29 Juli 2022

10. INVESTASI

Apa Itu Reksadana?

Buat sobat meNyala yang ingin belajar investasi dan masih menjadi pemula dalam berinvestasi, cocok banget nih untuk mulai investasi dengan instrument investasi reksa dana. Karena reksa dana termasuk dalam investasi dengan resiko rendah lho! 

Tapi, apa sih sebenarnya reksa dana itu ? Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang disebut Manajer Investasi. Kemudian, manaje investasi akan menginvestasikan dana tersebut ke dalam surat berharga seperti saham, obligasi dan pasar uang.

Nah, ternyata reksa dana itu banyak jenisnya lho, yuk intip apa aja sih jenis reksa dana!


1.     Reksa dana Pasar Uang

Reksadana pasar uang berisi dana tunai atau obligasi yang akan jatuh tempo, tapi returnya lebih besar dari deposito. Reksa dana Pasar Uang itu, merupakan jenis reksa dana yang memiliki risiko paling kecil dibandingkan jenis reksadana lainnya. Tapi, karena returnya yang tidak terlalu tinggi, reksa dana pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek, di bawah satu tahun. 

2.     Reksa Dana Saham

Nah, kalau reksa dana pasar uang memiliki return yang rendah, kalau reksadana saham mempunyai return yang paling tinggi nih sobat meNyala. Kalau Namanya saham, pasti risikonya tergolong tinggi, karena itu reksa dana saham cocok untuk investasi jangka panjang, seperti lebih dari lima tahun. Reksa dana saham juga cocok untuk persiapan dana pensiun kamu lho! Dan kamu bisa mendapatkan return yang lebih tinggi!


3.     Reksa Dana Campuran

Sesuai dengan namanya, reksa dana campuran berisi kombinasi antara saham dan obligasi. Tapi, porsi dari produknya berbeda-beda. Kamu bisa menggunakan reksa dana ini untuk jangka menengah, karena resikonya yang berada di bawah reksadana saham. Jika kamu ingin berinvestasi DP rumah dalam waktu menengah misalnya tiga tahun kedepan, reksadana campuran cocok banget nih Sobat Nyala!

4.     Reksa dana pendapatan tetap 

Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksadana yang alokasi dananya sebagian besar ditempatkan pada instrument obligasi. Sebesar 80% di obligasi dan 20% di pasar uang. Nah, reksa dana pendapatan tetap bisa memberikan kamu return yang stabil tiap tahunnya sobat Nyala karena fluktuadi  yang rendah dan cocok buat investasi jangka pendek 1 sampai 3 tahun. 

Eits, walaupun begitu reksa dana juga ada risikonya sobat Nyala. Risiko reksadana seperti berkurangnya nilai unit penyertaan; risiko yang dipengaruhi oleh turunnya harga dari efek saham, obligasi, atau surat berharga lainnya yang masuk dalam portfolio reksadana ini dapat diminimalisir oleh Manajer Investasi dengan prinsip diversifikasi yang diterapkan. 

Lalu ada juga, risiko likuiditas adalah risiko menyangkut kesulitan yang dihadapi Manajer Investasi jika sebagian besar investor reksadana melakukan redemption (penjualan kembali) atas unit-unit yang dimiliki. 

Nah, itu dia sobat Nyala jenis-jenis reksa dana yang bisa kamu kenali dan kamu coba! Tapi kamu juga harus perhatikan resikonya juga ya sobat Nyala, biar kamu tidak kaget saat mulai investasi!

Buat kamu yang ingin makin memperkuat otot finansial kamu dengan baru memulai investasi atau kamu yang ingin mengetahui berapa skor finansial kamu. Kamu bisa loh mulai dari Financial Fitness Check Up dan kamu juga bisa melakukan One-on-One Consultation Bersama Nyala Trainer dari komunitas meNYALA sekarang juga!

 

 

 

1 comments

  • Nadya vitawaty sukari

    18 Agustus 2022

    Bagaimana saya bisa menghubungi Trainer consultant?

MENYALA
PROMO

Nikmati berbagai promo menarik yang bikin kantongmu selalu financially fit!