Pelajari 5 strategi old money menjaga aset agar kekayaan tetap aman. Tips mudah untuk pemula membangun keuangan yang stabil!
Old money adalah istilah untuk menggambarkan orang atau keluarga yang memiliki kekayaan turun-temurun dari generasi ke generasi.
Kekayaan mereka biasanya bukan hasil dari pencapaian instan, melainkan sudah dibangun sejak lama melalui aset yang stabil, seperti tanah, properti, bisnis keluarga, atau investasi klasik.
Orang dengan label old money biasanya punya gaya hidup yang elegan tapi tidak berlebihan. Mereka lebih memilih kualitas dibanding kuantitas, menekankan kesopanan, pendidikan, dan citra yang berkelas.
Ciri khasnya adalah kesederhanaan yang justru memancarkan kemewahan, misalnya memakai fashion timeless dengan potongan sederhana, rumah yang klasik tapi terawat, atau hobi yang berhubungan dengan seni, literatur, dan budaya.
Baca juga: Keseimbangan: Definisi Kaya yang Sesungguhnya
Strategi Old Money Menjaga Aset
Kekayaan old money itu sudah turun-temurun dari beberapa generasi. Bisa jadi old money yang kamu temui saat ini merupakan cucu atau cicit dari orang tua yang kaya.
Selain bertahan dalam waktu yang lama, kekayaan mereka juga terdiversifikasi ke dalam beberapa aset, inilah salah satu fakta yang membuat kekayaan mereka seperti tiada habisnya.
Berikut ini beberapa rahasia dan strategi para old money dalam menjaga dan mempertahankan kekayaan!
1. Diversifikasi Investasi
Keluarga old money tidak menaruh seluruh kekayaannya di satu jenis aset. Mereka biasanya menyebar kekayaan ke berbagai sektor, seperti properti, saham blue chip, obligasi pemerintah, hingga kepemilikan bisnis.
Diversifikasi ini membuat kekayaan tetap aman meski ada krisis di satu sektor. Misalnya, jika harga properti turun, keuntungan dari saham atau obligasi bisa menjadi penyeimbang.
2. Fokus pada Aset Produktif
Old money jarang menghamburkan kekayaan untuk hal-hal konsumtif semata. Mereka lebih suka menaruh dana pada aset yang menghasilkan pendapatan jangka panjang, misalnya tanah yang disewakan, perkebunan, atau kepemilikan perusahaan.
Prinsip mereka jelas, uang harus terus bekerja meski pemiliknya tidak bekerja. Dengan begitu, generasi berikutnya tetap bisa menikmati aliran pendapatan pasif yang stabil.
3. Perencanaan Warisan
Keluarga dengan old money sangat memperhatikan keberlangsungan harta lintas generasi. Mereka biasanya membuat trust fund, yayasan keluarga, atau rencana warisan yang terstruktur agar harta tidak habis terpecah saat diwariskan.
Strategi ini bukan hanya soal menjaga jumlah harta, tetapi juga memastikan aset tetap digunakan sesuai tujuan keluarga, misalnya untuk pendidikan, amal, atau kelangsungan bisnis keluarga.
4. Hidup di Bawah Kemampuan
Salah satu filosofi old money adalah tidak selalu memamerkan kekayaan. Mereka cenderung hidup dengan gaya sederhana meski punya aset besar. Misalnya, lebih memilih fashion klasik yang tahan lama dibanding membeli barang tren yang cepat usang.
Gaya hidup ini bukan berarti pelit, melainkan bentuk disiplin agar uang tidak terkuras untuk konsumsi yang tidak produktif. Prinsip ini membuat kekayaan bisa terjaga lebih lama.
5. Investasi pada Pendidikan
Bagi old money, aset bukan hanya soal uang dan properti, tetapi juga tentang ilmu, jaringan, dan nilai yang diwariskan. Old money berinvestasi besar pada pendidikan anak dan cucu, membangun karakter agar mereka mampu mengelola kekayaan dengan bijak.
Selain itu, mereka menanamkan nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab agar harta tidak cepat habis hanya karena gaya hidup berlebihan. Dengan strategi ini, kekayaan bisa terus bertahan bahkan hingga beberapa generasi.
Baca juga: Jadi Miliarder dari Saham, Ini Rincian Kekayaan Lo Kheng Hong
Menumbuhkan Aset dari Sekarang
Memperoleh kekayaan seperti para old money itu bisa saja dilakukan, caranya dengan mengikuti apa yang mereka lakukan terhadap aset dan kekayaan. Misalnya mulai menumbuhkan aset sejak dini.
Saat ini, menumbuhkan aset dengan investasi itu sangat mudah. Banyak aplikasi keuangan yang bisa kamu gunakan, salah satunya OCBC mobile yang dirancang untuk mempermudah investasi secara digital.
Aplikasi OCBC mobile tidak hanya memudahkan kamu dalam melakukan transaksi harian seperti transfer atau pembayaran saja, melainkan juga membantu meraih #FunanciallyFit dengan pilihan investasi yang lengkap.
Selain mulai menumbuhkan aset, kamu juga harus mengelola uang sebaik mungkin. Tujuannya agar cash flow tetap positif dan finansial kamu terjaga kesehatannya.
Penasaran dengan kondisi keuangan kamu saat ini, apakah sudah bisa menambah aset atau perlu mengamankan keuangan terlebih dahulu? Tenang, kamu bisa cek sekarang melalui Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Melalui FFCU, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membantumu untuk punya aset seperti para old money.
Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan dan memberikan tips khusus untuk kamu agar punya aset seperti old money.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: 10 Cara Mengatur Rencana Keuangan Keluarga, Ini Manfaatnya!