Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

5 Hal Finansial yang Wajib Disiapkan Sebelum Maternity Leave

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 27 Oktober 2025 | 360 dilihat

5 Hal Finansial yang Wajib Disiapkan Sebelum Maternity Leave

Sebelum maternity leave, pastikan keuanganmu aman. Simak 5 langkah penting mengatur finansial agar masa cuti melahirkan tetap tenang dan stabil!

Maternity leave atau cuti melahirkan adalah hak yang diberikan kepada seorang karyawan untuk mengambil waktu cuti ketika sedang hamil, dan akan melahirkan.

Durasi untuk cuti maternity leave beragam dan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing perusahaan, tapi yang paling umum adalah selama 3 bulan.

Di Indonesia, cuti melahirkan sudah diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003, Pasal 82 ayat (1), yang mana bunyinya sebagai berikut:

“Pekerja/buruh perempuan berhak memperoleh istirahat selama 1,5 bulan sebelum saatnya melahirkan anak dan 1,5 bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.”

Dari aturan tersebut, cuti melahirkan durasinya adalah 3 bulan. Namun, jika setelah durasi tersebut kondisi ibu tidak memungkinkan untuk masuk kerja, cuti bisa diperpanjang berdasarkan surat keterangan dari dokter kandungan.

Selain itu, meskipun dalam masa cuti selama 3 bulan, seorang karyawan tetap mendapatkan hak alias upah secara penuh.

Baca juga: Calon Ibu Wajib Tahu! Ini 6 Barang Persiapan Melahirkan

Persiapan Finansial Sebelum Maternity Leave

Cuti melahirkan atau maternity leave adalah masa yang penuh kebahagiaan tapi juga menuntut kesiapan finansial ekstra. Pengeluaran cenderung meningkat karena kebutuhan bayi pasca persalinan, sementara penghasilan bisa berkurang karena cuti. 

Nah agar masa ini berjalan lancar tanpa tekanan finansial, berikut lima persiapan keuangan yang sebaiknya kamu lakukan sebelum mulai cuti melahirkan!

1. Hitung Ulang Pendapatan dan Pengeluaran

Langkah pertama adalah menghitung dengan jelas berapa lama kamu akan cuti dan bagaimana dampaknya terhadap penghasilan. Beberapa perusahaan tetap membayar gaji penuh, sebagian lainnya hanya setengah, bahkan ada yang tanpa bayaran di bulan-bulan tertentu. 

Dengan tahu kondisi ini sejak awal, kamu bisa memperkirakan kebutuhan bulanan dan mulai menyesuaikan gaya hidup sebelum masa cuti dimulai.

2. Siapkan Dana Khusus untuk Bayi dan Persalinan

Persalinan, baik normal maupun caesar, membutuhkan biaya yang bisa saja melebihi perkiraan. Selain itu, perlengkapan bayi seperti popok, pakaian, stroller, dan susu juga bisa menyedot anggaran cukup banyak. 

Agar kamu nggak kaget, siapkan dana khusus untuk keperluan melahirkan dan kebutuhan awal bayi. Idealnya, dana ini disiapkan jauh hari sebelum HPL (hari perkiraan lahir).

3. Lengkapi Perlindungan Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan berperan penting dalam meringankan biaya persalinan dan rawat inap. Pastikan kamu memahami dengan jelas manfaat yang ditanggung polis, termasuk apakah asuransi kantor atau pribadi mencakup biaya melahirkan. 

Minimal kamu punya BPJS Kesehatan, yang bisa menanggung biaya persalinan ketika ada penyulit. Dalam beberapa kondisi, biaya persalinan caesar di rumah sakit pun bisa ditanggung.

Baca juga: Berapa Biaya Medical Check Up Terbaru? Siapkan Uang Segini!

4. Bangun Dana Darurat untuk Kondisi Tak Terduga

Selama masa cuti, selalu ada kemungkinan pengeluaran tambahan di luar rencana, mulai dari kondisi medis yang memerlukan perawatan ekstra sampai kebutuhan bayi yang bertambah. 

Dana darurat membantu kamu tetap tenang menghadapi hal-hal tak terduga tanpa harus berutang atau mengorbankan tabungan jangka panjang. Usahakan punya cadangan minimal 6-12 bulan pengeluaran.

5. Diskusikan Perencanaan Keuangan Bersama Pasangan

Kelahiran anak membawa perubahan besar dalam keuangan rumah tangga, jadi penting banget buat terbuka dan berdiskusi dengan pasangan. 

Bicarakan pembagian tanggung jawab keuangan, prioritas pengeluaran setelah bayi lahir, dan rencana pemasukan jika kamu akan mengambil cuti lebih lama. 

Dengan komunikasi yang jelas, kalian bisa saling mendukung tanpa saling menyalahkan saat kondisi keuangan berubah, dan memastikan keuangan tetap sehat meski tanggung jawab bertambah. 

Selain itu, kamu juga perlu mengetahui seberapa sehat keuangan sebelum memutuskan untuk melahirkan dan punya anak. 

Saat ini, mengecek kesehatan finansial bisa dilakukan dengan mudah melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA. 

Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu tetap sehat meski sedang maternity leave dan punya anak. 

Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FunanciallyFit!

Baca juga: Rumus Keuangan Keluarga untuk Hidup Ideal di Jakarta


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page