Logo Ruang Menyal
Bg Block

Cara Menghitung ROI (Return on Investment), Ini Rumusnya!

Oleh: ruangmenyala

Last updated: 14 April 2024 | 12369 dilihat

Article Detail

Jika kamu merupakan seorang pebisnis, maka kamu wajib memahami dengan baik bagaimana cara menghitung ROI atau return on investment. 

Secara mendasar, ROI adalah rasio yang menunjukkan besaran keuntungan maupun kerugian dari sebuah investasi ataupun bisnis. 

Dengan begitu, hal ini bisa menjadi tolok ukur keberhasilan bisnis yang kamu lakukan, sehingga semua biaya operasional dapat dievaluasi tingkat pengembaliannya. 

Jadi, bagaimana cara menghitung return on investment?

Yuk simak penjelasan lengkapnya tentang apa itu ROI hingga rumus ROI pada ulasan berikut!

Apa itu ROI?

Return on Investment (ROI) merupakan rasio yang menunjukkan hasil dari penggunaan keseluruhan aset perusahaan dan menjadi ukuran efisiensi manajemen.

Rasio tersebut diukur dari keseluruhan aset yang dikendalikan perusahaan tanpa memperhatikan pendanaan dan biasanya ditentukan dengan persentase.

Cara menghitung ROI biasanya digunakan untuk menghitung seberapa besar pengeluaran yang digunakan perusahaan. 

Nilai tersebut menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum memberikan investasi pada sebuah bisnis.

Di samping itu, ROI juga dapat menjadi gambaran peluang atau pengembalian dari investasi yang diberikan investor pada perusahaan.

Kamu dapat mengetahui laba perusahaan dari hasil cara menghitung ROI tahunan yang akan mempermudah analisis dan membandingkan kinerja investasi selama periode waktu tertentu. 

Faktor yang Memengaruhi ROI

Sebelum mencari tahu cara menghitung ROI, kamu juga perlu mengetahui faktor apa saja yang memengaruhinya. 

Terdapat dua faktor yang berpotensi memengaruhi ROI, di antaranya:

1. Turnover yang bersumber dari tingkat perputaran aset dalam kegiatan operasional perusahaan, artinya kecepatan pergerakan aset dalam periode tertentu. 

2. Profit Margin, merupakan besarnya keuntungan dari operasi dan dinyatakan dalam bentuk persentase serta hasil penjualan bersih. Hal ini dapat menjadi parameter tingkat keuntungan perusahaan yang dihubungan pada penjualan.

Baca juga: 8 Fungsi Manajemen Keuangan, Pengertian, dan Tujuannya

Manfaat Melakukan Analisis ROI

Terdapat berbagai keuntungan ketika kamu tahu cara menghitung ROI dan melakukan analisis yang tepat. Adapun beberapa manfaat dari melakukan analisis ROI, antara lain:

1. Efisiensi Dana

Cara menghitung ROI dapat digunakan untuk mengukur penggunaan modal dalam bisnis, produksi, serta penjualan yang efisien. 

Ketika kamu memiliki data yang dapat menghasilkan rasio industri, analisis ROI berguna sebagai pembanding efisiensi penggunaan dana perusahaanmu dengan kompetitor. 

Alhasil, kamu pun dapat mengetahui posisi perusahaanmu dan dapat mencari tahu kelemahan serta kelebihannya selama ini.

2. Mengukur Profitabilitas

Manfaat dari mengetahui cara menghitung ROI yang selanjutnya adalah untuk mengetahui profitabilitas perusahaan.

Penghitungan profitabilitas masing-masing produk yang dihasilkan perusahaan dapat dengan mudah dilakukan saat penerapan product cost system dilakukan dengan baik. 

Hal ini meliputi perhitungan modal yang digunakan untuk produksi hingga penyalurannya terhadap berbagai hasil produknya.

3. Menentukan Strategi Bisnis

Setelah melakukan analisis ROI dan melakukan perbandingan dengan bisnis yang serupa, kamu akan mengetahui kelemahan dari perusahaan milikmu.

Hal tersebut dapat menjadi evaluasi dan dasar untuk kamu merencanakan strategi bisnis yang lebih baik pada periode selanjutnya.

Rumus dan Cara Menghitung ROI

Nilai ROI dapat langsung menunjukkan peningkatan efisiensi serta keuntungan maksimal. 

Bahkan, setiap pengeluaran dari perusahaan dapat dihitung menggunakan rumus ROI. 

Nilai ROI dapat digunakan untuk menghitung berbagai aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan, mulai dari perekrutan tenaga kerja, pemasangan iklan, dan sebagainya. 

Salah satu cara menghitung ROI adalah dengan melakukan pembagian laba bersih dengan keseluruhan dana yang dikeluarkan, lalu dikalikan seratus. 

Hal tersebut dapat dijabarkan dalam rumus ROI berikut:

ROI = Return (laba bersih) / dana yang dikeluarkan x 100%

Selain itu, terdapat cara menghitung return on investment yaitu mengurangi jumlah keuntungan dengan keseluruhan pengeluaran perusahaan, lalu hasilnya dibagi dengan biaya investasi.

Baca juga: Gunakan Cara Analisis Peluang Usaha Ini agar Untung Banyak

Contoh Menghitung ROI

Berdasarkan cara menghitung ROI yang telah dijelaskan, kamu dapat menghitung keuntungan dari produksi yang dilakukan perusahaan. 

Adapun contoh sederhana cara menghitung ROI, yaitu:

Sebuah perusahaan mengeluarkan dana untuk produksi sebesar Rp15.000.000 dan saat penjualan memperoleh laba bersih Rp4.500.000.

Maka dari itu, secara sederhana cara menghitung ROI dalam persentase menggunakan rumus yang ada yaitu:

ROI = (Rp5.800.000 / Rp15.000.000) x 100%

ROI = 38,7%

Berdasarkan perhitungan sesuai rumus ROI, dapat disimpulkan bahwa tingkat Return on Investment (ROI) adalah sebesar 38.7%.

Kelemahan Analisis ROI

Meskipun terdapat berbagai kelebihan dari ROI, analisis ini juga memiliki beberapa kelemahan, di antaranya:

1. Perbandingan Tidak Sesuai

Penerapan sistem analisis pada setiap usaha cukup beragam. Seringkali perbedaan tersebut membuat kamu sulit untuk menentukan pembanding dalam perputaran aset perusahaan. 

Hal tersebut akan membuat analisis ROI sulit diterapkan karena pembandingnya tidak setara.

2. Fluktuasi Nilai dan Daya Beli

Analisis ROI dapat memengaruhi perbandingan nilai aset yang signifikan. Hal tersebut membuat perusahaan sulit untuk menentukan aset mana yang memiliki pengaruh paling besar. 

Perhitungan ROI cenderung mengakumulasi seluruh aset, sehingga tidak diketahui detail mana di antaranya yang paling menguntungkan untuk perusahaan.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang pengertian, faktor yang memengaruhi, manfaat, hingga cara menghitung ROI. 

Dengan menghitung ROI kamu akan mengetahui seberapa besar keuntungan pada bisnis milikmu. Setelah itu, kamu dapat merencanakan strategi yang lebih baik ke depannya. 

Dapatkan informasi dan tips menarik tentang bisnis lainnya di blog Ruang meNYALA!

Baca juga: Peluang Pasar - Definisi dan Metode Efektif Analisisnya


undefined Komentar

Max. 0/120 karakter

Konten Lainnya