Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Daftar Negara dengan Utang Negara Terbanyak

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 27 Oktober 2024 | 8K dilihat

Daftar Negara dengan Utang Negara Terbanyak

Tahukah kamu negara mana yang punya utang luar negeri paling banyak? Yuk cari tahu daftar negara dengan utang tertinggi berikut!

Peran utang sebagai jalan keluar ketika ada masalah keuangan ternyata tidak hanya dilakukan oleh manusia saja. Negara pun terkadang perlu utang untuk menjalankan program-program pemerintah. 

Utang negara dalam ilmu ekonomi dikenal dengan istilah public debt atau utang pemerintah. Menentukan negara dengan utang tertinggi biasanya dilihat dari perbandingan utang dengan Produk Domestik Bruto (PDB). 

Public debt adalah jumlah utang pemerintah dan digunakan untuk membiayai defisit publik yang disebabkan oleh tingginya tingkat belanja program terhadap pendapatan yang dianggarkan. 

Utang bisa diperoleh dari dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeri, pemerintah biasanya mendapatkan dana segar dalam bentuk Obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN). 

Sementara dari luar negeri, pemerintah mendapat utang dari negara lain melalui kerja sama yang disepakati, atau kucuran dana langsung dari badan keuangan seperti International Monetary Fund (IMF).

Ada tiga tipe utang pemerintah atau public debt, yaitu utang jangka pendek, utang jangka menengah, dan utang jangka panjang.

Baca juga: Menabung Bareng Pacar, Boleh Nggak Sih?

Negara dengan Utang Tertinggi di Dunia

Menurut laporan bertajuk A World of Debt yang dirilis oleh Global Crisis Respons Group (GCRG) pada Juli 2023, jumlah public debt secara global mencapai US$ 92 Triliun pada 2022. 

Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab, mulai dari pandemi COVID-19 hingga krisis iklim. 

Akibatnya, ada 59 negara yang mengalami lonjakan utang publik ekstrem pada 2022, dibanding tahun 2011 yang jumlahnya hanya 22 negara. 

Dari total tersebut, 70% di antaranya dimiliki negara maju. Sedangkan sisanya atau 30% berasal dari negara berkembang yang tingkat bunga utangnya lebih tinggi. 

1. Amerika Serikat

Negara dengan utang tertinggi nomor satu di dunia adalah Amerika Serikat. Menurut laporan yang sama, jumlah utang Amerika mencapai US$ 30,985 Miliar.

Pengeluaran terbesar pemerintah Amerika Serikat adalah untuk jaminan pendapatan, seperti kompensasi pengangguran, tunjangan pensiun, dan tunjangan bagi karyawan penyandang disabilitas.

2. China

Utang China pada tahun 2022 mencapai US$ 13.955 Miliar. Menurut Dana Moneter Internasional (IMF), China menggunakan kebijakan fiskalnya untuk mengatasi perekonomian domestik, yang mempengaruhi peningkatan utang. 

3. Jepang

Utang Jepang tercatat sebesar US$ 11,061 Miliar. Menurut Institute of Analytics and Advocacy (IAA), utang Jepang itu digunakan untuk menjamin stabilitas pembiayaan program nasional.

4. Inggris

Inggris punya utang mencapai US$ 3,152 Miliar. Menurut Jubilee Debt Coalition, Inggris menggunakan dana tersebut salah satunya untuk membeli obligasi pemerintah negara lain.

5. Prancis

Perancis merupakan negara ke-5 dengan utang publik terbanyak di dunia. Totalnya mencapai US$ 3,092 Miliar, yang salah satunya digunakan untuk mendukung perekonomian pasca COVID-19.

Baca juga: Apa Itu OJK? Pengertian, Fungsi, dan Tugas Lengkap

Apa yang Perlu Dilakukan Individu?

Lalu berapa utang Indonesia? Melansir data Bank Indonesia, utang Indonesia per Juli 2024 sebesar US$ 414,3 Miliar. Menurut data itu, angka tersebut masih dalam status aman dan sehat. 

Rasio utang terhadap PDB Indonesia berada di angka 30,2%, yaitu jauh di bawah ambang batas aman 60%. Selain itu, utang Indonesia juga didominasi utang jangka panjang yaitu sebesar 84,9%. 

Pertanyaannya, apa sih dampak utang negara terhadap individu? Jika utang negara tergolong tinggi dan tidak terkendali, maka dampaknya antara lain beban pajak akan meningkat, inflasi tinggi, hingga penurunan investasi dan ekonomi yang lesu. 

Kamu sebagai individu dan warga negara biasa tentu tidak bisa membuat kebijakan untuk mencegah dampak buruk itu. Namun, kamu bisa melakukan hal-hal berikut untuk meminimalisir dampaknya terhadap keuanganmu!

1. Kelola Keuangan dengan Baik

Ketika utang negara tinggi, pemerintah berpotensi meningkatkan pajak atau memotong subsidi yang akan mempengaruhi biaya hidup sehari-hari. Untuk itu, kamu perlu mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik. 

Dalam hal ini, kamu bisa membuat anggaran yang lebih ketat, memprioritaskan kebutuhan, membangun dana darurat, hingga menabung untuk masa depan.

2. Tambah Sumber Pendapatan

Dalam situasi ekonomi yang tidak pasti akibat utang negara, mencari sumber pendapatan tambahan bisa menjadi langkah penting. 

Memiliki lebih dari satu sumber pendapatan, seperti menjalankan bisnis sampingan atau investasi, akan membantu mengurangi ketergantungan pada satu pendapatan yang mungkin terdampak oleh kondisi ekonomi yang memburuk.

3. Investasi 

Kamu juga bisa meminimalisir risiko dengan berinvestasi dalam instrumen keuangan yang lebih aman, seperti emas atau obligasi pemerintah. 

Saat utang negara meningkat, suku bunga mungkin naik, yang bisa mempengaruhi pasar saham atau properti. Dengan berinvestasi, kamu bisa melindungi kekayaan dari inflasi atau depresiasi nilai mata uang.

Pastikan investasi pada instrumen atau produk yang benar-benar kamu pahami, kamu bisa berinvestasi di OCBC mobile dengan banyak bonus dan manfaat di sini.  Selain itu, sesuaikan produk investasi dengan profil risiko investasi kamu!

Dengan tips-tips tersebut, kamu bisa meminimalisir dampak utang negara yang tinggi, serta menjaga kondisi kesehatan finansial tetap baik. 

Penasaran seberapa sehat finansialmu saat ini? Kamu bisa cek melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA yang hanya butuh waktu 3 menit.

Setelah melakukan Financial Fitness Check Up, kamu bisa mendiskusikan hasilnya melalui layanan konsultasi 1 on 1 dengan Nyala Trainer. 

Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk memperbaiki masalah keuangan kamu.

Banyak manfaatnya, bukan? Yuk, atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang untuk mencapai #FinanciallyFit!

Baca juga: Apa Itu Pendapatan Per Kapita? Pengertian dan Cara Menghitungnya


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page