Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Uang Kertas, ATM, hingga QRIS: Perjalanan Metode Pembayaran yang Perlu Kamu Tahu

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 3 Desember 2025 | 5K dilihat

Uang Kertas, ATM, hingga QRIS: Perjalanan Metode Pembayaran yang Perlu Kamu Tahu

“Nak, kamu tahu nggak, dulu orang-orang bayar semuanya pakai uang kertas atau koin, loh?” tanya Ayah kepada Alex sambil menyeruput kopi hitam di ruang tamu.

Alex yang sedang main HP tak jauh dari ruang tamu langsung menoleh. “Masa sih, Yah? Emang nggak ribet bawa uang fisik gitu?” tanya Alex penasaran.

Ayah tersenyum. “Ya ribet juga. Uang kertas bisa sobek, basah kalau kena hujan, atau malah hilang. Tapi waktu itu, belum ada pilihan lain. Semua transaksi, ya pakai uang tunai,” jawab Ayah.

Percakapan sore itu membuat Alex penasaran. Ternyata metode orang membayar dari masa ke masa punya ceritanya sendiri. Dari uang kertas, kartu ATM, sampai sekarang pakai QRIS. Yuk, kita telusuri perjalanan metode bayar ini.

Dari Uang Kertas ke Kartu ATM

Uang kertas sudah digunakan ratusan tahun sebagai alat pembayaran utama. Orang terbiasa menaruh uang di dompet atau amplop dan dibawa saat bepergian.

Tapi, seiring perkembangan zaman, kebutuhan manusia makin besar. Bayar sekolah, beli buku dan peralatan sekolah, atau belanja jumlah besar. Membayar semetode tunai, jadi repot karena harus membawa uang dalam jumlah banyak.

“Ayah masih ingat pertama kali punya kartu ATM. Rasanya keren banget. Tinggal gesek atau tarik tunai di mesin, nggak perlu bawa uang banyak dan berat di tas,” cerita Ayah sambil tertawa kecil. 

Kartu debit atau yang lebih dikenal orang dengan sebutan kartu ATM memang jadi salah satu langkah besar menuju pembayaran modern. Dengan kartu ini, orang bisa menyimpan uang di bank dan mengaksesnya kapan saja.

Mau tarik tunai, transfer, atau belanja di toko, semuanya bisa dilakukan dengan lebih praktis. Kartu ATM membuat hidup menjadi semakin praktis dan aman karena tak harus membawa uang banyak.

Baca Juga: Ingin Beli Mainan? Yuk Nabung Dulu!

Munculnya Kartu Elektronik dan E-Wallet

Perkembangan berikutnya muncul ketika teknologi internet mulai merambah kehidupan sehari-hari. Masyarakat diperkenalkan dengan kartu elektronik dan e-wallet. Bedanya apa?

Kartu elektronik biasanya berupa kartu, seperti kartu tol atau kartu transportasi. Tinggal ditempelkan (tap), pembayaran langsung beres. Sementara e-wallet sedikit berbeda.

E-wallet adalah dompet digital yang ada di aplikasi HP. Contohnya GoPay, OVO, ShopeePay, dan DANA. Dengan saldo di dalamnya, kita bisa membayar makanan, belanja online, bahkan bayar listrik.

“Kalau sekarang sih Alex seringnya pakai e-wallet, Yah. Soalnya lebih gampang. Tinggal isi saldo, terus bisa buat apa aja,” kata Alex kepada Ayahnya.

“Itu tandanya zaman makin maju. Kamu nggak perlu lagi bawa banyak uang tunai. Cukup HP saja, semuanya beres,” jawab sang Ayah sambil mengangguk.

Era QRIS, Bayar Jadi Lebih Mudah

Puncaknya adalah ketika pemerintah Indonesia memperkenalkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Dengan QRIS, semua aplikasi pembayaran digital bisa digunakan di satu kode QR yang sama.

Bayangkan kamu lagi beli minuman di kantin sekolah dan di meja kasir ada stiker QRIS. Kamu tinggal buka aplikasi mobile banking dan pastikan saldonya mencukupi, lalu scan. Dalam hitungan detik, pembayaran selesai.

“Betul. QRIS bikin hidup lebih simpel. Bahkan warung kecil sekarang sudah bisa menerima pembayaran digital. Itu artinya teknologi nggak cuma dipakai di kota besar, tapi juga sampai ke kota kecil karena QRIS bukan cuma dipakai di kota besar tapi juga di toko-toko usaha kecil seperti UMKM,” jawab Ayah sambil tertawa.

Belajar Bijak Mengelola Uang di Era Cashless

“Kalau semua serba digital, apa nggak bikin orang makin gampang habis uangnya, Yah?” tanya Alex penasaran.

“Justru itu. Makanya, kamu harus belajar mengatur keuangan sejak muda. Lihat riwayat transaksi, bikin batasan jajan, dan jangan gampang tergoda diskon,” jawab Ayahnya.

Alex mengangguk pelan. Memang benar, di era cashless society ini, godaan untuk belanja ada di mana-mana. Tapi kalau bisa disiplin, justru kita bisa lebih mudah mencatat dan mengontrol pengeluaran.

Perjalanan metode bayar, dari uang kertas, kartu ATM, e-wallet, hingga QRIS, menunjukkan dunia terus berubah. Dulu orang membawa uang di dompet, sekarang cukup dengan HP. Semua jadi lebih praktis, cepat, dan aman.

Namun, di balik semua kemudahan itu, ada satu hal yang tidak boleh berubah yaitu metode kita mengelola uang dengan bijak. Saat kamu membayar dengan QRIS di kantin, ingatlah bahwa kamu sedang menjadi bagian dari perjalanan panjang metode bayar yang terus berkembang.

“Zaman boleh berubah, tapi anak muda yang pintar akan selalu tahu metode mengatur uangnya,” tutur Ayah menutup obrolan sore itu dengan Alex yang tersenyum.

Karena kamu sudah di atas 10 tahun, kamu juga bisa punya mobile banking sendiri, loh. Soal keamanan kamu nggak perlu khawatir karena transaksinya dapat dipantau selama 24/7 oleh orang tua melalui aplikasi OCBC mobile.

Orang tua juga bisa mengatur limit transaksi harian dan juga memantau setiap transaksi yang kamu lakukan. Aman banget, kan?

Kamu bisa cek saldo, nabung, bahkan atur pengeluaran lewat HP. Jadi, sambil menikmati kemudahan bayar pakai QRIS atau e-wallet, kamu juga punya wadah aman buat menyimpan uangmu. Siapa bilang belajar finansial harus nunggu gede dulu?”

Baca Juga: Tips Uang Jajan Nggak Cepat Habis, Ini Rahasianya!


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page