Salah satu cara untuk mencapai kebebasan finansial adalah dengan membangun sumber pendapatan pasif. Hal ini karena di era modern banyak orang mendambakan kebebasan finansial. Kebebasan finansial berarti memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan hidup tanpa harus bekerja secara aktif.
Sumber pendapatan pasif adalah sumber pendapatan yang diperoleh tanpa kita harus menukarkan sebagian atau seluruh waktu kita dengan uang. Contohnya, investasi saham dividen, properti sewa, deposito, royalti, dan bisnis online. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai sumber pendapatan pasif, yuk simak ulasan lengkap berikut ini.
Apa itu Sumber Pendapatan Pasif?
Banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan "pendapatan pasif". Ada yang menyebutnya sebagai penghasilan tambahan, pekerjaan sampingan, atau bahkan penghasilan tanpa bekerja.
Pada dasarnya, pendapatan pasif adalah pemasukan uang yang diperoleh tanpa harus aktif bekerja atau sudah tidak menukarkan waktunya dengan uang. Bahkan, saat kamu tidur pun, penghasilan ini akan tetap mengalir. Orang-orang yang sudah memiliki pendapatan pasif, biasanya sudah memiliki aset yang bisa bekerja untuk mereka, seperti properti atau bahkan usaha yang sudah auto pilot.
Manfaat Sumber Pendapatan Pasif
Sumber pendapatan pasif memiliki banyak manfaat yang dapat membantumu untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai tujuan keuangan. Berikut beberapa manfaat dari passive income:
- Meningkatkan penghasilan secara keseluruhan: dengan memiliki pendapatan pasif, kamu tidak akan bergantung pada pendapatan aktif yang dimiliki. Kamu juga bisa menabung dan berinvestasi dengan jumlah yang besar daripada hanya mengandalkan pendapatan pasif.
- Memberikan jaminan keuangan di masa depan: terutama ketika kamu pensiun, jika terjadi pengurangan pendapatan aktif atau jika kamu sudah tidak bekerja kembali.
- Membantu mencapai tujuan finansial lebih cepat: pendapatan pasif dapat membantumu mencapai tujuan keuangan lebih cepat, seperti membeli rumah, mobil, atau berlibur.
- Meningkatkan motivasi dan semangat kerja: melalui pendapatan pasif ini, motivasi dan semangat kerja akan meningkat karena sadar bahwa kamu memiliki pendapatan lain dan tidak bergantung dari satu pendapatan saja.
- Memberikan rasa aman dan tenang: sumber pendapatan pasif dapat memberikan rasa aman dan tenang, karena kamu sadar bahwa ada penghasilan lain yang stabil dan berkelanjutan atau terus menerus.
Baca juga: 10 Ide Usaha Kerajinan Tangan Minim Modal yang Menjanjikan
Cara Mendapatkan Sumber Pendapatan Pasif
Seiring berkembangnya zaman, mengandalkan pendapatan aktif saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini dan masa depan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki pendapatan sampingan, cara mendapatkan passive income pun tidak sulit untuk dilakukan. Mulai dari berbisnis online hingga investasi deposito, berikut penjelasannya:
1. Bisnis Online
Saat ini, banyak orang yang sudah familiar dengan toko online. Tahukah kamu bahwa memiliki toko online dapat menjadi sumber pendapatan pasif?
Beberapa ciri-ciri pendapatan pasif adalah waktu yang fleksibel, dapat dijalankan oleh siapa saja, mudah bertransaksi, harga barang murah, jangkauan luas, dan minim modal terdapat dalam bisnis online.
Banyak peluang bisnis online yang dapat dijalankan, seperti memanfaatkan e-commerce populer, aplikasi pesan singkat , media sosial, atau membangun toko online sendiri dengan website.
2. Investasi Saham Dividen
Investasi saham dividen merupakan salah satu contoh passive income yang cukup populer. Saham dividen adalah pembagian keuntungan bersih dari perusahaan kepada pemegang saham sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.
Dividen biasanya dibayarkan setiap kuartal (tiga bulan), semester (enam bulan), atau tahun. Dengan demikian, kamu dapat mendapatkan keuntungan tanpa harus bekerja secara aktif.
Investasi saham dividen dapat menjadi cara yang menarik untuk mendapatkan passive income. Namun, penting untuk memahami risiko yang terlibat sebelum kamu berinvestasi, yaitu:
- Fluktuasi harga saham: artinya harga saham dapat naik turun sehingga nilai investasimu dapat berfluktuasi.
- Risiko perusahaan: keuntungan perusahaan bisa saja turun, hal ini akan membuat dividen yang diberikan berkurang atau bahkan tidak dibayarkan sama sekali.
Baca juga: Apakah Lebih Baik Kerja di Luar Negeri atau di Dalam Negeri?
3. Royalti
Royalti adalah pembayaran yang diterima oleh pencipta karya kreatif atas penggunaan karyanya oleh pihak lain. Karya kreatif ini bisa berupa buku, lagu, desain, dan lain sebagainya. Royalti dapat menjadi sumber pendapatan pasif yang berkelanjutan selama karya tersebut masih dilindungi hak cipta.
4. Sewa Properti
Menyewakan properti seperti rumah, kos, apartemen, ruko, atau bangunan kosong dapat menjadi sumber pendapatan pasif yang bisa kamu lakukan. Namun, sebelum memulainya, penting untuk mempertimbangkan siapa target pasarmu.
Jika kamu memiliki kos atau kontrakan, tentukan apakah ingin menyewakannya kepada mahasiswa, karyawan, atau pasangan suami istri. Dengan perencanaan dan persiapan yang matang, kamu dapat memaksimalkan keuntungan dari sewa properti.
5. Deposito
Banyak orang yang mengatakan bahwa keuntungan deposito tergolong kecil karena bergantung pada jumlah simpanan. Meskipun begitu, deposito tetap merupakan pilihan investasi yang menarik bagi para pengusaha karena minim risiko, seperti penurunan suku bunga yang kecil.
Seiring perkembangan zaman, deposito kini tidak hanya tersedia dalam mata uang rupiah. Misalnya, OCBC menawarkan produk Deposito dalam 11 mata uang asing dan tenor sesuai dengan kebutuhan kamu. Caranya juga mudah, kamu hanya perlu membuka rekening Nyala melalui OCBC Mobile.
Itulah penjelasan terkait sumber pendapatan pasif, mulai dari bisnis online hingga deposito. Setiap sumber pendapatan pasif di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena itu, penting untuk memilih sumber pendapatan pasif yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuanganmu.
Untuk memantau pendapatan pasif agar bebas finansial, kamu dapat rutin mengecek kesehatan keuanganmu secara keseluruhan. Hal ini bisa kamu lakukan di Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA.
Selain itu, jika masih bingung mengatur keuangan dan hal lainnya, kamu juga bisa mengikuti layanan konsultasi 1-on-1 bersama Nyala Trainer. Layanan ini bisa membantumu menyiapkan finansial menjadi lebih matang.
Jadi, tunggu apalagi? Yuk, jadi #FinanciallyFit bersama Ruang meNYALA!
Baca juga: 5 Cara Jual Uang Koin 1000 Kelapa Sawit di Tahun 2024