Lindungi hewan kesayangan dan dompet! Pelajari pentingnya perencanaan keuangan untuk pemilik hewan peliharaan dengan tips hemat dan strategi menabung berikut ini!
Memiliki hewan peliharaan seperti kucing dan anjing memerlukan persiapan dan perencanaan keuangan yang matang. Pasalnya, kebutuhan mereka bukan sekadar makan saja, tapi juga akses kesehatan dan perawatan yang biayanya tidak murah.
Jangan sampai kamu jadi orang yang egois, yang hanya mau bermain-main dengan anabul yang lucu, tapi tidak memberikan perawatan yang layak kepada mereka!
Baca juga: 12+ Cara Investasi Saham Untuk Pemula, Ini Langkah Mudahnya!
Perencanaan Keuangan Pet Owner
Merencanakan keuangan untuk kebutuhan hewan peliharaan merupakan tindakan bijaksana sekaligus bentuk tanggung jawab. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terkait keuangan hewan peliharaan.
1. Susun Anggaran
Sangat penting untuk membuat anggaran khusus untuk pengeluaran terkait hewan peliharaan. Anggaran ini harus mencakup kategori untuk:
- Makanan
- Perawatan medis
- Perawatan diri
- Mainan dan camilan
- Kandang
- Premi asuransi
Dana yang didedikasikan untuk kebutuhan perawatan kesehatan hewan peliharaan bisa membantu menutupi tagihan dokter hewan yang tidak terduga dan kebutuhan lain.
Mengalokasikan sebagian anggaran bulanan ke dana hewan peliharaan juga berguna untuk memastikan kesiapan finansial untuk menghadapi semua kebutuhan mereka.
2. Beli atau Adopsi?
Bagi banyak orang, pertanyaan ini cukup etis. Mengapa membeli dari peternak ketika ada banyak sekali hewan di luar sana yang perlu diselamatkan dan diadopsi?
Ada juga perbedaan besar dalam hal keterjangkauan. Saat memilih untuk adopsi, biayanya akan lebih rendah, dan biasanya hewan peliharaan tersebut sudah disterilisasi atau mendapat vaksin virus tertentu.
Jika membeli dari peternak, biayanya kemungkinan besar akan jauh lebih tinggi, dan tidak selalu termasuk sterilisasi dan vaksin. Artinya, selain biaya, kamu juga harus membayar untuk melakukan hal-hal ini di dokter hewan setempat.
3. Menghemat Pengeluaran
Tahun pertama memiliki hewan peliharaan memerlukan dana yang cukup besar. Pasalnya, kamu harus mengeluarkan banyak biaya, mulai dari adopsi, perawatan dan kesehatan, hingga uji coba makanan yang cocok untuk si anabul.
Dalam kondisi ini, bisa saja kamu harus berganti-ganti merk makanan, karena mereka tidak menyukainya.
Sehingga, penting bagi kamu untuk menghemat pengeluaran pribadi pada tahun pertama adopsi. Tujuannya adalah agar pos anggaran yang sudah kamu susun bisa berjalan sesuai rencana.
Baca juga: 7 Cara Memulai Bisnis Hewan Kurban
4. Tambah Dana Darurat
Mengingat kebutuhan yang bertambah dengan adanya hewan peliharaan, tidak ada salahnya bagi kamu untuk menambah alokasi dana darurat. Namun pastikan dana darurat itu ada pada instrumen yang likuid agar mudah diakses sewaktu-waktu diperlukan.
Cadangan uang tunai ini akan membantu tidak hanya untuk kebutuhan darurat kamu, tapi juga hewan peliharaan seperti perawatan kesehatan dan sebagainya.
Memang memiliki hewan peliharaan merupakan pilihan, tapi ketika sudah memilikinya, maka merawat mereka termasuk menyiapkan dana khusus untuk mereka, menjadi sebuah keharusan.
5. Asuransi Kesehatan
Mempertimbangkan untuk membeli premi asuransi kesehatan untuk hewan peliharaan juga sangat perlu. Asuransi hewan peliharaan atau pet insurance adalah asuransi kesehatan untuk hewan peliharaan kesayanganmu.
Di Indonesia, pet insurance untuk sudah banyak. Harga preminya juga beragam, mulai dari Rp100 Ribu per bulan dengan biaya pertanggungan yang cukup besar, yaitu mencapai Rp50 Juta.
Namun biasanya, asuransi hewan peliharaan tidak mencakup kunjungan pencegahan normal pada hewan peliharaan, tetapi mencakup penyakit, cedera, dan masalah lain yang berpotensi menghabiskan banyak uang.
Jika memutuskan asuransi, maka kamu akan membayar premi bulanan untuk melindungi uang dari tagihan dokter hewan yang besar di kemudian hari.
Lakukan riset dan bandingkan harga atau penawaran dari beberapa perusahaan asuransi yang berbeda. Lihat apa yang ditanggung dan apa yang tidak.
6. Jangan Beli Semua Barang Lucu untuk Peliharaan
Memiliki hewan peliharaan terkadang membuat kamu menjadi bersemangat untuk membeli semua barang lucu, seperti aksesoris atau mainan untuk mereka.
Namun, tindakan ini tentu perlu difilter. Jangan membeli semua barang lucu yang kamu lihat, karena tindakan ini termasuk pemborosan yang bisa saja menguras kantongmu.
Memang, pernak-pernik lucu itu tidak mahal. Namun jika kamu membeli semua barang yang kamu lihat, lama-lama uangmu juga akan habis karenanya.
Itulah ulasan mengenai perencanaan keuangan seorang pet owner yang bisa kamu jadikan referensi.
Sebelum memelihara hewan, mungkin kamu perlu mengetahui kesehatan keuanganmu terlebih dulu. Kondisi finansial bisa menjadi justifikasi yang tepat apakah kamu mampu memelihara hewan atau tidak.
Nah dalam hal ini, kamu bisa cek kondisi finansial dengan mengikuti Financial Fitness Check Up dari Ruang meNYALA. Setelah melakukan Financial Fitness check up, kamu juga bisa langsung konsultasi hasil Financial Fitness Check Up dengan Nyala Trainer loh!
Dengan Nyala Trainer yang sudah berpengalaman, kamu akan mendapatkan sesi konsultasi 1 on 1 untuk membantu dalam menganalisa kesehatan keuangan.
Caranya pun mudah, kamu hanya perlu menentukan jadwal yang diinginkan, lalu pilih Nyala Trainer. Tunggu saja hari konsultasinya tiba.
Baca juga: Modal Ayam Ternak Petelur 1000 Ekor, Begini Perawatannya!