Logo Ruang Menyal
Bg Block

Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contohnya

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 23 Mei 2023 | 30183 dilihat

Article Detail

Apakah kamu pernah terlibat kegiatan ekonomi? Sebagai konsumen, tentu kita semua pernah terlibat dalam kegiatan tersebut. Namun, apa itu kegiatan ekonomi? Secara umum, kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang melibatkan konsumen, produsen serta pihak lain seperti distributor dan pemerintah. 

Lalu, apa tujuan kegiatan ekonomi sebenarnya? Dan apa saja yang termasuk ke dalam jenis kegiatan ekonomi? Simak selengkapnya pada artikel ini.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah segala tindakan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ekonomi berkembang sesuai dengan peradaban masyarakat setempat. Oleh karena itu, kegiatan ekonomi adalah salah satu gambaran kondisi masyarakat di suatu wilayah. 

Sedangkan secara konkret, kegiatan ekonomi adalah suatu kegiatan untuk menghasilkan barang atau menambah nilai guna pada barang. Menghasilkan barang pada suatu kegiatan ekonomi adalah segala upaya dalam membuat produk baru. Salah satu contoh kegiatan ekonomi adalah mengolah minyak mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang memiliki harga lebih tinggi.

Produk yang dihasilkan kegiatan ekonomi adalah barang dan jasa, sehingga hasil akhir dari suatu kegiatan ekonomi tidak selalu benda fisik. Jadi, jika kamu membuka layanan pengerjaan tugas sekolah, maka jasa tersebut termasuk produk kegiatan ekonomi. 

Baca juga: Tujuan Keuangan, Ini Langkah Mudah Dalam Menentukannya!

Jenis Kegiatan Ekonomi

Setelah menyimak pemaparan mengenai pengertian kegiatan ekonomi, berikut adalah jenis-jenis kegiatan ekonomi. 

1. Produksi

Macam-macam kegiatan ekonomi yang pertama adalah produksi. Kegiatan ini merupakan upaya menghasilkan barang dan jasa atau menambah nilai guna produk. Sedangkan, penghasil barang/jasa disebut sebagai produsen.

Sesuai dengan definisinya, produk akhir dari kegiatan produksi berbentuk barang mentah (hasil ekstraksi alam langsung), barang setengah jadi (olahan yang akan dilimpahkan kepada produsen lain), dan barang jadi (produk siap pakai). 

2. Konsumsi

Kedua, jenis kegiatan ekonomi adalah konsumsi. Berbeda dengan produksi, konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi hingga menghabiskan nilai guna barang. Pelaku ekonomi dalam kegiatan konsumsi disebut konsumen. Dalam hal ini, konsumen adalah masyarakat luas yang merupakan target pasar produsen. 

3. Distribusi

Distribusi adalah jenis kegiatan ekonomi yang terakhir. Proses ini meliputi penyaluran barang produksi agar sampai ke tangan konsumen. Kegiatan distribusi dilakukan oleh pihak yang disebut distributor. Dalam pelaksanaannya, distributor akan mengirimkan barang produksi ke tempat-tempat dalam jangkauan konsumen.

Pelaku Kegiatan Ekonomi 

Nah, setelah memahami pengertian dan macam-macam kegiatan ekonomi, lalu siapa pelaku kegiatan ekonomi? Pelaku kegiatan ekonomi adalah pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Ada 4 pelaku utama kegiatan ekonomi, yaitu:

1. Rumah Tangga Konsumsi (RTK)

Rumah tangga konsumen dalam kegiatan ekonomi adalah pihak yang membeli atau mengkonsumsi barang/jasa. Dengan mempelajari RTK, kita dapat melihat bagaimana manusia memenuhi kebutuhan hidupnya untuk keperluan pribadi.

Di samping itu, RTK juga menyuplai faktor produksi, seperti tenaga kerja, tanah/lahan, dan mendapatkan timbal balik berupa gaji/upah serta hasil sewa. 

2. Rumah Tangga Produksi (RTP)

Rumah tangga produsen adalah pihak yang menyediakan barang/jasa kepada konsumen. RTP akan mendapatkan laba dari hasil produksinya dan membayarkan gaji/upah kepada rumah tangga konsumsi atas pemanfaatan tenaga kerjanya.

Melalui pembayaran faktor produksi ini, RTP berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Timbal balik dan profit yang didapatkan antar pelaku kegiatan ekonomi akan mengalami roda perputaran. Dengan demikian, hal ini akan memberi dampak pada setiap sendi perekonomian.

3. Pemerintah

Kita telah mengetahui bahwa ada rumah tangga produksi dan rumah tangga konsumsi, tetapi bagaimana bila salah satunya memiliki dominasi lebih besar daripada pihak lain? Di sinilah diperlukan peraturan dari pihak ketiga yang membatasi dan melindungi hak serta kewajiban antara RTK & RTP. 

Pemerintah akan menciptakan iklim usaha yang sehat untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antar RTP. Pemerintah juga berperan memberi regulasi untuk melindungi hak konsumen, seperti penetapan harga eceran tertinggi maupun pembebanan pajak pada konsumsi barang tertentu. 

4. Masyarakat Luar Negeri

Pada perekonomian terbuka, kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang melibatkan anggota masyarakat dari luar negeri. Dengan demikian, pelaku kegiatan ekonomi seperti RTK, RTP dan pemerintah juga perlu mempertimbangkan keberadaan masyarakat luar negeri dalam mengambil keputusan. 

Transaksi ekonomi dengan masyarakat luar negeri dapat membawa keuntungan besar. Hal ini bisa terjadi jika penjualan barang di pasar internasional lebih tinggi daripada pembelian barangnya. Nah, transaksi seperti inilah yang dapat mendatangkan devisa negara. 

Tujuan Kegiatan Ekonomi

Semua aktivitas pasti memiliki tujuan untuk dicapai, begitupun kegiatan ekonomi. Secara umum, tujuan kegiatan ekonomi adalah memenuhi kebutuhan hidup dalam rangka mencapai kemakmuran. Nah, berikut adalah penjabaran dari tujuan kegiatan ekonomi.

1. Mempertahankan Kelangsungan Hidup

Tujuan manusia melakukan kegiatan ekonomi adalah mempertahankan diri. Hal ini merupakan kebutuhan pokok dari kegiatan ekonomi karena pada dasarnya manusia akan berusaha mempertahankan diri sebaik mungkin.

Dalam kegiatan ekonomi, manusia memproduksi barang lalu menjual atau menukarkannya dengan barang lain. Setelah manusia mengalami perkembangan, maka hasrat untuk mempertahankan diri bukan hanya dibutuhkan oleh individu atau keluarga inti, tetapi juga tempat mereka mencari nafkah. Sehingga, urgensi menjaga kelangsungan hidup juga dapat ditemui pada unit ekonomi berupa perusahaan atau kelompok kerja lainnya. 

2. Menemukan Barang Kebutuhan yang Baru

Ketika membahas mengenai tujuan manusia melakukan kegiatan ekonomi, maka tidak lepas dari saran atau alat penunjangnya. Seorang pengrajin kayu atau pembuat roti tentu membutuhkan alat produksinya untuk mempertahankan kegiatan produksi usaha mereka.

3. Meningkatkan Skala Produksi

Saat ini fokus kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi, tetapi juga kelompok. Mereka yang tergabung pada satu unit kerja akan berusaha meningkatkan penjualan atau barang produksi untuk meraup profit lebih tinggi. 

Contoh Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah aktivitas pokok yang dekat dengan rutinitas keseharian kita. Namun apa saja contoh kegiatan ekonomi? Berikut adalah beberapa di antaranya. 

  • Produksi merupakan kegiatan ekonomi yang menghasilkan produk, baik berupa barang mentah, setengah jadi, maupun jadi. Contoh kegiatan ekonomi produksi barang mentah biasanya terjadi di bidang pertambangan.  Hasil tambang/galian berupa hasil alam akan disalurkan kepada perusahaan pengelola. Selanjutnya, produk tersebut diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. 

  • Pada kegiatan konsumsi, manusia berupaya mewujudkan tujuan mereka untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Hal ini dilakukan dengan membeli atau memakai barang untuk mengurangi nilai guna sekaligus memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Contoh kegiatan konsumsi adalah membeli sayuran dari hasil kebun orang lain.

  • Satu tahap yang tidak kalah penting dalam rantai pasokan makanan adalah distribusi. Distribusi memungkinkan konsumen untuk membeli sayuran pada toko atau warung terdekat, sehingga ia tidak perlu bersusah payah menjangkau produsen sayur. 

Itulah tadi penjelasan mengenai pengertian, jenis, tujuan serta contoh kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi terjadi di seluruh bidang industri, di mana setiap bidang tersbut memiliki keterkaitan yang tak bisa dilepaskan guna memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sampai sini, kamu pasti jadi lebih paham kan mengenai kegiatan ekonomi? Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga: 10 Cara Mengelola Keuangan Dengan Baik Agar Finansial Sehat


undefined Komentar

Max. 0/120 karakter

Konten Lainnya