Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

WFH vs WFO: Mana Lebih Hemat untuk Karyawan?

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 28 April 2026 | 5K dilihat

WFH vs WFO: Mana Lebih Hemat untuk Karyawan?

Summary

WFH cenderung lebih hemat karena mengurangi biaya transportasi, makan di luar, dan gaya hidup, meski ada tambahan pengeluaran listrik dan internet di rumah. Sementara WFO memiliki biaya mobilitas dan konsumsi lebih tinggi, tetapi bisa mendukung produktivitas. Pada akhirnya, mana yang lebih hemat tergantung pada bagaimana kamu mengelola pengeluaran di masing-masing kondisi kerja.


WFH vs WFO, mana yang lebih hemat untuk karyawan? Simak perbandingan biaya dan pengeluaran agar kamu bisa mengatur keuangan lebih efektif.

Perbandingan antara WFH dan WFO kembali jadi relevan seiring kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong penerapan work from home (WFH) pada hari Jumat untuk menghemat energi. 

Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi penggunaan listrik dan bahan bakar secara nasional, tetapi juga ikut mempengaruhi pola pengeluaran karyawan. 

Di satu sisi, WFH bisa menekan biaya transportasi dan konsumsi harian, sementara di sisi lain ada penyesuaian pengeluaran di rumah yang juga perlu diperhitungkan. 

Kondisi ini membuat banyak orang mulai melihat ulang, sebenarnya mana yang lebih hemat antara WFH dan WFO dari sudut pandang keuangan pribadi.

Baca juga: Financial Planning untuk Gen Z yang Punya Prinsip Yolo, Fomo, dan Fopo

WFH vs WFO, Mana yang Lebih Hemat?

Jika kamu dihadapkan untuk memilih mana yang lebih hemat antara WFH atau WFO, berikut beberapa perbandingannya!

1. Biaya Transportasi

WFH jelas menghilangkan biaya transportasi harian, baik itu bensin, ongkos transportasi umum, tol, maupun parkir. Pengeluaran ini cukup besar jika dihitung bulanan, terutama bagi yang tinggal jauh dari kantor.

Di sisi lain, WFO membutuhkan biaya rutin untuk mobilitas tersebut. Semakin jauh jarak rumah ke kantor, semakin besar juga beban pengeluarannya. Dari aspek ini, WFH akan jauh lebih hemat.

2. Pengeluaran Makan dan Ngopi

Saat WFH, kamu punya kontrol lebih besar atas makanan karena bisa masak sendiri atau mengatur pola konsumsi dengan lebih hemat. Pengeluaran jadi lebih fleksibel dan bisa ditekan.

Sebaliknya, WFO memicu pengeluaran tambahan seperti makan siang di luar, jajan, atau ngopi bareng rekan kerja. Tanpa disadari, biaya kecil ini bisa terakumulasi cukup besar dalam sebulan.

3. Biaya Penunjang Kerja (Internet & Listrik)

WFH membuat penggunaan listrik dan internet di rumah meningkat. Tagihan bulanan biasanya naik karena penggunaan perangkat kerja seperti laptop, AC, atau WiFi yang lebih intens.

Sementara itu, WFO memindahkan sebagian biaya tersebut ke kantor. Karyawan tidak perlu memikirkan listrik atau internet selama bekerja di kantor, sehingga dari sisi ini WFO bisa terasa lebih hemat.

4. Pengeluaran Gaya Hidup

Bekerja dari kantor sering kali mendorong gaya hidup yang lebih konsumtif, mulai dari outfit kerja, skincare, hingga kebutuhan penunjang lainnya. Ada dorongan sosial yang membuat pengeluaran jadi lebih tinggi.

WFH menekan pengeluaran ini karena aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah. Kebutuhan tampil maksimal tidak sebesar saat WFO, sehingga biaya bisa lebih dikontrol.

5. Produktivitas vs Biaya Tersembunyi

WFH memang lebih hemat secara langsung, tapi ada potensi biaya tersembunyi seperti kurangnya batas antara kerja dan istirahat yang bisa berdampak pada produktivitas. Dalam jangka panjang, hal ini bisa mempengaruhi performa kerja.

WFO memberikan struktur kerja yang lebih jelas, yang bagi sebagian orang justru membantu menjaga produktivitas. Dampaknya memang tidak langsung terlihat dalam bentuk uang, tapi bisa berpengaruh pada stabilitas penghasilan dan karier.

Baca juga: Cara Menabung untuk Beli Skincare agar Wajah Tetap Glowing

Pengelolaan Keuangan yang Paling Penting

Pola kerja bisa berubah, mulai dari WFH, WFO, hingga hybrid yang makin umum diterapkan. Namun di tengah berbagai penyesuaian tersebut, satu hal yang tetap jadi kunci adalah bagaimana kamu mengelola keuangan dengan disiplin. 

Perbedaan sistem kerja memang mempengaruhi jenis pengeluaran, tapi tanpa kontrol yang jelas, pengeluaran tetap bisa membengkak di kondisi apa pun. Berikut cara kelola keuangan buat karyawan apapun pola kerjanya!

1. Pisahkan Anggaran Berdasarkan Kebutuhan Utama dan Tambahan

Langkah paling dasar adalah membagi pengeluaran ke dalam kategori yang jelas, seperti kebutuhan wajib (makan, tempat tinggal, transportasi) dan kebutuhan tambahan (hiburan, nongkrong, belanja). 

Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah melihat mana pengeluaran yang harus diprioritaskan dan mana yang masih bisa dikontrol. Cara ini membantu menjaga keseimbangan keuangan, baik saat WFH maupun WFO.

2. Tentukan Batas Pengeluaran Harian atau Mingguan

Alih-alih hanya mengandalkan anggaran bulanan, membagi batas pengeluaran ke skala yang lebih kecil bisa membuat kontrol lebih efektif. 

Dengan adanya limit harian atau mingguan, kamu bisa langsung menyesuaikan gaya hidup jika pengeluaran mulai berlebih. Pendekatan ini juga membantu menghindari kebiasaan “kebobolan” di akhir bulan.

3. Manfaatkan Fitur Keuangan Digital untuk Monitoring

Mengontrol keuangan jadi lebih mudah dengan bantuan teknologi. Fitur seperti pencatatan transaksi otomatis, pengelompokan pengeluaran, hingga notifikasi bisa membantu kamu memantau arus uang secara real-time. 

Itulah ulasan mengenai perbandingan antara WFH dan WFO dari segi keuangan, beserta tips untuk tetap hemat apapun pola kerjanya. Menerapkan tips-tips di atas bukan hanya membuatmu lebih hemat, tapi juga membuat keuangan lebih sehat.

Penasaran seberapa sehat finansialmu? Kalau penasaran, kamu bisa cek kondisi finansialmu sekarang, yaitu melalui Financial Fitness Check Up yang bisa memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit.

Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan 1 on 1 Consultation dengan Nyala Trainer. 

Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan, sehingga tetap bisa hemat meski harus kerja di kantor atau di rumah. 

Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang MeNyala sekarang guna mencapai #FUNanciallyFIT!

Baca juga: Ini 7 Kesalahan Keuangan Gen Z yang Tidak Boleh Dilakukan


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page