Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

12 Alasan Resign Kerja yang Baik, Aman, dan Masuk Akal

Oleh: ruangmenyala

Last updated: 7 Mei 2024 | 169K dilihat

12 Alasan Resign Kerja yang Baik, Aman, dan Masuk Akal

Menjawab pertanyaan mengenai alasan resign yang baik saat interview kerja bisa menjadi bumerang bagimu apabila tidak dapat memberikan pernyataan dengan tepat.

Pasalnya, rekruter akan mengajukan pertanyaan ini untuk mengetahui alasan resign sebenarnya dan jawaban yang kamu berikan dapat mengungkapkan tentang kepribadianmu.

Nah, salah satu contoh alasan resign yang baik saat wawancara kerja adalah ingin mencari lingkungan kerja ideal.

Untuk mengetahui apa alasan resign yang baik dan benar saat interview lainnya, yuk, simak artikel ini sampai habis!

12 Alasan Resign yang Baik Saat Wawancara Kerja

Salah satu proses rekrutmen perusahaan adalah tahap wawancara. Nah, saat wawancara, kamu akan mendapatkan banyak pertanyaan dari rekruter, salah satunya adalah alasan resign

Ada banyak alasan-alasan situasional yang bisa membuatmu resign. Meski begitu, kamu perlu memberikan jawaban yang tepat untuk memberikan kesan baik bagi rekruter. 

Adapun beberapa tips memberi jawaban alasan resign yang baik saat interview kerja adalah sebagai berikut. 

1. Ingin Gaji Lebih

Jawaban alasan resign yang baik dan benar pertama adalah menginginkan gaji lebih. Untuk menjawab dengan alasan ini, kamu perlu menyusun kalimatnya sebaik mungkin. 

Misalnya adalah dengan kemampuan dan prestasimu, kamu termotivasi untuk memperoleh kompensasi yang lebih sesuai. 

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Freelance sesuai Aturan, Mudah!

2. Overqualified

Alasan pindah kerja yang baik dan benar saat wawancara berikutnya adalah karena kamu merasa overqualified

Kondisi ini bisa terjadi saat kualifikasimu terlalu tinggi untuk posisi yang kamu pegang saat ini, sehingga kemampuanmu kurang dimanfaatkan secara maksimal. 

Di samping itu, kondisi ini juga bisa membuat peranmu untuk perusahaan cenderung pasif dan tidak mampu melakukan banyak hal dengan potensimu, sehingga kamu memilih pindah kerja. 

Baca Juga: Paklaring: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

3. PHK Karyawan

Contoh jawaban alasan resign yang baik saat interview kerja selanjutnya adalah karena PHK karyawan. 

Alasan satu ini mungkin cenderung negatif karena diberhentikan akibat pengurangan karyawan. 

Namun, kamu bisa menjawabnya dengan menyampaikan bahwa terdapat restrukturisasi perusahaan yang membuat 15% karyawan harus dikurangi. 

4. Kultur Perusahaan

Contoh alasan resign yang baik saat interview kerja berikutnya adalah kultur perusahaan kurang sesuai denganmu. 

Setiap perusahaan tentunya memiliki kultur yang berbeda-beda, mulai dari cara berinteraksi antar karyawan, aturan jam kerja, hingga kebiasaan lainnya.

Oleh sebab itu, kamu bisa menyampaikan kepada rekruter  jika alasan pindah kerja karena kultur perusahaan yang kurang sesuai denganmu. 

Baca juga: Kepegawaian adalah: Pengertian, Undang-Undang, dan Fungsi

5. Kondisi Keluarga

Contoh alasan resign yang baik saat interview kerja juga bisa dikarenakan kondisi keluarga. 

Namun, kamu tidak disarankan untuk menjawab pertanyaan ini terlalu pribadi, karena bisa dianggap kurang profesional. 

Misalnya saat baru selesai melahirkan, kamu lebih memilih pekerjaan remote dibandingkan dengan sistem work from office agar bisa mengurus anak dan keluarga. 

6. Value Perusahaan

Jawaban alasan resign yang baik saat interview kerja berikutnya adalah karena value perusahaan. 

Setelah memiliki pengalaman kerja yang cukup, kamu mungkin akan mencari perusahaan dengan value lebih baik agar bisa membantu mengembangkan kemampuanmu. 

Nah, alasan resign ini adalah salah satu jawaban yang banyak digunakan saat para karyawan merasa ingin bekerja pada perusahaan dengan grade lebih tinggi. 

7. Kondisi Kesehatan

Contoh alasan resign yang baik saat wawancara selanjutnya adalah karena kondisi kesehatan, sehingga kamu harus mengundurkan diri dari perusahaan agar tubuhmu bisa segera pulih. 

Nah, saat proses rekrutmen ini, pastikan kondisimu telah sepenuhnya pilih, sehingga kamu bisa menjawab pertanyaan dengan lebih baik dan dapat meyakinkan rekruter. 

8. Mencari Lingkungan Kerja Baru

Jawaban alasan resign yang baik dan benar saat wawancara selanjutnya adalah mencari lingkungan kerja baru. 

Hal ini bisa disebabkan karena perusahaan tempatmu bekerja sebelumnya memiliki gaya kepemimpinan yang kurang sesuai untukmu, lingkungan kerja, atau alasan-alasan lainnya. 

Namun, saat menjawab pertanyaan ini, kamu perlu mengemasnya dengan lebih positif agar tidak terkesan menjelek-jelekkan perusahaan tempat kerjamu sebelumnya. 

Misalnya adalah ingin mencari lingkungan kerja yang positif, dinamis, dan lebih besar, sehingga bisa mewadahimu untuk berkembang. 

9. Career Switch

Contoh alasan resign yang baik saat interview berikutnya adalah karena pindah jalur karir atau biasa disebut dengan career switch. 

Alasan satu ini adalah hal yang wajar terjadi. Pasalnya, kamu bisa saja menemukan bidang yang lebih tepat untukmu atau terdapat pekerjaan dengan potensi masa depan cerah. 

Oleh sebab itu, alasan ini bisa menjadi salah satu jawaban yang baik pada saat wawancara kerja. 

10. Ingin Mengembangkan Kemampuan

Jawaban alasan resign yang baik dan benar berikutnya adalah ingin mengembangkan kemampuanmu dengan maksimal. 

Sebab, tidak semua perusahaan memberikan banyak kesempatan bagi karyawannya untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki. 

Oleh sebab itu, kamu merasa perlu mencari perusahaan baru yang lebih fleksibel dan memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk berkembang. 

Alasan ini juga menjadi salah satu jawaban yang banyak diberikan kepada rekruter saat proses wawancara kerja. 

11. Pendidikan

Contoh alasan pindah kerja yang baik dan benar selanjutnya adalah karena ingin melanjutkan studi terlebih dahulu. 

Misalnya adalah saat kamu hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, sehingga memutuskan untuk keluar dari pekerjaan agar bisa fokus pada studi. 

12. Lokasi Perusahaan

Jawaban alasan resign yang baik saat interview kerja terakhir adalah lokasi perusahaan terlalu jauh dengan rumahmu. 

Alasan situasional ini termasuk hal yang sering dijadikan jawaban dan masuk akal. 

Sebab, lokasi perusahaan yang dekat dengan rumah akan membuatmu lebih produktif dan bisa tiba di kantor tepat waktu. 

Makin Cuan bareng Ruang meNYALA!

Demikian sederet informasi mengenai contoh alasan resign yang baik dan benar saat interview kerja.

Nah, sebelum memutuskan resign, pastikan bahwa kamu telah menyiapkan dana darurat yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sembari menunggu pekerjaan baru.

Pasalnya, mendapatkan pekerjaan baru tidak semudah membalikkan telapak tangan, kamu harus melewati serangkaian proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan.

Oleh sebab itu, menyiapkan planning keuangan adalah suatu hal yang harus kamu lakukan.

Apabila ingin mengetahui berbagai tips dan informasi seputar keuangan, kamu juga bisa mengikuti Kelas meNYALA.

Melalui Kelas meNYALA, kamu bisa memperoleh banyak ilmu perihal financial planning hingga karir.

Di samping itu, kamu juga bisa cek kondisi keuangan lewat layanan Financial Fitness Checkup dan berkonsultasi dengan Nyala Trainer secara 1-on-1.

Tunggu apa lagi, yuk, tingkatkan kemampuan pengelolaan keuanganmu dan mencapai #FinanciallyFit bersama Ruang meNYALA!

Baca juga: 8 Cara Kerja di Luar Negeri, Catat Syarat dan Tipsnya!


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page