Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Cara Membuat Anggaran Bulanan yang Realistis dan Mudah Diterapkan

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 3 Agustus 2026 | 14 dilihat

Cara Membuat Anggaran Bulanan yang Realistis dan Mudah Diterapkan

Summary

Membuat anggaran bulanan adalah langkah penting untuk menjaga keuangan tetap sehat dan mencapai tujuan finansial. Dengan perencanaan yang baik, pengeluaran menjadi lebih terkontrol dan risiko masalah keuangan dapat dikurangi.


Bingung mulai dari mana buat anggaran bulanan? Panduan praktis ini cocok untuk pemula yang ingin mulai mengatur keuangan secara terstruktur.

Membuat anggaran keuangan merupakan langkah awal yang penting untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat. Namun, menyusun anggaran sering kali menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang belum terbiasa.

Seiring waktu, kebutuhan hidup yang semakin beragam juga dapat membuat pengaturan keuangan menjadi lebih kompleks. Tanpa perencanaan yang baik, pengeluaran berisiko tidak terkendali dan tujuan keuangan menjadi lebih sulit dicapai.

Oleh karena itu, penting untuk mulai menyusun anggaran sedini mungkin. Jika selama ini belum memiliki perencanaan keuangan yang jelas, tidak ada kata terlambat untuk mulai mengevaluasi kondisi keuangan dan mencari strategi yang paling sesuai dengan kebutuhan. 

Baca juga: Investor Relations - Fungsi, Tugas, dan Tanggung Jawabnya

Cara Membuat Anggaran Bulanan yang Realistis

Anggaran bulanan merupakan rencana keuangan yang mencakup pemasukan dan pengeluaran dalam periode tertentu. 

Dengan menyusun anggaran, kamu bisa mengetahui berapa uang yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari, menabung, investasi, dana darurat, hingga pengeluaran lainnya. Berikut cara menyusunnya!

1. Buat Daftar Pemasukan

Langkah pertama adalah mencatat seluruh pemasukan yang diterima selama satu bulan. Pemasukan tidak hanya berasal dari gaji, tetapi juga bonus, penghasilan sampingan, atau sumber pendapatan lainnya.

Jika penghasilan tidak tetap, gunakan angka rata-rata atau perkiraan pemasukan terendah sebagai dasar penyusunan anggaran. Dengan begitu, kondisi keuangan akan lebih aman jika pendapatan yang diterima ternyata lebih kecil dari perkiraan.

2. Prioritaskan Pengeluaran Kebutuhan

Saat menyusun anggaran bulanan, dahulukan kebutuhan yang benar-benar penting sebelum mengalokasikan dana untuk keinginan. 

Kebutuhan ini meliputi pengeluaran yang menunjang kehidupan sehari-hari, seperti biaya makan, transportasi, tempat tinggal, tagihan listrik dan air, hingga kebutuhan kesehatan.

Setelah seluruh kebutuhan utama terpenuhi, barulah alokasikan dana untuk tabungan dan pengeluaran lain yang sifatnya tidak mendesak. 

Dengan menempatkan kebutuhan sebagai prioritas utama, anggaran bulanan akan menjadi lebih realistis, membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat, serta mengurangi risiko pengeluaran yang berlebihan.

3. Tentukan Jumlah Pengeluaran untuk Keinginan

Setelah mengalokasikan dana untuk kebutuhan pokok, tentukan batas anggaran khusus untuk pengeluaran yang bersifat keinginan, seperti nongkrong, belanja, hiburan, atau langganan layanan digital. 

Menentukan batas sejak awal akan membantu kamu tetap menikmati hasil kerja tanpa mengganggu kondisi keuangan.

Pastikan nominal yang dialokasikan masih sesuai dengan kemampuan finansial dan tidak mengurangi porsi tabungan maupun kebutuhan utama. Dengan begitu, kamu dapat mengontrol pengeluaran sekaligus menghindari kebiasaan belanja impulsif.

4. Jangan Lupa Menabung

Menabung sebaiknya menjadi bagian dari anggaran bulanan, bukan dilakukan jika masih ada sisa uang di akhir bulan. Oleh karena itu, sisihkan dana tabungan segera setelah menerima penghasilan agar tujuan keuangan tetap berjalan sesuai rencana.

Besarnya nominal tabungan tidak harus langsung besar. Yang terpenting adalah konsisten menyisihkan uang sesuai kemampuan setiap bulan. Seiring meningkatnya pendapatan, kamu juga bisa menambah nominal tabungan secara bertahap.

5. Manfaatkan Layanan Perbankan untuk Mengelola Keuangan

Saat ini, banyak layanan perbankan yang dapat membantu mengelola keuangan dengan lebih praktis, mulai dari fitur autodebet tabungan, pemisahan rekening berdasarkan tujuan keuangan, hingga pencatatan riwayat transaksi. Fitur-fitur tersebut dapat memudahkan kamu dalam menjalankan anggaran yang telah dibuat.

Selain itu, memanfaatkan layanan digital banking juga membuat proses memantau pemasukan, pengeluaran, dan perkembangan tabungan menjadi lebih mudah. Dengan pengelolaan yang lebih rapi, kamu akan lebih disiplin dalam menjalankan anggaran bulanan yang telah disusun.

Salah satu pilihannya adalah Nyala by OCBC yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan finansial, sehingga kamu bisa mengelola uang dengan lebih praktis sekaligus tetap fokus mencapai tujuan keuangan jangka panjang dengan mudah dan praktis melalui OCBC mobile.

Nyala by OCBC memberikan banyak benefit yang ditentukan berdasarkan saldo gabungan dari berbagai produk yang kamu miliki di OCBC, mulai dari saldo tabungan, deposito, rekening giro, tabungan berjangka, hingga produk investasi lainnya. 

Semakin besar saldo gabungan yang kamu punya, maka benefit yang diberikan juga semakin besar. Besaran saldo gabungan akan diklasifikasikan dalam beberapa level, mulai dari, Basic, FIT, PRO, dan MASTER.

Selain itu, menjadi bagian dari Nyala juga membuka kesempatan bagi kamu untuk memeriksa kondisi keuangan melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang MeNyala.

Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.

Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyfit!

Baca juga: Perjalanan Hidup Denny Sumargo hingga Mencapai #FinanciallyFit


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page