Siapa disini yang tidak tertarik untuk berinvestasi? Investasi sering dijadikan satu-satunya jalan untuk bisa menambah kekayaan.
Bagaimana tidak ? Dengan keuntungan yang bisa diberikan, investasi jadi jalan satu-satunya untuk mereka yang masih kebingungan dengan keuangannya.
Hal ini juga yang dilakukan oleh Arsel, seorang anak magang yang baru merasakan memiliki pendapatan tetap selain yang diberikan oleh orang tua. Arsel sudah terbiasa untuk berinvestasi sejak dia duduk di bangku kuliah.
Bagi Arsel, menabung di rekening biasa merupakan hal yang merugikan. Jadi, Arsel tidak suka menabung di rekening, semua uang yang bisa dialokasikan untuk menabung, Arsel langsung menginvestasikan baik ke saham maupun reksa dana.
Tetapi, setelah berinvestasi, Arsel pun sangat percaya diri bahwa dia bisa mencapai keuangan yang sehat. Ketika Arsel mendapatkan kesempatan untuk melakukan cek kesehatan keuangan.
Arsel pun terkaget karena keuangannya bisa dikatakan belum sehat, tidak seperti apa yang dibayangkan selama ini.
Karena penasaran mengapa skor kesehatan keuangannya bisa dikatakan tidak fit, akhirnya Arsel ingin berkonsultasi dengan Nyala Trainer mengenai hasil skor kesehatan keuangan. Dari hasil berkonsultasi, berikut adalah tips keuangan yang bisa dilakukan oleh Arsel.
Tips Mencapai Keuangan yang Sehat
Terlepas dari rajin investasi, hal tersebut tidak langsung membuat keuangan menjadi sehat. Berikut beberapa tips untuk mencapai status keuangan yang sehat.
Dana Darurat Bukan Dana Investasi
Dari hasil financial check up dan cerita yang disampaikan, Arsel belum memiliki dana darurat dalam pengelolaan keuangannya. Memang benar, memiki uang tunai memang dirasa rugi karena takut nilai uangnya berubah.
Tetapi, memiliki uang tunai sebenarnya sangat penting terutama untuk membantu kamu dalam membuat keamanan keuangan. Dana darurat adalah dana yang harus selalu ada kapanpun dan sifatnya harus likuid atau mudah untuk dicairkan.
Dana darurat ini bukanlah dana investasi, dana darurat ini hanya boleh digunakan ketiak terjadi kejadian yang tidak bisa direncanakan, seperti kehilangan pendapatan, terjadi pengurangan pendapatan, bencana dan kejadian yang tidak bisa direncanakan sama sekali.
Meskipun sudah berinvestasi, bukan berarti dana darurat harus dilewatkan. Andai kata kamu membeli smartphone, pasti langsung kamu pasang tempered glass, bukan?
Meskipun kamu juga tidak memakainya sampai layarnya rusak, tetapi kamu ingin melindunginya, andai kata ada kejadian tersebut.
Dana darurat pun sama, memang kamu tidak akan memakainya saat ini. Tetapi, ketika kamu sudah punya, kamu lebih aman dalam mengatur dan merencanakan keuangan ke depannya.
Rencana Keuangan Dapat Berubah, Pentingnya Lakukan Review Keuangan
Dalam merencanakan keuangan, banyak hal yang bisa berubah dalam kehidupan maupun rencana keuangan. Maka dari itu, penting untuk melakukan review keuangan minimal satu tahun sekali.
Dengan melakukan review keuangan, akan mempermudah kamu dalam menentukan langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Kamu tidak akan mengambil keputusan keuangan yang merugikan di masa depan.
Kamu bisa melakukan review keuangan dengan cek arus kas keuangan kamu dan juga neraca keuangan kamu. Kumpulkan aset apa saja yang dimiliki dan buatlah daftar utang yang dimiliki.
Dari sini kamu akan mengetahui apakah kewajiban lebih besar daripada aset, kamu juga jadi tahu kemampuan menabung per bulan dan masih banyak aspek lainnya yang bisa dicek dengan melakukan review keuangan.
Jangan Bergantung Hanya dari Satu Pendapatan
Arsel pun menanyakan, apakah jika bergantung dari pendapatan saat ini sudah cukup atau lebih baik strategi apa yang harus digunakan ke depannya.
Untuk mencapai kebebasan keuangan, kita juga harus mulai merencanakan bagaimana caranya kita bisa menambah keran keuangan lain, selain pendapatan saat ini.
Pendapatan pasif bisa didapatkan dari aset yang kita miliki saat ini dan bisa menghasilkan pendapatan.
Contohnya adalah rumah yang disewakan, rumah yang dijadikan kos-kosan atau aset lainnya yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan.
Untuk bisa memiliki pendapatan pasif, kamu bisa mulai merencanakannya dari sekarang. Jika dalam bentuk rumah, kamu bisa mulai menghitung berapa harga rumah yang ingin kamu beli.
Lalu, kamu bisa menghitung berapa kebutuhan yang harus kamu tabungkan dan investasikan per bulannya.
Rencanakan Kondisi Finansial Bersama Ruang MeNYALA!
Akhirnya Arsel pun menjadi paham bagaimana cara mengelola keuangan dan bekal apa saja yang perlu disiapkan ke depannya.
Jika tidak berkonsultasi dengan Nyala Trainer, perencanaan keuangan Arsel tidak akan bisa menjadi se-komprehensif ini.
Kamu juga mau lebih bijak lagi dalam perencanaan keuangan? Langsung saja lakukan konsultasi 1-on-1 di Ruang meNYALA. Kamu bisa konsultasi langsung dengan Nyala Trainer yang sudah tersertifikasi loh !
Selain itu, konsultasi ini bisa kamu lakukan secara gratis. Tunggu apalagi, yuk langsung aja daftar jadi member Ruang meNYALA, lakukan Financial Check Up dan pemesanan jadwal konsultasi. Gampang bukan?