Logo Ruang Menyala
Bg Block
Kembali ke meNYALA resources

Delay Gratification: Belajar Menunda Kesenangan Demi Masa Depan

Oleh: Ruang Menyala

Last updated: 11 November 2025 | 311 dilihat

Delay Gratification: Belajar Menunda Kesenangan Demi Masa Depan

Rendi dan Alex adalah dua sahabat yang hampir selalu bersama. Meski begitu, keduanya memiliki kebiasaan yang sangat berbeda soal mengelola uang yang dimiliki.

Rendi adalah anak yang senang sekali menghabiskan uangnya saat itu juga. Misalnya begitu menerima angpao Imlek, Rendi langsung membeli segala hal yang diinginkannya.

Rendi merasa puas karena bisa menikmati uangnya sekarang juga. Namun, setiap kali uangnya habis, Rendi sering menyesal. Dia tidak punya tabungan, apalagi uang cadangan kalau tiba-tiba butuh sesuatu.

Sementara itu Alex berbeda. Alex punya prinsip yang kuat soal penggunaan uang yang dimilikinya. Misalnya, setiap mendapat angpao, Alex selalu memasukkannya ke tabungan.

Awalnya terasa membosankan karena tidak bisa langsung membeli barang keinginan seperti teman-temannya. Tapi dia yakin, dengan menabung, suatu saat dia bisa membeli sesuatu yang lebih besar dan bermanfaat.

Baca Juga: Tips Uang Jajan Nggak Cepat Habis, Ini Rahasianya!

Hasil dari Kebiasaan Mereka

Tahun demi tahun berlalu. Meski Rendi dan Alex selalu mendapatkan uang yang jumlahnya hampir sama, namun keadaan keduanya setelah beberapa tahun ternyata sangat jauh berbeda.

Rendi yang selalu menghabiskan angpaonya, akhirnya tidak pernah punya cukup uang untuk hal penting. Saat usianya 17 tahun dan ingin membeli barang untuk modal usaha online, Rendi tak bisa membelinya dan tidak bisa membuka usaha kecil-kecilannya tersebut.

Sementara Alex yang dulunya rajin menabung, berhasil mengumpulkan cukup banyak uang. Dengan modal tabungannya, ia bisa membeli barang untuk modal jualannya secara online.

Di usianya yang masih sangat muda, Alex sudah memiliki bisnis sendiri yang berkembang. Semua berkat Alex yang selalu menabung angpao yang didapatnya setiap Imlek dan uang jajannya.

Apa Itu Delay Gratification?

Pernah mendengar tentang istilah delay gratification? Cerita Alex di atas adalah salah satu contoh delay gratification. Alex rela menunda kesenangan sekarang demi mendapatkan sesuatu yang lebih besar di masa depan.

Dari cerita Rendi dan Alex, kamu bisa memetik beberapa pelajaran berharga. Apa saja?

Nikmat yang Ditunda Lebih Besar

Kalau kamu menahan diri untuk tidak langsung menghabiskan uang, kamu bisa mendapatkan sesuatu yang lebih bernilai nanti.

Belajar Sabar dan Disiplin

Menabung butuh kesabaran. Ini melatih kamu agar tidak mudah tergoda untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.

Punya Rasa Bangga

Barang atau usaha yang kamu dapat dari hasil menabung rasanya jauh lebih membanggakan daripada hasil minta dari orang tua.

Membuka Kesempatan Baru

Dengan tabungan, kamu bisa mencoba usaha kecil-kecilan atau membeli alat yang mendukung hobi. Dari sini, peluang baru yang seru akan terbuka buat kamu.

Jadi, delay gratification bukan berarti kamu tidak boleh menikmati hidup. Kamu tetap masih bisa jajan atau membeli sesuatu yang menyenangkan hanya saja perlu pengelolaan uang yang baik.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa mengelola keuangan dengan baik adalah dengan menentukan persentase tabungan. Misalnya kamu bisa menggunakan 50% dari uang kamu untuk keperluan sekolah atau jajan, dan 50% sisanya untuk ditabung.

Simpan uang tabungan kamu di rekening Tabungan Tanda Junior for  OCBC Young Nyala. Jika kamu telah berusia di atas 10 tahun, maka kami tak hanya bisa mendapatkan Kartu Debit tapi juga akses ke OCBC mobile. Keren, kan?

Dengan belajar  menunda sebagian kesenangan, kamu melatih diri untuk disiplin, sabar, dan memikirkan masa depan seperti membeli laptop, sepeda, atau modal usaha kecil seperti cerita Alex tadi.

Pilihan sederhana tentang uang angpao bisa menentukan siapa yang bisa punya usaha kecil dan siapa yang tidak. Nah, kira-kira kamu mau jadi seperti Rendi atau Alex, nih?

Baca Juga: Ingin Beli Mainan? Yuk Nabung Dulu!


0 Komentar

Max. 0/120 karakter Login Page