hari.
Padahal, frugal living bukan tentang hidup kekurangan atau menghindari semua bentuk pengeluaran. Konsep ini lebih menekankan pada kemampuan mengelola uang secara sadar dengan memprioritaskan kebutuhan, tujuan keuangan, dan hal-hal yang memberikan manfaat.
Dalam konteks Indonesia, frugal living lebih dekat dengan kebiasaan membelanjakan uang secara bijak, menghindari pengeluaran yang tidak perlu, serta mengalokasikan lebih banyak dana untuk tabungan, investasi, dana darurat, atau tujuan keuangan jangka panjang.
Oleh karena itu, frugal living ala Indonesia tidak berarti berhenti menikmati hidup. Kamu tetap bisa nongkrong bersama teman, berlibur, atau membeli barang yang diinginkan selama pengeluaran tersebut sesuai kemampuan finansial dan tidak mengganggu prioritas keuangan yang lebih penting.
Dengan pendekatan seperti ini, frugal living justru dapat membantu menciptakan kondisi keuangan yang lebih sehat tanpa membuat hidup terasa terbebani.
Baca juga: 5 List Belanja Bulanan Hemat serta Tipsnya, Yuk Catat!
Gaya Hidup Frugal Living ala Indonesia
Frugal living ala Indonesia lebih menekankan keseimbangan antara menikmati hidup saat ini dan menjaga kondisi keuangan tetap sehat dalam jangka panjang. Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan.
1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Prinsip utama frugal living adalah membiasakan diri untuk berpikir sebelum mengeluarkan uang. Sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan apakah barang atau layanan tersebut memang dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat.
Bukan berarti kamu tidak boleh membeli barang yang diinginkan. Namun, dengan mempertimbangkan manfaat dan urgensinya terlebih dahulu, kamu bisa menghindari pengeluaran impulsif yang membuat anggaran bulanan membengkak.
2. Tetap Menikmati Hidup, tetapi Sesuai Kemampuan
Frugal living ala Indonesia bukan tentang hidup serba terbatas. Kamu tetap bisa nongkrong, menonton konser, liburan, atau mencoba restoran baru selama aktivitas tersebut sudah masuk dalam perencanaan keuangan.
Pendekatan ini membantu kamu menikmati hasil kerja keras tanpa merasa bersalah karena seluruh pengeluaran dilakukan secara sadar dan sesuai kemampuan finansial.
Kuncinya bukan menghilangkan kesenangan, melainkan mengatur porsinya agar tidak mengganggu kebutuhan yang lebih penting.
3. Kurangi Gaya Hidup Konsumtif dan FOMO
Banyak pengeluaran sebenarnya muncul karena keinginan untuk mengikuti tren atau gaya hidup orang lain. Mulai dari membeli gadget terbaru, mengikuti tren fashion, hingga terlalu sering membeli barang yang viral.
Frugal living mengajarkan untuk lebih fokus pada kebutuhan dan tujuan pribadi. Tidak semua tren harus diikuti. Dengan mengurangi kebiasaan FOMO, kamu bisa mengalokasikan uang untuk hal yang memberikan manfaat lebih besar dalam jangka panjang.
4. Menabung dan Investasi di Awal
Kesalahan yang sering terjadi adalah menabung dari uang yang tersisa di akhir bulan. Padahal, pada kenyataannya tidak ada uang yang benar-benar tersisa.
Oleh karena itu, biasakan menyisihkan dana untuk tabungan, investasi, atau dana darurat segera setelah menerima gaji atau penghasilan.
Dengan cara ini, kamu membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat sekaligus memastikan tujuan keuangan tetap berjalan meskipun ada berbagai kebutuhan harian.
5. Fokus pada Nilai, Bukan Sekadar Harga Murah
Banyak orang mengira frugal living berarti selalu memilih barang yang paling murah. Padahal, yang lebih penting adalah nilai yang diberikan oleh barang atau layanan tersebut.
Dalam beberapa situasi, membeli barang yang kualitasnya lebih baik justru bisa lebih hemat karena lebih awet dan tidak perlu sering diganti.
Oleh karena itu, sebelum membeli sesuatu, pertimbangkan manfaat jangka panjangnya, bukan hanya harga yang harus dibayar saat ini. Dengan cara ini, setiap pengeluaran menjadi lebih efektif.
Beberapa langkah di atas menunjukkan bahwa frugal living bukan tentang hidup serba kekurangan atau menahan diri dari semua kesenangan. Sebaliknya, frugal living membantu kamu lebih bijak dalam mengelola uang.
Jika diterapkan secara konsisten, gaya hidup ini dapat membantu menciptakan kondisi keuangan yang lebih sehat, mempercepat tercapainya tujuan finansial, serta memberikan rasa tenang karena kamu memiliki kontrol yang lebih baik terhadap pengeluaran dan masa depan keuanganmu.
Agar terbiasa mengelola keuangan secara lebih bijak, kamu membutuhkan layanan perbankan yang dapat mendukung berbagai tujuan finansial dalam satu tempat, mulai dari menabung, mengatur pengeluaran, hingga berinvestasi.
Salah satu pilihannya adalah Nyala by OCBC yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan finansial, sehingga kamu bisa mengelola uang dengan lebih praktis sekaligus tetap fokus mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Nyala memberikan banyak benefit, salah satunya bebas biaya bebas biaya transfer hingga 180x per bulan, top up dan tarik tunai hingga 60x per bulan. Benefit ini ditentukan berdasarkan saldo gabungan dari berbagai produk yang kamu miliki di OCBC, mulai dari saldo tabungan, deposito, rekening giro, tabungan berjangka, hingga produk investasi lainnya.
Semakin besar saldo gabungan yang kamu punya, maka benefit yang diberikan juga semakin besar. Besaran saldo gabungan itu akan diklasifikasikan dalam beberapa level, mulai dari, Basic, FIT, PRO, dan MASTER.
Selain itu, menjadi bagian dari Nyala juga membuka kesempatan bagi kamu untuk memeriksa kondisi keuangan melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyfit!