Summary
Ketahui syarat pengajuan kartu kredit pertama, mulai dari batas usia, penghasilan, riwayat kredit, hingga dokumen yang perlu disiapkan. Simak juga cara pengajuan dan rekomendasi Kartu Kredit OCBC 1st untuk memulai transaksi dengan lebih praktis dan bijak.
Mau menikmati kemudahan fasilitas kartu kredit? Lengkapi dokumen dan syarat pengajuan kartu kredit pertama agar proses verifikasi bank lancar dan cepat disetujui.
Mengajukan kartu kredit pertama membutuhkan persiapan yang cukup agar prosesnya tidak tersendat. Bank biasa akan memeriksa data dan kondisi finansial calon nasabah sebelum memberikan fasilitas kartu kredit.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi sejak awal. Kelengkapan dokumen, kesesuaian data, penghasilan, dan riwayat kredit dapat menjadi bagian dari proses penilaian bank.
Memenuhi semua persyaratan juga bukan berarti pengajuan pasti disetujui. Bank tetap melakukan verifikasi dan menentukan keputusan berdasarkan penilaian terhadap calon pemegang kartu.
Dengan memahami syarat pengajuan kartu kredit dan menyiapkan kebutuhan sejak awal, kamu bisa mengajukan kartu dengan lebih siap dan mengurangi risiko proses terhambat.
Baca juga: Kartu Kredit OCBC Star Wars Platinum: Edisi Terbatas yang Wajib Dimiliki!
Apa Saja Syarat Pengajuan Kartu Kredit?
Sebelum mengajukan kartu kredit, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi calon pemegang kartu. Persyaratan berfungsi sebagai penilaian bank untuk menerima pengajuan atau menolaknya.
Berikut ini beberapa persyaratan umum pengajuan kartu kredit pertama. Perlu diketahui, setiap bank bisa saja mewajibkan persyaratan tertentu yang berbeda, maka kamu perlu aktif bertanya/menggali informasi melalui website resmi bank yang kamu pilih!
1. Memenuhi Batas Usia
Usia menjadi salah satu syarat dasar dalam pengajuan kartu kredit. Untuk pemegang kartu utama, ketentuan yang umum digunakan adalah minimal 21 tahun, sedangkan pemegang kartu tambahan minimal 17 tahun.
Selain batas usia minimum, beberapa bank juga menetapkan batas usia maksimum. Misalnya, sejumlah produk kartu kredit menetapkan usia pemegang kartu utama 21–65 tahun, sementara kartu tambahan 17–65 tahun.
Artinya, calon nasabah perlu melihat rentang usia yang berlaku pada produk kartu yang dipilih, karena ketentuannya dapat berbeda antarbank maupun antarproduk.
2. Berpenghasilan
Memiliki penghasilan merupakan salah satu pertimbangan penting dalam pengajuan kartu kredit karena bank perlu menilai kemampuan calon nasabah dalam membayar tagihan.
Sebagai gambaran, gaji Rp3 juta per bulan atau Rp36 juta per tahun merupakan angka minimum yang digunakan dalam sejumlah syarat dan ketentuan pengajuan kartu kredit di Indonesia.
Namun, tidak ada satu angka penghasilan yang otomatis berlaku untuk semua kartu kredit. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan bank dan jenis kartu yang dipilih.
Kartu kredit dengan fasilitas atau manfaat yang lebih premium biasanya akan menetapkan persyaratan penghasilan yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, calon nasabah sebaiknya tidak hanya melihat apakah penghasilannya memenuhi batas minimum, tetapi juga memilih kartu yang sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan transaksi.
3. Memiliki Riwayat Kredit yang Baik
Penghasilan yang memenuhi syarat belum tentu cukup untuk membuat pengajuan disetujui. Bank juga mempertimbangkan riwayat kredit calon nasabah dalam proses verifikasi dan penilaian.
Riwayat pembayaran kredit yang baik menunjukkan bahwa kewajiban finansial sebelumnya dikelola dengan baik.
Sebaliknya, tunggakan atau pembayaran yang bermasalah dapat menjadi pertimbangan bank ketika menilai pengajuan kartu kredit.
Oleh karena itu, sebelum mengajukan kartu kredit pertama, pastikan kewajiban kredit yang sudah dimiliki tercatat dengan baik dan dibayarkan sesuai jadwal.
4. Memenuhi Ketentuan Produk Kartu Kredit yang Dipilih
Setelah memenuhi persyaratan umum, calon nasabah juga perlu memperhatikan ketentuan khusus dari kartu kredit yang ingin diajukan.
Setiap produk dapat memiliki persyaratan yang berbeda, mulai dari batas penghasilan, usia, status nasabah, dokumen yang dibutuhkan, hingga rentang limit kartu.
Kartu kredit dengan fasilitas premium, misalnya, dapat menetapkan persyaratan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan kartu kredit untuk kebutuhan transaksi sehari-hari.
Begitu pula kartu kredit untuk traveling dapat memiliki ketentuan tertentu yang berkaitan dengan target pengguna dan fasilitas yang ditawarkan.
Perbedaan juga dapat berlaku pada kartu yang ditujukan untuk komunitas, edisi khusus, atau segmen nasabah tertentu. Persyaratannya bisa mencakup batas penghasilan, usia, status atau hubungan dengan bank, dokumen tambahan, hingga ketentuan lainnya.
Selain itu, limit yang dapat diajukan atau diberikan juga dapat berbeda untuk setiap produk. Bank akan mempertimbangkan profil dan kemampuan finansial nasabah sebelum menentukan limit yang disetujui.
Baca juga: Kamu Tahu Nggak Bedanya Kartu Debit dan Kartu Kredit?
Dokumen dan Cara Mengajukan Kartu Kredit Pertama
Setelah memastikan syarat pengajuan terpenuhi, langkah berikutnya adalah menyiapkan dokumen yang diperlukan.
Kelengkapan dokumen akan membantu bank melakukan verifikasi data dan memproses pengajuan sesuai prosedur. Berikut beberapa dokumen yang umumnya diperlukan saat pengajuan kartu kredit:
- Kartu identitas - seperti KTP.
- Bukti penghasilan - berupa slip gaji atau dokumen lain yang menunjukkan penghasilan, sesuai ketentuan bank.
- Dokumen pendukung pekerjaan - diperlukan untuk memastikan status pekerjaan atau sumber penghasilan calon nasabah.
- Dokumen tambahan - sesuai ketentuan bank dan produk kartu kredit yang diinginkan.
Lalu bagaimana cara mengajukan kartu kredit pertama? Caranya mudah, kamu bisa ikuti panduan berikut!
1. Pilih Kartu Kredit Sesuai Kebutuhan
Sebelum mengajukan, tentukan kartu kredit yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.
Perhatikan manfaat, biaya, persyaratan, serta fasilitas yang ditawarkan agar kartu yang dipilih benar-benar relevan untuk digunakan.
2. Isi Formulir Pengajuan
Setelah menentukan kartu, isi formulir pengajuan dengan data yang benar dan lengkap. Pastikan informasi seperti identitas, pekerjaan, penghasilan, dan kontak yang diberikan sesuai dengan dokumen pendukung.
3. Kirim Dokumen Persyaratan
Unggah atau serahkan dokumen sesuai metode pengajuan yang tersedia. Periksa kembali kualitas dan kejelasan dokumen agar informasi di dalamnya dapat dibaca dan diverifikasi dengan mudah.
4. Jalani Proses Verifikasi
Bank akan memeriksa data dan dokumen yang diberikan sebagai bagian dari proses pengajuan. Dalam tahap ini, bank dapat menghubungi calon nasabah untuk melakukan konfirmasi atau meminta informasi tambahan jika diperlukan.
5. Tunggu Keputusan Bank
Setelah proses verifikasi selesai, bank akan menentukan hasil pengajuan berdasarkan penilaian yang dilakukan.
Memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen dapat membantu proses berjalan lebih lancar, tetapi tidak menjamin pengajuan pasti disetujui. Keputusan akhir tetap berada pada bank penerbit.
Baca juga: 5 Prosedur Menabung di Bank yang Tepat dan Aman
Rekomendasi Kartu Kredit Pertama
Ada banyak kartu kredit yang tersedia dan bisa kamu ajukan sesuai kebutuhan. Namun untuk kartu kredit pertama, kamu bisa memilih Kartu Kredit OCBC 1st dari Bank OCBC.
Kartu Kredit OCBC 1st dirancang untuk mendukung pengalaman pertamamu memiliki kartu kredit. Kamu bisa manfaatkan Cicilan 0% tenor 3 bulan untuk semua transaksi, cicilan hingga 36 bulan dengan bunga ringan, promo menarik untuk transaksi sehari-hari, bebas iuran tahun pertama, fleksibel dalam pembayaran tagihan, dan kemudahan transaksi tanpa fisik kartu melalui fitur Tap Kartu Kredit dari OCBC mobile menggunakan device android.
Syarat mengajukan Kartu Kredit OCBC 1st untuk kartu utama adalah:
- Usia 21-65 tahun
- WNI dan WNA
- Minimal penghasilan Rp3 Juta per bulan
- KTP bagi WNI atau Paspor dan KITAS/KITAP untuk WNA dengan masa berlaku > 6 bulan
- Khusus calon debitur ibu Rumah Tangga atau mahasiswa yang bukan merupakan pemilik dana wajib dilengkapi dengan formulir Beneficial Owner (BO) dan dokumen identitas Beneficial Owner (BO).
Sementara syarat untuk kartu tambahan adalah sebagai berikut:
- Usia 17-65 tahun
- KTP bagi WNI atau Paspor dan KITAS/KITAP untuk WNA dengan masa berlaku > 6 bulan
Pengajuan Kartu kredit juga perlu dilengkapi dengan dokumen pendukung sebagai berikut:
- Slip Gaji Asli bulan terakhir/Surat Keterangan Berpenghasilan (Khusus Karyawan dan WNA) atau
- Fotokopi SIUP/ Akte Pendirian Perusahaan
- Rekening Koran/Tabungan 3 bulan terakhir (Khusus Pengusaha) atau
- Rekening Koran/Tabungan 3 bulan terakhir, Fotokopi Izin Praktik dan Salinan SPT terakhir (Khusus Profesional).
- Bagi calon debitur dengan limit > Rp50 juta dan tidak memiliki NPWP (Ibu rumah tangga / mahasiswa) Tangkapan layar (screen capture) dari laman DJP online mengenai status wajib pajak yang sudah menjadi satu kesatuan ekonomi dengan pasangan/ orang tua).
Informasi selengkapnya bisa kamu baca di halaman Kartu Kredit OCBC 1st. Pengajuan kartu kredit ini bisa kamu lakukan dengan klik link ini.
Sebagai catatan, penggunaan kartu kredit harus dilakukan dengan sebijak mungkin agar kesehatan keuanganmu tetap terjaga.
Penasaran dengan seberapa sehat finansialmu saat ini. Sekarang kamu bisa cek melalui Financial Fitness Check Up yang bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.
Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendaftar untuk mengikuti layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. Di sesi ini, kamu bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dan menyusun strategi keuangan secara cermat.
Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyFIT!
Baca juga: Apa itu Utang Jangka Pendek? Pengertian, Contoh dan Jenisnya