Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

5 Cara Cegah Depresiasi yang Tak Banyak Orang Tahu!

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 29 Mei 2025 | 328 dilihat

5 Cara Cegah Depresiasi yang Tak Banyak Orang Tahu!

Depresiasi adalah penurunan nilai suatu aset seiring dengan penggunaan atau waktu. Meski sering identik dengan aset, depresiasi juga berlaku pada barang atau uang. 

Sebagai contoh, pada tahun 2015 kamu membeli mobil baru seharga Rp300 Juta. Seiring penggunaan dan berjalannya waktu, nilai mobil tersebut berangsur menyusut, sehingga pada 2020 harga pasarannya hanya Rp225 Juta. 

Dari ilustrasi di atas, bisa disimpulkan bahwa mobil yang kamu beli mengalami depresiasi nilai. 

Baca juga: Siapkan Dana Pendidikan dengan Life Goals Lebih Mudah Capai Impian

Faktor yang Mempengaruhi Depresiasi

Depresiasi merupakan suatu keniscayaan yang pasti akan terjadi pada suatu aset. Faktor yang mempengaruhinya pun bisa dari dalam si aset atau faktor dari luar seperti tren dan kemajuan teknologi. 

Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan suatu aset atau barang mengalami depresiasi nilai. 

1. Usia atau Masa Manfaat

Semakin lama aset digunakan, nilainya akan terus menurun karena keausan atau penurunan performa. Contohnya adalah mobil seperti ilustrasi di atas. 

Umur ekonomis aset sangat menentukan seberapa cepat aset tersebut mengalami depresiasi.

2. Frekuensi dan Intensitas Penggunaan

Aset yang digunakan terus-menerus atau dalam kondisi berat akan lebih cepat mengalami penurunan nilai. 

Contohnya, mesin pabrik yang dioperasikan 24 jam tentu akan lebih cepat rusak dibanding mesin yang hanya dipakai sesekali. Intensitas penggunaan mempercepat keausan fisik aset.

3. Perawatan dan Pemeliharaan

Aset yang dirawat dengan baik akan mengalami depresiasi yang lebih lambat. Misalnya, gedung yang rutin diperbaiki cenderung punya nilai yang stabil dibandingkan gedung yang dibiarkan rusak. 

Sebaliknya, pemeliharaan dan pengelolaan aset yang buruk bisa mempercepat nilai turun meskipun usia aset masih muda.

4. Faktor Eksternal

Kemajuan teknologi bisa membuat aset lama menjadi usang (obsolet), walaupun secara fisik masih layak pakai. 

Contohnya, komputer lama bisa kehilangan nilai secara drastis karena munculnya versi baru dengan spesifikasi jauh lebih tinggi. 

Selain itu, tren pasar dan permintaan konsumen juga bisa mempengaruhi nilai suatu aset secara tidak langsung.

Baca juga: 7 Contoh Surat Pengakuan Hutang Untuk Dijadikan Referensi

Cara Mencegah Depresiasi

Meski merupakan suatu keniscayaan, tetapi bukan berarti depresiasi itu tidak bisa dicegah. Seperti uraian di atas, penurunan nilai bisa diperlambat dengan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik. 

Nah berikut ini beberapa cara mencegah depresiasi baik pada barang maupun uang.

1. Perawatan Rutin

Aset seperti kendaraan, mesin, atau properti akan lebih tahan lama jika dirawat dengan baik. 

Misalnya, servis mobil secara berkala bisa menjaga performanya tetap optimal dan memperlambat penurunan nilai jual. 

Properti yang rutin dicat ulang atau dibersihkan juga akan terlihat lebih layak dan bernilai tinggi dalam jangka panjang.

2. Gunakan Aset Sesuai Fungsi

Memaksakan penggunaan aset di luar kapasitasnya akan mempercepat kerusakan. Pada akhirnya, nilai aset akan merosot lebih cepat.

Contohnya, menggunakan laptop kelas ringan untuk pekerjaan berat seperti rendering grafis bisa mempercepat keausan.

3. Simpan Aset di Tempat yang Aman

Penyimpanan juga mempengaruhi nilai suatu aset. Barang elektronik yang disimpan di ruangan lembap atau kendaraan yang tidak dilindungi dari cuaca ekstrem bisa lebih cepat rusak. 

Menyediakan tempat penyimpanan yang aman dan sesuai standar bisa mengurangi risiko depresiasi akibat lingkungan.

4. Lindungi Nilai Uang dengan Investasi

Nilai uang bisa tergerus oleh inflasi jika hanya disimpan dalam bentuk tunai. Untuk mencegah depresiasi nilai uang, kamu bisa mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi.

Ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, seperti emas, obligasi negara, atau reksa dana. Investasi membantu nilai uang tumbuh seiring waktu, sehingga daya beli tetap terjaga bahkan di tengah inflasi.

Selain mencegah depresiasi, investasi sesuai profil risiko juga bisa menunjang kesehatan finansialmu. 

Penasaran seberapa sehat finansialmu? Kini kamu bisa cek kesehatan keuangan kamu di sini

Dengan melakukan financial fitness check up, kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan pertama kali supaya keuangan kamu lebih sehat dan membuatmu bahagia.

Financial Fitness Check Up bisa membantumu memeriksa kondisi keuangan hanya dalam waktu 3 menit. Lalu, kamu juga bisa membahas hasil Financial Fitness Check Up kamu dengan Nyala Trainer di Konsultasi 1 on 1

Dengan sesi konsultasi ini, kamu bisa mengetahui bagaimana strategi yang tepat untuk keuangan kamu.

Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapat, bukan? Jadi, yuk segera atur keuanganmu dengan Ruang meNYALA sekarang agar kamu bisa segera #FinanciallyFit!

Baca juga: Pengaruh Kondisi Finansial Terhadap Kesehatan Mental Kamu


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page