02 Agustus 2022

4.NABUNG RUTIN

Inilah Arti Love Language Receiving Gifts, Beda dengan Matre

Apa love language kamu? Pertanyaan ini mungkin sering kamu dengar di kehidupan sehari-hari. Namun dari 5 tipe love language yang ada, love language receiving gifts adalah bahasa cinta yang kadang disalahartikan dengan sifat materialistis. 

Padahal, faktanya tak selalu begitu. Lantas apa itu love language receiving gifts sebenarnya? Agar kamu tidak salah paham, yuk simak ulasan berikut!

Apa itu Love Language Receiving Gifts?

Sebelum membahas apa itu love language receiving gifts, mari kita bahas dulu 5 love language yang dikemukakan oleh seorang konselor pernikahan, Gary Chapman.

  • Words of affirmation: ungkapan cinta berupa kata-kata maupun pujian

  • Physical touch: ungkapan cinta melalui sentuhan fisik, seperti bergandengan tangan, mencium, memeluk, atau membelai kepala

  • Quality time: ungkapan cinta dengan dengan cara menghabiskan waktu bersama pasangan

  • Acts of service: ungkapan cinta melalui tindakan yang bermanfaat, misal memasak makanan kesukaan pasangan

Sedangkan arti love language receiving gifts adalah ungkapan cinta maupun rasa sayang melalui pemberian atau penerimaan hadiah. Orang dengan love language ini akan merasa dihargai, diingat, dan disayang apabila diberikan hadiah berupa barang oleh pasangannya.

Begitu pun sebaliknya, mereka juga biasanya menunjukkan rasa cinta pada pasangan atau orang terdekatnya dengan memberikannya hadiah.

Selain itu, hadiah dapat menjadi sebuah memori, pengalaman, atau perasaan berbentuk fisik. Dengan begitu, kamu bisa selalu teringat dengannya, meskipun lokasi kalian terpisahkan oleh jarak.

Miskonsepsi Love Language Receiving Gifts

Nah, menyimak penjelasan di atas terdengar manis sekali, ya. Namun, ternyata dibalik itu arti love language receiving gifts adalah disalahartikan oleh sebagian orang. Berikut beberapa miskonsepsi terkait love language receiving gifts.

1. Dianggap Materialistis

Love language receiving gifts adalah bahasa cinta yang sering dikaitkan dengan sifat materialistis, alias hanya berharap pada materi, bukan cinta yang murni.

Padahal, faktanya bukan demikian. Seseorang dengan bahasa cinta receiving gift memang senang diberi atau memberi hadiah, namun mereka sama sekali tak mempedulikan besar kecilnya nilai dari barang tersebut.

Bahkan, meskipun barang yang diberikan murah, mereka tetap akan merasa senang dan dicintai. Bagi mereka, hadiah dari pasangan benar-benar melambangkan perasaan cinta.

Itulah mengapa orang dengan love language receiving gifts adalah lebih suka dimanjakan dan memiliki pasangan yang mau memanjakannya dengan memberikan hadiah. Tapi, tidak berarti semuanya harus dinilai dari uang semata, ya.

2. Harus Memiliki Pasangan yang Kaya

Orang yang memiliki love language receiving gifts juga sering disalahartikan harus memiliki pasangan berduit. Padahal, lagi-lagi semua bukan tentang materi. Bahkan hadiah sekecil apapun masih meninggalkan kesan berharga bagi mereka.

Kalau tipe love language kamu juga receiving gifts, kamu sendiri pasti akan merasakan bahwa kamu lebih menghargai usaha dan proses dibalik pemberian hadiah tersebut, bukan seberapa mahal harganya. Setuju nggak?

Baca juga: 5+ Cara Mengatur Keuangan Mudah Untuk Kaum Milenial, Efektif!

Ciri-Ciri Love Language Receiving Gifts

Lalu, bagaimana cara mengetahui love language mu atau pasanganmu? Mudah saja, kamu bisa kenali ciri-cirinya berikut.

  • Dibandingkan dengan kata-kata manis, kamu atau pasangan lebih suka mengirim atau menerima hadiah secara tiba-tiba, bahkan ketika tak ada momen spesial apapun.

  • Suka memberi dan menerima kejutan.

  • Merasa antusias ketika diberi hadiah.

  • Menghargai pemberian hadiah dengan cara menggunakan, memajang, atau menceritakannya pada teman dekatnya.

  • Bagi kamu atau pasanganmu, acara-acara khusus sangat penting sebagai momen memberikan hadiah, seperti hari ulang tahun atau hari jadi pernikahan.

  • Merasa sedih bahkan sedikit sakit hati jika pasangan tidak memberikan hadiah di acara spesial, misalnya ulang tahun.

  • Tidak pernah membuang hadiah dari seseorang karena bagi mereka itu sangat bermakna.

Tips Menerapkan Love Language Receiving Gifts

Dari penjelasan di atas, kini kamu sudah paham bahwa arti love language receiving gifts adalah bukanlah tentang materi, melainkan lebih ke proses maupun usaha dibalik pemberian hadiah tersebut. Selanjutnya, kalau kamu ingin menerapkan bahasa cinta ini pada pasanganmu, simak tips berikut.

1. Persiapkan dengan Matang

Tips pertama untuk menerapkan love language receiving gifts adalah mempersiapkannya dengan matang. Lakukan riset guna menemukan hadiah yang tepat untuknya. Misalnya saat pasanganmu sedang merasa down, kamu bisa memberinya hadiah yang dapat membangkitkan semangatnya, seperti coklat atau makanan favoritnya.

Atau misal ketika pasanganmu sedang ulang tahun, kamu bisa memberinya barang yang ia damba-dambakan, misal tas, boneka, atau lainnya.

Baca juga: Apa itu Self Reward? Cek Cara Hemat dan Contohnya untuk Diri Sendiri

2. Berikan Hadiah Kecil Sesekali

Tips selanjutnya sebagai contoh love language receiving gifts adalah sesekali kamu bisa memberikan hadiah-hadiah kecil.

Sebagai contoh kamu ditugaskan untuk perjalanan dinas ke kota lain. Nah, kamu dapat menyempatkan untuk membeli oleh-oleh kecil untuk pasanganmu. Hal ini pasti akan membuatnya senang dan merasa dicintai.

3. Lihat Reaksi Pasanganmu

Coba perhatikan reaksi pasanganmu ketika menerima hadiah, apakah dia merasa antusias, menghargai pemberianmu, atau malah sebaliknya? Dengan melihat reaksinya, kamu jadi lebih mudah menemukan hadiah yang tepat.

Sekian pembahasan seputar apa itu love language receiving gifts yang perlu kamu pahami. Bagaimana, sudah makin paham, kan?

Selain mengungkapkan bahasa cinta pada pasangan, kamu juga bisa lho mengungkapkan bahasa cinta menerima hadiah pada diri sendiri sebagai bentuk self-love. Misal kamu dapat membeli barang kesukaanmu, melakukan kegiatan sosial agar lebih bermanfaat bagi orang banyak, dan sebagainya.

Meskipun love language receiving gifts adalah memang bukan selalu perkara uang, namun tentu saja kamu memerlukan uang untuk membeli hadiah tersebut. Nah, jangan sampai keuanganmu terganggu hanya karena ingin mengungkapkan rasa cinta pada pasangan maupun diri sendiri.

Maka dari itu, diperlukan pemahaman tentang cara mengekspresikan love language sambil menjaga keuangan tetap sehat. Kamu bisa bergabung dengan kelas finansial dari Ruang meNYALA dengan topik LOVE LANGUAGE AND MONEY.

Acara ini akan diselenggarakan secara offline di OCBC NISP Tower Kuningan pada Sabtu, 6 Agustus 2022 pukul 14.00-16.00 WIB. So, jangan sampai ketinggalan, ya!

0 comments

MENYALA
PROMO

Nikmati berbagai promo menarik yang bikin kantongmu selalu financially fit!