Seiring perkembangan zaman, metode pemasaran pun turut berkembang. Di masa lalu, orang memasarkan produk secara langsung dari pintu ke pintu. Namun sekarang memasarkan bisa dilakukan secara online.
Pemasaran secara online ini dikenal dengan istilah digital marketing. Pengertian digital marketing adalah kegiatan pemasaran yang memanfaatkan media elektronik, mulai dari website, email, hingga media sosial.
Dalam praktiknya, digital marketing nggak cuma soal pemasaran saja. Kamu juga bisa melakukan aktivitas product branding, agar barang atau jasa yang kamu tawarkan semakin dikenal luas oleh masyarakat sebagai calon pelanggan.
Baca juga: Tips Atur Pengeluaran Saat Liburan Agar Kantong Nggak Bolong
Manfaat Digital Marketing
Digital marketing menawarkan berbagai manfaat untuk usaha dan bisnis yang sedang kamu jalankan. Berikut beberapa di antaranya!
1. Menjangkau Audiens Lebih Luas
Digital marketing memungkinkan kamu menjangkau orang-orang yang jauh lebih banyak dibandingkan pemasaran tradisional. Bahkan bisnis kecil pun bisa dikenal orang dari kota lain atau negara lain.
Tidak hanya itu, digital marketing juga membuat target audiens lebih spesifik. Misalnya, kamu bisa menampilkan iklan hanya untuk orang yang tertarik dengan produk tertentu, tinggal di wilayah tertentu, atau punya perilaku belanja tertentu.
2. Lebih Hemat Biaya
Jika dibandingkan dengan pasang iklan di TV, radio, atau billboard, digital marketing jauh lebih murah. Bahkan ada yang gratis, seperti memanfaatkan media sosial atau SEO.
Memang ada yang berbayar, tapi kamu tetap bisa mengatur budget sendiri mulai dari nominal kecil, sesuai kesanggupan saat kampanye dijalankan. Meski hemat biaya, hasilnya lebih terukur.
3. Bisa Dipantau Realtime
Salah satu keunggulan digital marketing adalah semua aktivitasnya bisa dipantau secara langsung. Kamu bisa tahu berapa orang yang klik iklan, berapa yang beli produk kami, dan dari mana mereka berasal.
Dengan begitu, kamu bisa cepat mengevaluasi apakah strategi yang dipakai sudah tepat atau perlu diperbaiki. Jadi, keputusan bisnis jadi lebih cepat dan akurat berdasarkan data.
4. Meningkatkan Loyalitas Pelanggan
Digital marketing membuka ruang komunikasi dua arah antara bisnis dan pelanggan. Misalnya, pelanggan bisa tanya langsung lewat DM media sosial, komentar, atau live chat di website.
Bisnis juga bisa membangun hubungan yang lebih dekat lewat konten yang relevan, promo eksklusif, atau email marketing. Ketika pelanggan merasa diperhatikan, mereka cenderung loyal dan akan merekomendasikan produk ke orang lain.
Baca juga: Mau Mulai Investasi? Baca 9 Rekomendasi Buku Warren Buffett
Istilah Digital Marketing
Belajar digital marketing bisa dimulai dengan mengetahui dan memahami istilah-istilah yang terkait dengannya. Berikut beberapa istilah penting yang perlu kamu ketahui!
- SEO (Search Engine Optimization), upaya optimalisasi website atau konten agar muncul di halaman atas mesin pencari.
- SEM (Search Engine Marketing), strategi pemasaran yang menggunakan iklan berbayar di mesin pencari.
- Content Marketing, strategi membuat dan membagikan konten yang bermanfaat dan relevan untuk audiens, sekaligus mengenalkan produk.
- Social Media Marketing, aktivitas promosi lewat platform media sosial, berupa konten organik (gratis) maupun berbayar (ads).
- Email Marketing, strategi mengirimkan email ke pelanggan untuk mengenalkan produk, kasih diskon, reminder, atau edukasi.
- PPC (Pay Per Click), jenis iklan online yang bayar setiap kali ada orang klik iklannya.
- CTR (Click Through Rate), persentase orang yang klik iklan atau link dibandingkan total yang melihatnya.
- Conversion Rate, persentase orang yang melakukan aksi yang diinginkan, misalnya beli produk, daftar newsletter, atau download aplikasi.
- Landing Page, halaman khusus di website yang didesain untuk mengarahkan pengunjung melakukan aksi tertentu.
- Lead Generation, proses mencari dan mengumpulkan calon pelanggan yang tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
- KPI (Key Performance Indicator), tolok ukur utama buat menilai apakah strategi marketing berhasil atau tidak.
- Remarketing/Retargeting, strategi menampilkan iklan lagi ke orang-orang yang pernah mengunjungi website atau akun sosial mediamu
- Influencer Marketing, strategi promosi yang melibatkan influencer atau content creator.
- Engagement Rate, ukuran seberapa aktif orang berinteraksi dengan konten di media sosial. Biasanya dilihat dari like, komen, share, atau save.
- Organic vs Paid Traffic, organic adalah pengunjung yang datang ke website secara alami, sementara paid traffic adalah pengunjung yang datang karena kamu pasang iklan.
Itulah ulasan mengenai digital marketing yang bisa berdampak positif bagi usaha atau bisnismu. Untuk lebih jelas tentang hal ini, kamu bisa ikut Kelas meNYALA yang mengusung tema “Digital Marketing 101 untuk Usaha Anda”.
Kelas ini dipandu oleh Nyala Coach Fellexandro Ruby dan Nyala Business OCBC Iyan Setiawan. Kelas digelar di Financial Fitness Gym PIK, Cove Batavia pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 14.00-15.00 WIB.
Setelah ikut kelas, kamu bisa cek kesehatan finansial untuk mengukur seberapa siap keuanganmu untuk liburan. Caranya dengan ikut Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan. Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Cara Melihat Grafik Saham untuk Pemula, Ini Contohnya!