Medical check up merupakan pemeriksaan tubuh menyeluruh yang dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi kesehatan. Hasil medical check up akan menjadi dasar bagi dokter untuk menetapkan tindakan medis jika diperlukan.
Melakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan ini banyak keuntungannya. Salah satu yang paling utama adalah mendeteksi dini potensi penyakit yang ada pada tubuh.
Dengan mengetahui potensi risiko sejak awal, kamu dapat melakukan pencegahan dan menghambat perkembangan penyakit kronis di masa depan.
Selain itu, medical check up juga sering menjadi syarat seseorang untuk mendapatkan pekerjaan, beasiswa, hingga masuk dalam tahap underwriting asuransi.
Baca juga: Cara Klaim Asuransi, Begini Prosedurnya agar Tidak Salah
Biaya Medical Check Up Terbaru
Medical check up atau MCU bisa dilakukan di rumah sakit maupun laboratorium kesehatan. Biayanya bervariasi tergantung pada jenis dan paket MCU yang diinginkan, serta tempat MCU dilakukan.
Namun secara umum, biaya MCU dibagi dalam beberapa kategori. Misalnya MCU untuk pemeriksaan dasar fisik, tes urine, hingga tes darah berkisar antara Rp300 - 800 Ribu.
Sementara MCU untuk pemeriksaan khusus seperti deteksi dini penyakit jantung atau tes kanker berkisar antara Rp900 - Rp1,5 Juta. Sedangkan MCU yang lebih lengkap harganya lebih mahal bisa mencapai jutaan rupiah.
Adapun jika MCU dilakukan di puskesmas di wilayah Jakarta, kamu cukup membayar mulai dari Rp50-300 Ribu.
Selain itu, pemerintah sebenarnya punya aturan terkait biaya MCU, yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.05/2014. Biaya MCU standar pemerintah yaitu:
- Paket dasar: Rp757.000
- Paket pegawai: Rp262.000
- Paket Tenaga Kerja Indonesia: Rp711.000
- Paket eksekutif pria: Rp1.1664.000
- Paket eksekutif wanita: Rp1.926.000
- Paket MCU 100% dasar: Rp349.000
- Paket MCU 100% lengkap: Rp471.000
- Biaya medical check up pranikah: Rp328.000/orang
- Biaya medical check up pranikah (dengan pemeriksaan TORCH wanita): Rp2.019.000
- Biaya medical check up pranikah (dengan pemeriksaan sperma pria): Rp414.000
- Biaya MCU tes jantung: Rp946.000.
Baca juga: 6 Manfaat Asuransi Perusahaan, Bantu Atasi Masalah Kerugian!
MCU Ditanggung Asuransi?
Biaya MCU memang bervariasi, tapi untuk paket yang lengkap relatif cukup mahal. Pertanyaannya, apakah MCU ditanggung asuransi kesehatan?
Jika yang dimaksud adalah asuransi kesehatan swasta, maka jawabannya tergantung perusahaan dan produk asuransi yang dimiliki. Ada perusahaan yang memasukkan biaya MCU sebagai manfaat, sehingga biaya MCU bisa diklaim.
Namun ada pula asuransi yang justru mensyaratkan MCU sebagai proses underwriting untuk menentukan polis disetujui atau tidak. Sehingga, kamu perlu membaca dengan detail ketentuan dalam polis, atau bertanya pada agen asuransi.
Bagaimana dengan BPJS Kesehatan? BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya MCU. Hal ini lantaran MCU dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, dan bukan keperluan mendesak.
Meski begitu, ada beberapa skrining kesehatan yang ditanggung pemerintah melalui BPJS. Apalagi saat ini pemerintah punya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bisa diklaim setiap hari ulang tahun di Faskes I.
Itulah ulasan mengenai berapa biaya medical check up terbaru. Meski tidak menanggung biaya MCU, tidak ada salahnya kamu memiliki asuransi kesehatan, baik BPJS, swasta, maupun keduanya.
Pasalnya, punya polis asuransi kesehatan termasuk dalam perencanaan keuangan yang wajib dilakukan. Tujuannya untuk melindungi aset dan kekayaan ketika penyakit kronis menyerang, serta memastikan finansialmu tetap sehat.
Penasaran seberapa sehat finansialmu? Kamu bisa cek kondisi finansial dengan mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA. Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Mengenal Asuransi Jiwa, Manfaat, hingga Jenis-Jenisnya